Jkarta- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG ) pada sepanjang kuartal I 2017 mengalami kenaikan signifikan , bahkan membukukan rekor di level 5700. Namum demikian bebeberapa emiten mengalami kerugian, sebab dari 540 emiten terdapat 80 mengalami kerugian.
“Kami telah menerima 382 laporan keuangan kuartal I 2017 emiten, dan 80 diantaranya mengalami rugi bersih, “ Kata Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Samsul Hidayat di Jakarta, Jumat(5/5/2017).
Sementara yang membukukan laba bersih, kata dia, mencapai 302 emiten. Lebih rinvinya, 230 emiten mengalami peningkatan laba dan 151 mengalami penurunan laba.
“Sektor yang paling tinggi pertumbuhan labanya datang agribisnis, industri dasar dan Perdagangan yang mencatatkan pertumbuhan laba diatas 100%, sedangkan sektor pertambangan hanya mengalami pertumbuhan laba 44%” kata dia.
Samsul menilai kinerja emiten pada kuartal I 2017 lebih baik ketimbang periode yang sama tahun 2016. Hal itu didasarkan beberapa indikator kinerja emiten yang mengalami pertumbuhan.
“Dari sisi aset mengalami kenaikan 14% dari Rp7659 triliun menjadi Rp8536 triliun,” kata dia.
Pada pendapatan, mengalami pertumbuhan 6,4% dari Rp603 menjadi Rp641 triliun. Sementara laba bersih naik 15% dari Rp67 triliun menjadi Rp77,7 triliun.
“Hanya empat emiten yang mengalami ekuitas negatif,” kata dia.(az)