TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pergudangan Modern Terisi 87%

Achmad Adhito
7 February 2025 | 07:51
rubrik: Ekonomi
Atmindo Beli Kavling Rp 45 Miliar dari 22 Pihak

Ilustrasi/Istimewa

Jakarta, TopBusiness—Country Head and Head of Logistics and Industrial JLL Indonesia, Farazia Basarah, mengatakan bahwa sektor pergudangan modern menunjukkan kinerja sehat pada triwulan keempat 2024. “Hal itu dengan tingkat hunian mencapai 87%,” kata dia dalam analisis terbaru yang diterima redaksi Majalah TopBusiness (6/2/2024).

Pasokan baru sekitar 125.000 meter persegi telah ditambahkan melalui penyelesaian lima fasilitas di Bogor, Jakarta, dan Karawang. “Kami mengamati, peningkatan kehadiran perusahaan Tiongkok, menunjukkan minat positif pada pergudangan, pabrik sewa, dan lahan industri,” kata dia.

Meski tarif sewa umumnya stabil akibat persaingan yang meningkat, beberapa proyek dengan spesifikasi di atas standar dan berlokasi strategis mengalami pertumbuhan sewa yang terkendali.

Permintaan terhadap gudang modern tetap kuat, terutama di area timur Jakarta seperti Bekasi, Cikarang, dan Karawang. Pun, komposisi penyewa semakin beragam, dengan manufaktur terkait kendaraan listrik diproyeksikan masih akan aktif di tahun 2025.

Penerapan konsep hijau atau berkelanjutan terus meningkat, merambah berbagai sektor industri properti. Tren ini menjadi pendorong nilai dan daya saing di sektor komersial, perumahan, dan industri.

“Kami melihat antusiasme yang meningkat, baik dari penyewa maupun pengembang, dalam mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlanjutan ke dalam proyek-proyek mereka,” ungkap Farazia.

Dari perspektif investasi, Indonesia memertahankan posisinya sebagai destinasi yang menarik di Asia Tenggara. Para investor, baik domestik maupun internasional, terus aktif mencari peluang. Hal tersebut khususnya di sektor hotel, residensial, industri, pusat data, fasilitas kesehatan, dan properti pendidikan.

JLL memproyeksikan perkembangan positif sektor properti akan terus didukung oleh beberapa faktor kunci, termasuk penguatan sektor manufaktur, pertumbuhan ekonomi yang stabil, dan peningkatan investasi asing. “Hal itu tercermin dari kenaikan sebesar 19% dibandingkan tahun 2023.”

BACA JUGA:   Kwik Kian Gie Wafat, Ekonom Senior Indef Ini Ungkap Keberhasilan Kwik
Tags: farazia basarah
Previous Post

Selamat dari ‘Suntik Mati’, BPR Penataran Kini Jadi Bank Sehat dan Menguntungkan

Next Post

BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham GRPM dan Warannya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR