Jakarta, TopBusiness – Berdiri pada tahun 2008, PT Bank Perkreditan Rakyat Sumatera Selatan (Bank BPR Sumsel) adalah perusahaan yang bergerak di bidang Perbankan dan merupakan salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Saat ini, Bank BPR Sumsel memiliki 77 pegawai yang tersebar pada 1 Kantor Pusat (Palembang), 2 Kantor Cabang (KC Lahat dan KC Sekayu).
Berkomitmen menjadi lembaga keuangan mikro yang sehat dan profesional, Bank BPR Sumsel memiliki sejumlah langkah untuk mencapainya, salah satunya dengan pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM).
“Salah satu fokus kami yaitu Sumber Daya Manusia. Kami selalu berusaha untuk menghasilkan pegawai yang unggul dan produktif,” ujar Hendera selaku Direktur Utama PT Bank Perkreditan Rakyat Sumatera Selatan saat presentasi penjurian TOP HC Awards 2024 scara online oleh Majalah Top Business, Rabu, 2 Oktober 2024.
Hendera menjelaskan, SDM yang unggul dan produktif tak terlepas dari pengembangan karir (Carrier Development) terhadap sumber daya manusia itu sendiri. Untuk itu diberikan kesempatan berupa posisi/jabatan yang dapat diisi sesuai dengan minat, bakat dan kemampuan pegawai berdasarkan Penilaian Kinerja Indikator dan nilai-nilai perusahaan yang telah dilakukan oleh pegawai.
Bank BPR Sumsel juga melakukan proses rekrutmen bagi pegawai berpengalaman. Ini dilakukan untuk mendapatkan ide-ide baru dalam menjalankan bisnis.
“Sebagai contoh merekrut staf IT yang memiliki pengalaman, sehingga saat ini perusahaan memiliki aplikasi yang memudahkan dalam kegiatan operasional, seperti AES (Application Entry System) yang digunakan penginputan permohanan kredit, proses kredit dan perjanjian kredit yang tersistem sehingga meminimalisir Human Eror,” terang Hendera.
Bank BPR Sumsel juga melaksanakan Talent Manajemen Programme, yaitu salah satu bentuk pengembangan SDM dengan melakukan re-Asessement dan psikotes ulang bagi pegawai, sehingga dari hasil tersebut di dapatkan pegawai-pegawai yang masih memiliki kualitas, komitmen, motivasi yang kuat serta potensi untuk dikembangkan/dipromosi atau di rotasi ke tempat yang sesuai dengan minat, bakat dan kemampuannya.
“Beberapa hasil Talent Manajemen yang telah dilakukan sebelumnya yaitu 3 orang Kepala Seksi yang di promosi menjadi kepala bagian dan kepala satuan kerja, 1 orang kepala satuan kerja yang diikutsertakan dalam fit and proper test Direksi yang kemudian menjadi Direksi Kepatuhan,” pungkas Hendera.
