Jakarta, TopBusiness – Perumda Pembangunan Sarana Jaya terus mengembangkan proses bisnis dan memperluas pangsa pasar agar mampu bersaing di bisnis global. Karenanya, sistem teknologi informasi menjadi salah satu kunci sukses.
Ditegaskan Direktur Utama Sarana Jaya Ir. Andira Reoputra, ST., Dipl., MAURP., IPU., CREL, dalam rangka meningkatkan kinerja bisnis perusahaan milik daerah menerapkan aplikasi yang sudah terintegerasi dan dapat dipantau. “Dibangun dashboard secara real time dan kita selalu melakukan pemantauan dan juga action langsung dalam pembenahan, jika terjadi permasalahan,” kata Andira dalam sesi penjurian TOP BUMD Awards 2025 yang berlangsung secara online melalui aplikasi zoom meeting, di Jakarta, kemarin.
Berikutnya, Andira menjelaskan seputar aplikasi solusi bisnis. “Solusi bisnis untuk internal perusahaan security asset management system revenue & cost security. Ini merupakan aplikasi/sistem yang berbasis web yang memiliki fitur untuk memenuhi kebutuhan pencatatan aset, pemeliharaan aset, penilaian aset, dan dapat melakukan monitoring terhadap pengeluaran sampai dengan pendapatan dari setiap aset perusahaan,” kata dia.
Fitur unggulan pada security asset management system revenue & cost yaitu fitur manajemen terhadap nilai aset, fitur manajemen dan pemeliharaan serta visualisasi aset. Security asset management system revenue & cost juga bertujuan untuk mendukung bisnis proses pengelolaan data aset secara terpusat, sehingga memudahkan setiap pelaksanaan kegiatan operasional dapat dimonitoring. Sistem ini dapat menyajikan data secara real time, sehingga dimaksudkan dapat membantu dalam pengambilan keputusan strategis yang berguna bagi perusahaan. Target implementasi security asset management system revenue & cost dilakukan pada tahun 2025.
Kedua, lanjuta Andira, solusi bisnis untuk konsumen/mitra/eksternal vendor management system & e-Procurement solusi terhadap pelayanan kemitraan. “Sarana Jaya mengembangkan aplikasi/sistem berbasis WEB yang berguna serta memudahkan para calon mitra melakukan registrasi kemitraan ke Sarana Jaya, serta mendukung proses transparansi informasi terhadap seluruh kegiatan proses pengadaan di Sarana Jaya. Target Implementasi dilakukan pada tahun 2025”, tegas Andira.
Kinerja kinclong keungan dapat terlihat dengan capain pada tahun 2024 dapat berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 27 miliar, dapat menekan efisiensi biaya dan juga kenaikan tarif sewa alat produksi.
Dengan kinerja apik perushaan DKI ini berhasil, sepert:
1. Hasil Audit KAP “Heliantono dan rekan” – Wajar Tanpa Pengecualian
2. Hasil evaluasi terhadap tingkat kesehatan Perusahaan pada tahun 2024 dengan total skor 66,93 menunjukkan tingkat kesehatan perusahaan dengan klasifikasi SEHAT | Hasil KAP “Heliantono dan rekan”
3. Kinerja Korporasi dari BPKP DKI Jakarta – 47,60 kategori BBB 4. Asessment GCG dari BPKP DKI Jakarta – 76,90 kategori baik.
Core Business Sarana Jaya dengan aktivitas usaha meliputi hunian, properti, infrastruktur, dan landbanking
Sementara itu, strategi bisnis perusahaan meliputi, diversifikasi usaha dan ekspansi bisnis – Warna Jaya Paint & Warna Fine Living, diikuti optimalisasi tata kelola aset dan property.
Ada juga, digitalisasi dan inovasi teknologi, penguatan good corporate governance (GCG), dan penguatan peran dalam penyediaan hunian terjangkau.
