Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan diperkirakan bergerak sideways hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Rabu (19/02/2025) memperlihatkan judul IHSG Diperkirakan Bergerak Sideways Hari Ini.
Bursa saham AS ditutup cenderung sideways pada Selasa (18/2). Dow +0,02%, Nasdaq +0,07%, dengan S&P 500 mengalami peningkatan 0,25%. Saham AS cenderung stagnan karena investor menyeimbangkan laporan keuangan perusahaan yang beragam, termasuk hasil kuat dari Entergy dan penurunan Meta, dengan kehati-hatian menjelang rilis risalah pertemuan Federal Reserve.
Pasar komoditas ditutup sebagian besar menguat pada Selasa (18/2). Minyak WTI +0,64% ke USD 71,9/bbl, minyak Brent +0,82% ke USD 75,8/bbl, batu bara -0,48% ke USD 104,6/ton, CPO +0,11% ke MYR 4.504, dan emas +1,86% ke USD 2.936/oz.
Bursa saham Asia ditutup sebagian besar menguat pada perdagangan Selasa (18/2). Kospi +0,63%, Hang Seng +1,59%, Nikkei +0,25% dan Shanghai -0,93%.
IHSG juga mengalami peningkatan 0,62% ke level 6.873,6, dengan investor asing mencatatkan keseluruhan net buy sebesar Rp 384,6 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net buy Rp 231 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net buy asing Rp 153,6 miliar. Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh BBRI (Rp 427,6 miliar), TLKM (Rp 91,1 miliar), dan ASII (Rp 52,3 miliar). Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh BREN (Rp 75,6 miliar), GOTO (Rp 71,9 miliar), dan WIFI (Rp 59,9 miliar). Top leading movers emiten BBRI, AMMN, BBNI, sementara top lagging movers emiten BREN, GOTO, TPIA.
Kospi dibuka menguat pagi ini (+0,27%), sementara Nikkei turun 0,26%. “Kami memperkirakan IHSG akan bergerak sideways hari ini, mengingat sentimen yang beragam dari pasar global dan regional,” demikian tertera di website.
