TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Ekonom: Efisiensi Anggaran Harus Hasilkan Efek Berganda

Achmad Adhito
6 February 2025 | 12:03
rubrik: Ekonomi
FOTO – Pandemi Covid-19 Berdampak pada Peningkatan Biaya Ekspor- Impor Barang

Foto: Rendy MR/TopBusiness

Jakarta, TopBusiness—Dana hasil efisiensi anggaran yang kini dilakukan pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto, sebaiknya dialihkan dengan skema tertentu. Yakni, dialihkan ke hal-hal yang bersifat efek berganda. “Semula, kan anggaran tersebut digunakan untuk perjalanan dinas, belanja ATK (alat tulis dan kantor), dan sejenisnya,” kata ahli ekonomi dari Indef, Eko Listianto, hari ini, dalam diskusi Zoom gelaran Indef.

Eko mengatakan bahwa, bila dana hasil efisiensi itu digunakan dengan tepat, tentu proses efisiensi itu bukanlah sebuah permasalahan. “Dana tersebut perlu relokasi ke hal yang mendorong efektivitas perekonomian kita,” ia menegaskan.

Dalam hal dorongan tersebut, menjadi kurang cukup bila dana itu sekadar digunakan untuk Program Makan Bergizi Gratis. “Jadi, dana tersebut harus realokasi ke sektor efek berganda, dan tidak semata untuk aspek politik.”

Ia pun menegaskan, “Bila dana hasil efisiensi itu dialokasikan dengan tepat ke sektor efek berganda, maka pertumbuhan ekonomi kita tak akan terganggu.”

Perekonomian Indonesia ternyata tak tumbuh sesuai target pada tahun 2024. Adapun di asumsi makro APBN, pertumbuhan ekonomi ditargetkan di 5,20% di tahun 2025.

Penciptaan lapangan kerja menjadi sangat perlu untuk memerbaiki daya beli masyarakat Indonesia. “Hal itu menjadi yang terpenting untuk dilakukan.”

BACA JUGA:   SBT Kredit Perbankan Oktober: Tumbuh 32,8%
Tags: efisiensi anggaranindefpertumbuhan ekonomi
Previous Post

Perkuat Ekosistem AI untuk Sustainability, Olahkarsa Gandeng Kazee Digital Indonesia

Next Post

Bumi Serpong Damai Raih Prapenjualan Rp9,72 Triliun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR