TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Minggu Ini, Ipot Jagokan Saham Ini

Achmad Adhito
17 February 2025 | 09:52
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness—Analis saham dari Indo Premiers Sekuritas (Ipot), Angga Septianus, pagi ini memberikan analisis dan rekomendasi saham untuk pekan ini.

Dalam riset yang diterima hari ini oleh Majalah TopBusiness, dipaparkan bahwa berbicara tentang sentimen pada pekan ini, dua sentimen wajib diperhatikan para trader supaya tetap bisa mendulang cuan. Pertama, sentimen perkembangan tarif yang akan diterapkan Trump, terutama terkait Reciprocal Tariff atau Tarif Timbal-Balik untuk partner dagang AS.

Meski Trump mengklaim bahwa kebijakan ini “adil untuk semua pihak,” beberapa negara telah memberikan sinyal akan mengambil langkah balasan jika AS benar-benar memberlakukan tarif timbal-balik. Ketegangan ekonomi pun muncul karÄ™na potensi perang dagang dan geopolitik di depan mata.

Kedua, pergerakan nilai tukar Rupiah. USD – IDR diharapkan mengalami penguatan seiring terkoreksinya Indeks Dolar AS (DXY) yang menjadi tolak-ukur kekuatan USD. Korelasi USD-IDR dengan IHSG sangat erat. Jika USD-IDR menguat maka IHSG juga berpotensi menguat.

Berkaca pada dua sentimen di atas, untuk pekan ini, Angga merekomendasikan saham dan reksadana berikut ini.

1.Buy PSAB (Current Price: 274, Entry: 284, Target Price : 302 (+6,3%), Stop Loss : < 274 (-3,5%)). PSAB menjadi emiten yang menarik karena harga emas dunia mencapai level tertinggi di minggu kemarin seiring permintaan akan safe haven asset di tengah ketegangan ekonomi karena perang dagang dan geopolitik.

2.Buy INDY (Current Price: 1.510, Entry: 1.510, Target Price: 1.600 (+6,0%), Stop Loss: < 1.465 (-3,0%), Risk to Reward Ratio = 1:2,0). Emiten ini berpotensi menguat tertopang sentimen PT Indika Energy Tbk (INDY) yang siap memacu proyek emas Awak Mas di Sulawesi Selatan, walaupun produksi baru akan dimulai pada 2026 nanti.

BACA JUGA:   Bangun Dua Pabrik, ROTI Andalkan Dana Publik Rp 1,4 Triliun

3.Buy TINS (Current Price: 1.015, Entry: 1.045, Target Price : 1.100 (+5,3%), Stop Loss : < 1.015 (-2,9%), Risk to Reward Ratio = 1:1,8). Emiten ini berada di resistance trendline dan jika breakout di atas 1.045 berpotensi lanjut ke 1.100. Terlebih, harga timah mengalami kenaikan dalam seminggu terakhir.

  1. Buy Reksa Dana Saham Premier ETF IDX High Dividend 20 (XIHD. Power Fund Series (PFS) XIHD berisikan saham-saham berkapitalisasi besar seperti BBCA, BMRI, BBNI, BBRI, ASII dan TLKM yang memberikan dividen dengan yield cukup tinggi bervariasi antara 5-6%. Ketika kondisi tidak menentu maka dividen menjadi satu-satunya hal yang dapat diharapkan, seperti kondisi ketegangan ekonomi saat ini karena perang dagang dan kondisi geopolitik yang sedang memanas.
Previous Post

Bank Mandiri Siaga Rp1,17 Triliun Buyback Saham

Next Post

Dukung Swasembada Gula, Petrokimia Gresik Perluas Program Makmur

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR