TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Terapkan GRC, Tingkat Kesehatan PLN SC Tetap Terjaga

Editor
3 September 2021 | 16:22
rubrik: Event
Terapkan GRC, Tingkat Kesehatan PLN SC Tetap Terjaga

Jakarta, TopBusiness –  PT Prima Layanan Niaga Suku Cadang (PLN SC) merupakan Perusahaan Patungan yang didirikan oleh PT Pembangkitan Jawa-Bali (PT PJB) dan PT Indonesia Power (PT IP) yang memfokuskan kegiatan usahanya sebagai penyedia barang dan jasa untuk pembangkit tenaga listrik di lingkungan PT PLN (Persero), PT PJB, PT IP dan IPP.

Bisnis inti dari PLN SC adalah penyediaan spare parts, jasa supervisi dan reverse engineering, jasa instalasi, dan upgrading.

Dalam ajang penjurian TOP GRC Awards 2021 yang dilakukan secara online oleh Majalah TopBusiness, Wisrawan Wahju Wibowo selaku Direktur Utama PT Prima Layanan Niaga Suku Cadang (PLN SC) menjelaskan tingkat kesehatan PLN SC tetap terjaga berkat diterapkannya GRC.

“Tingkat kesehatan perusahaan terjaga, begitupun ketahanan likuiditas,” ujar Wisrawan Wahju Wibowo, Kamis (2/9/2021).

Tak sampai di situ, keberhasilan PLN SC dalam penerapan GRC juga terlihat dari pendapatan perusahaan yang cukup membanggakan meski ditengah badai pandemi. Tercatat, pendapatan PLN SC di tahun 2020 sebesar Rp 356 miliar dengan laba bersih mencapai Rp 23,6 miliar.

Dampak lain dari penerapan GRC oleh PLN SC terhadap bisnis antara lain; Tidak terdapat tuntutan dari pihak ketiga, Tidak terdapat kasus hukum litigasi dan non litigasi. Selain itu, tidak terdapat sanksi administratif dari otoritas yang berwenang, serta tidak terdapat temuan fraud bisnis dan laporan pelanggaran dan tidak terdapat temuan audit material. “Dan yang terpenting tidak terjadi default (gagal bayar),” terang Wisrawan.

Semua keberhasilan tersebut tak lepas dari peran dan dukungan baik Dewan Komisaris, Direktur Utama maupun sekretaris perusahaan. Misal saja, dewan komisaris terus aktif melakukan pengawasan terhadap kepengurusan perusahaan dan membentuk Peraturan dan Keputusan Bersama dengan Direksi untuk Implementasi GRC.

BACA JUGA:   Tujuh Komite Ini Dukung GRC di Bank BJB Syariah

Selanjutnya Direktur Utama membentuk infrastuktur dan suprastruktur dalam implementasi GRC serta monitoring dan pengambilan keputusan, pendampingan langsung atas proses bisnis perusahaan (likuiditas).

Pengembangan GRC sebagai budaya perusahaan serta didukung dengan adanya TI yang handal juga berkontribusi pada keberhaslian kinerja PLN SC.

Penulis: Mi’roji

Tags: PLN SCPT Prima Layanan Niaga Suku CadangTOP GRC Awards 2020
Previous Post

Di Akhir Pekan, Indeks Komposit Positif

Next Post

Raih Pendanaan dari PermataBank, Akulaku Finance Targetkan Pembiayaan Rp 7 T

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR