Jakarta, TopBusiness – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) tahun ini kembali menjadi Finalis atau kandidat meraih penghargaan TOP CSR Awards. Salah satu program CSR, sekaligus sebagai unggulannya, yaitu Paya Nie Lestari, Damai dan Berdaya.
“Paya Nie Lestari, Damai dan Berdaya adalah program pemberdayaan masyarakat yang melibatkan ex-kombatan GAM untuk konservasi Rawa Nie, dengan menggabungkan konsep Bina Damai dan Green Living,” kata Saiful Rakjab selaku Vice President Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan & Humas PIM, dalam Wawancara Penjurian TOP CSR Awards 2025, secara online, Rabu, 16/04/2025.
Program Paya Nie Lestari, Damai dan Berdaya Program Paya Nie Lestari, Damai, dan Berdaya merupakan program pemberdayaan masyarakat yang menyelaraskan pemberdayaan ekonomi dengan pelestarian lingkungan. Program ini mendorong kontribusi masyarakat dalam pengelolaan lahan basah.
Program Paya Nie Lestari, Damai dan Berdaya, memiliki 5 subprogram yaitu:
- Program Anyam, pemanfaatan purun sebagai potensi dari rawa;
- Program Gabus, berfokus pada peningkatan kelimpahan ikan;
- Program Ekoduwisata, pengelolaan potensi rawa sebagai pariwisata sekaligus pembelajaran;
- Program Gemilang, memanfaatkan sampah organik dari proses usaha Green Cafe menjadi biogas dan pupuk; dan
- Program Integrasi, berfokus pada perbaikan unsur hara tanah melalui pemanfaatan jerami sebagai kompos insitu.
Sasaran Program Paya Nie Lestari, Damai dan Berdaya di Desa Blang Mee, Kecamatan Kuta Blang, Bireun. “Dengan target UMKM Beujroh, Pokdarwis, Kelompok Poetra Nie, dan petani,” tutur Saiful.
“Dampak dari adanya program ini tidak hanya pada aspek lingkungan, namun juga memberikan dampak positif pada ekonomi, kesejahteraan, dan sosial kepada masyarakat,” ungkap Saiful.
Sejak dijalankan tahun 2021 hingga 2025, Program Paya Nie Lestari, Damai dan Berdaya telah berdampak pada 4 aspek di Compass Sustainability, yaitu:
- Aspek Nature atau Alam: menjaga jumlah simpanan karbon sebesar 990,78 ton C/tahun, pemanfaatan 5 Ha lahan tidur untuk Ekoduwisata, dan menambah kelimpahan ikan gabus;
- Aspek Economy atau Ekonomi: peningkatan pendapatan UMKN Beujroh sebesar Rp450 ribu-Rp 1 juta, penambahan pendapatan anggota Pokdarwis Rp104.449.000,-, dan penghematan listrik sebesar Rp11.805.000,-;
- Aspek Wellbeing atau Kesejahteraan: 5 lansia mendapat wadah kegiatan dan menambah penghasilan, dan 5 penambang illegal mendapat pekerjaan baru; dan
- Aspek Social atau Sosial: terbentuknya 2 kelompok baru, 202 penerima manfaat program langsung, dan 1.655 penerima manfaat tidak langsung.
Turut hadir tim dari PIM, yaitu: Rezki Sufina, Milna, Agus Hermanto, Fahry Purnama, Mierta, Isna, Jufri, dan Suhardi. Mereka membawakan materi berjudul “Community Empowerment for Sustainability and Independence Based on Asta Cita Government Program.” Sedangkan bertindak selaku Dewan Juri TOP CSR Awards 2025, yaitu Ermon Idrus (LKN Asta Cita), Syaifudin (LKN Asta Cita), E. Kurniawan (IEC), dan Thendri Supriatno (CFCD).
Di ajang penghargaan bidang CSR tingkat nasional yang diselenggarakan oleh majalah Top Business ini, pada tahun 2023 dan 2024, PIM telah meraih level penghargaan Bintang 4. Sedangkan dari pemerintah, dalam hal ini Kementerian KLHK, anak perusahaan Pupuk Indonesia Grup ini, tahun 2024 telah meraih penghargaan Proper peringkat Emas.
Program Tani Sejahtera
Lebih lanjut, Saiful memparkan bahwa PIM juga punya Program CSR Tani Sejahtera (PTS) merupakan program pemberdayaan yang melibatkan ibu-ibu yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani.
“Kegiatan dalam program PTS berupa menanam tanaman sayuran holtikultura dengan memanfaatkan lahan pekarangan. Tujuan dari pelaksanaan program yaitu mendorong produktivitas lahan tidur di sekitar dan mendorong pemenuhan kebutuhan makanan bergizi untuk rumah tangga,” jelasnya kepada Dewan Juri TOP CSR Awards 2025.
Program Tani Sejahtera merupakan program pemberdayaan masyarakat yang memberikan dampak positif sesuai Compass Sustainability, yaitu
Aspek Nature atau Alam: teknik pertanian ramah lingkungan seperti penggunaan pupuk organik, sekaligus untuk perbaikan unsur hara tanah;
Aspek Economy atau Ekonomi: meningkatkan pendapatan dari penjualan hasil pertanian;
Aspek Wellbeing atau Kesejahteraan: menjadi wadah lansia perempuan berkegiatan dan mendapatkan penghasilan tambahan; dan
Aspek Social atau Sosial: kesetaraan dan pemberdayaan perempuan untuk menambah pengetahuan dan terlibat mengolah lahan pertanian.
Menurut Saiful, Program Tani Sejahtera adalah program pemberdayaan masyarakat berbasis creating shared value. “Karena mendorong penyerapan produk pupuk sebagai core business perusahaan,” kilahnya.
“Saat ini, ada lebih dari 250 petani sebagai penerima manfaat langsung program tersebut. Serta direplikasi di 15 desa/gampong,” ungkapnya.
TOP CSR Awards 2025 adalah kegiatan Pembelajaran Bersama dan Pemberian Penghargaan di bidang Corporate Social Responsibility yang mengangkat tema “CSR untuk Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan dan Program Pemerintah Asta Cita.”
Kegiatan ini bertujuan, pertama, memberikan apresiasi atau penghargaan setinggi-tingginya kepada perusahaan-perusahaan yang dinilai berhasil melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan yang efektif dan berkualitas. Kedua, sarana pembelajaran bersama, untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas pelaksanaan program CSR bagi perusahaan yang beroperasi di Indonesia.
TOP CSR Awards diselenggarakan oleh majalah Top Business terbitan PT Madani Solusi Internasional (MSI Group), sejak tahun 2016 bekerja sama dengan sejumlah asosiasi CSR, asosiasi bisnis dan Good Corporate Governance, perusahaan konsultan CSR, serta akademisi dari perguruan tinggi.
