Jakarta, TopBusiness – PT Jantra Grupo Indonesia Tbk (KAQI) baru saja resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui Penawaran Umum Perdana Saham (IPO).
Dalam perdagangan hari ini, KAQI menerbitkan 450.000.000 saham baru atau 21,68% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Dengan nilai nominal Rp25 per sahamnya.
Saham baru yang ditawarkan kepada investor ini dengan harga Rp118 per saham, sehingga perseroan memperoleh dana dari IPO ini sebesar Rp53,1 miliar.
Perseroan yang berkantor di Tangerang Selatan ini didirikan belum lama ini yakni 26 September 2017 ini bergerak di berbagai bidang usaha perawatan, perbaikan, dan perdagangan suku cadang dan aksesori kaki-kaki kendaraan.
“Langkah IPO ini diambil untuk memperkuat kapasitas pendanaan guna mendorong pertumbuhan bisnis dan memperbaiki struktur keuangan Perusahaan,” tutur Imam Sujono, Direktur Utama PT Jantra Grupo Indonesia Tbk, usai mencatatkan saham di BEI, Senin (10/3/2025).
Sehingga degan mendulang dana segar itu, Perseroan bakal menggunakan dana itu Sebagian besar untuk ekspansi usaha.
“Sebanyak 69,65% untuk belanja modal (capital expenditure) guna mendukung pengembangan usaha. Sebanyak 13,19% untuk kebutuhan operasional (operational expenditure), termasuk pembelian suku cadang, sewa kendaraan operasional, dan pengembangan aplikasi. Dan sisanya untuk pinjaman anak usaha,” paparnya.
Pinjaman kepada beberapa anak usaha, yaitu kepada PT Joen Lie Indonesia, PT Liantra Wil Indonesia, PT Jantra Mantra Kerta Indonesia, PT Jantra dan JTRS, PT Jantra Wil Indonesia, PT Wildanes Kerta Jaya Indonesia, PT Jantra Traspatih Indonesia, PT Van Harness Indonesia, PT Jantra Techno Indonesia.
“Melalui pendanaan ini, KAQI berkomitmen untuk menjadi pelopor bengkel otomotif berkualitas dan terpercaya di Indonesia,” tekadnya.
Lebih jauh ditegaskan, dia menjelaskan misi perusahaan yang berfokus pada lima aspek utama, yaitu pertama, memberikan layanan terbaik kepada pelanggan dengan standar bengkel resmi, harga lebih hemat. Kedua, menerapkan konsep Go Green dalam setiap pengerjaan.
Ketiga, membangun hubungan kemitraan yang sinergis dengan berbagai pihak. Keempat, membuka lapangan kerja sebanyak-banyaknya bagi masyarakat Indonesia. Dan kelima, menciptakan SDM yang unggul, profesional, dan berkualitas.
Dia menegaskan bahwa tingginya minat investor selama masa penawaran umum pada 4-6 Maret 2025, mencerminkan kepercayaan pasar terhadap prospek bisnis KAQI.
Hal ini semakin memperkuat komitmen perusahaan dalam menjalankan misinya, untuk memberikan layanan terbaik dan menciptakan nilai berkelanjutan.
