Jakarta- Program JARING (Jangkau-Sinergi-Guideline) dalam dua tahun belakangan ini telah berhasil menyalurkan pinjaman kepada nelayan sebesar Rp16,605 triliun oleh 47 Bank. Agar terus berjalan dengan baik, OJK dan Kementerian terkait akan terus melakukan evaluasi.
“Program JARING menjadi salah satu Program Flag Ship OJK yang akan terus diperkuat implementasinya melalui kegiatan monitoring dan evaluasi secara berkala,” ujar Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Rahmat Waluyanto dalam siaran pers, Selasa(9/5/2017).
Ia menjelaskan, evaluasi itu penting untuk mengetahui pencapaian dan kendala yang dihadapi serta memberikan solusi melalui kemitraan dengan kementerian, pemerintah daerah, dan instansi terkait. Diharapkan dukungan pembiayaan di sektor kelautan dan perikanan yang saat ini telah meningkat, benar-benar memberikan kontribusi pada perekonomian.
Sementara itu, Anggota Komisi XI DPR RI,Andreas Edy Susetyo menyadari masih terdapat kendala di lapangan, seperti masalah pemasaran, nilai tambah nelayan, dan coldstorage yang harus menjadi perhatian dan diselesaikan melalui sinergi dengan instansi terkait.
Ia memberi contoh sinergi itu di Kabupaten Malang, dalam hal ini terdapat dukungan KKP yang ditunjukkan dengan penyaluran bantuan pengolah/pemasar berupa pembuatan fasilitas 17 single coldstorage di tahun 2016, yang salah satunya didirikan di Desa Tawang Rejeni, Kecamatan Turen yang dibangun mulai Juli sampai dengan November 2016. Untuk tahun 2017 KKP memberikan tambahan Air Blast Freezer kapasitas 4 ton sebanyak 1 unit untuk coldstorage di Turen, dan kendaraan berpendingin roda 4.
“ Langkah ini dilakukan untuk mengatasi keterbatasan fasilitas coldstorage di wilayah Sendang Biru. Kawasan ini akan dijadikan kawasan terintegrasi, sehingga perlu dukungan strategis,” kata dia.
Selain itu, kata dia, PLN Jawa Timur berkomitmen untuk mendukung program JARING khusunya dalam menyediakan pasokan listrik yang memadai. Kebutuhan listrik yang terpenuhi diharapkan akan membantu wanita diluar masa tangkap untuk lebih kreatif dan inovatif dalm meningkatkan pendapatan keluarga.
Selain fasilitas coldstorage, pemerintah telah membangun rusunawa untuk homstay nelayan yang saat ini sedang dipersiapkan mekanisme pengelolaannya oleh Pemda Kabupaten Malang. Fasilitas ini akan memudahkan nelayan, mengingat dari sekitar 1500 nelayan di wilayah sendang biru, 800 nelayan berasal dari luar daerah. (az)