Jakarta, TopBusiness—PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberikan peringkat terbaru ke PT Mandala Multifinance, Tbk. Itu merupakan peringkat perusahaan, dan peringkat sukuk mudharabah berkelanjutan keluaran Mandala Finance.
Dalam keterbukaan informasi untuk bursa saham, hari ini, Direktur Utama Pefindo, Irmawati, mengatakan: peringkat idAAA/stable (tiple A; stable out look) diberikan ke Mandala Multifinance. Ini untuk 8 April 2025 hingga 1 April 2026.
Peringkat tersebut diberikan berdasarkan data dan informasi dari Mandala Finance. Serta dari laporan keuangan audit per 31 Desember 2024.
“Obligor berperingkat idAAA merupakan peringkat tertinggi yang diberikan Pefindo. Kemampuan obligor untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya, relatif terhadap obligor Indonesia lainnya, adalah superior.”
Peringkat atas perusahaan tersebut tidak berlaku untuk suatu efek utang tertentu yang dikeluarkan perusahaan itu. Karena tidak memerhitungkan struktur serta berbagai ketentuan (provision) dari efek utang tersebut, tingkat perlindungan dan posisi klaim dari pemegang efek utang bila emitennya mengalami likuidasi, serta legalitasnya.
Di samping itu, peringkat tersebut tidak memerhitungkan kemampuan penjamin, pemberi asuransi, atau penyedia credit enhancement lainnya yang ikut mendukung suatu efek utang tertentu.
Irmawati lalu menjelaskan bahwa Pefindo memberikan peringkat idAAA(sy) (triple A syariah) terhadap Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Tahap III Tahun 2023 Seri B PT Mandala Multifinance Tbk senilai Rp200 miliar. Ini untuk periode 8 April 2025 sampai dengan 1 April 2026.
Peringkat tersebut diberikan berdasarkan data dan informasi dari Mandala Finance, serta laporan keuangan audit per 31 Desember 2024.
“Instrumen pendanaan syariah dengan peringkat idAAA(sy) adalah instrumen dengan peringkat paling tinggi yang diberikan oleh Pefindo,” Irmawati menambahkan.
Kemampuan Mandala Finance memenuhi komitmen keuangan jangka panjang atas kontrak pendanaan syariah dibandingkan emiten Indonesia lainnya, adalah superior.
