Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan berpotensi melemah hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Senin (21/04/2025) memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Melemah Hari Ini.
Pasar saham AS mayoritas ditutup melemah pada Kamis (17/4). Dow -1,33%, S&P 500 +0,13%, Nasdaq -0,13%. Pasar AS ditutup melemah seiring investor khawatir atas perkembangan terbaru dalam perang dagang.
Pasar komoditas bergerak beragam Kamis kemarin (17/4). Harga minyak WTI +3,54% ke level USD 64,68/bbl, harga minyak Brent +3,20% ke level USD 67,96/bbl, harga batubara -1,22% di level USD 97,1/ton, dan CPO -0,55% ke level MYR 4.184. Harga emas terpantau melemah 0,49% ke level USD 3.327/oz.
Bursa Asia ditutup menguat Kamis kemarin (17/4). Kospi +0,94%, Hang Seng +1,61, Nikkei +2,39% (18/4), dan Shanghai +0,13%.
IHSG ditutup menguat 0,60% ke level 6.438,3. Investor asing mencatatkan keseluruhan net sell sebesar Rp 679,8 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net sell Rp 539,3 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net sell asing Rp 140,5 miliar. Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak BMRI (Rp 131,3 miliar), BBNI (Rp 118,6 miliar), dan BBRI (Rp 94,8 miliar). Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh TLKM (Rp 166,6 miliar), ANTM (Rp 95 miliar), dan BRPT (Rp 21,6 miliar). Top leading movers emiten AMMN, TLKM, MDKA, sementara top lagging movers emiten BMRI, KLBF, BBNI.
Pagi ini, Kospi tercatat melemah 0,15%, dan Nikkei juga mencatatkan -0,90%. “Kami memperkirakan IHSG bergerak melemah, didorong sentimen negatif pasar AS dan regional,” demikian tertulis di website.
