Jakarta, TopBusiness – PT Chandra Asri Pacific Tbk atau Chandra Asri Group memang sudah tak usah diragukan lagi kiprahnya dalam melaksanakan program keberlanjutan. Hal ini diwujudkan melalui banyak program pertanggungjawaban sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR).
Dan tahun ini, program CSR Chandra Asri mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Makanya dalam proses penjurian TOP CSR Awards 2025, Chandra Asri mengusung tema “Inovasi Berkelanjutan Perusahaan dalam Mendukung Asta Cita untuk Masa Depan Indonesia.”
Hadir dalam penjurian kali ini adalah, Edi Rivai – Legal, External Affairs & Circular Economy Director, Andang Pungkasi – Head of ESG & Sustainability, Wawan Mulyana – Head of Corporate & Share Value, M Nicko A Setyabudi – Circular Economy & Partnership Manager, beserta tim Chandra Asri lainnya.
“Jadi, komitmen berkelanjutan ini kami lakukan dengan fokus mengelola dan memitigasi risiko dan peluang terkait lingkungan, sosial dan tata kelola. Ini untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan yang sekaligus berkontribusi pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB),” tutur Rivai mengawali presentasi.
Dengan Kerangka Kerja Keberlanjutannya adalah R.E.S.P.O.N.S.I.B.L.E untuk mengelola semua materialitas yang menjadi prioritas Perseroan. Masing-masing pilar di dalam kerangka ini memiliki indikator keberhasilan kunci yang termonitor dan ditingkatkan performanya melalui inisiatif keberlanjutan.
R.E.S.P.O.N.S.I.B.L.E ini terdiri dari R, yaitu Resources Circularity and Environment Management (Aiir limbah B3 dan non B3, emisi Sox dan Nox). E, Energy transition and low carbon solution (energi dan emisi GRK), S adalah Social and community engagement (SROI, indeks kepuasan sosial), lalu P itu Product and chemical stewardship (jumlah produk hijau atau berkelanjutan), 0 yaitu OHS and human rights (los time incident rate, kasus legal terkait HAM dan praktik ketenagakerjaan).
Juga N, berupa Nurture of human capital (indeks keterikatan karyawan), S adalah Sustainable supply chain (jumlah pemasok teraudit ESG), juga I merupakan IT and security management (kasus ancaman keamanan siber), ada juga B berupa Business Risk Management (kasus interupsi bisnis dari Risk Management), lalu L sebagai Liability on corporate governance (jumlah report whistleblower. Jumlah kasus pelanggaran kode etik), sedangkan E sebagai ESG communication and disclosure (Sebagai enabler untuk semua pilar).
Disebutkan Rivai, program CSR Chandra Asri ini untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat melalui kegiatan yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat (community empowerment), peningkatan kemampuan masyarakat (capacity building), pembangunan infrastruktur (infrastructure) dan kegiatan charity.
“Keempat hal tersebut memang menjadi pilar kegiatan CSR kami yang kemudian diaplikasikan dalam bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, serta sosial lingkungan yang berkelanjutan. Sehingga pada akhirnya bermuara dengan terwujudnya kesejahteraan masyarakat yang sejalan dengan komitmen perusahaan untuk menjadi mitra pertumbuhan,” tandas Rivai.
Selaras Asta Cita
Lebih jauh dijelaskannya, Program CSR emiten yang berkode saham TPIA ini juga selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo. Yaitu selaras dengan Asta Cita 2, Asta Cita 3, Asta Cita 4, Asta Cita 6, dan Asta Cita 8.
- Asta Cita 2
Memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru
Dalam Asta Cita ini, beberapa program CSR yang selaras adalah, Program Proteksi Taman Kehati dan DAS Cidanau.
“Program Proteksi Taman Kehati Kadubeureum dan DAS Cidanau merupakan inisiatif konservasi untuk menjaga keanekaragaman hayati dan ekosistem daerah resapan air seluas 6.5 Ha (hectare) di wilayah Kadubereum, Kabupaten Serang. Program ini sudah memiliki banyak pencapaian,” terang dia.
Antara lain, Indeks biodiversitas: 3.35, Jenis Fauna teridentifikasi: 101, Jenis Flora teridentifikasi: 68, Jumlah tegakan pohon: 12.500 batang.
Selanjutnya, program Inovasi Ekonomi Sirkular Sampah Plastik. “(Program) ini menjadi komitmen Perusahaan dalam pengelolaan sampah plastik melalui ekonomi sirkular. Ini menjadi program yang sangat dibanggakan, bahkan bisa menjadi inovasi yang layak dicontoh,” ujarnya.
Keberhasilan dari program ini adalah, sudah mencapai sepanjang 120 km jalan aspal plastic, sebanyak 20.364 liter minyak pirolisis plastic, mencapai 2.568 orang edukasi pengelolaan sampah di sekolah Cilegon, ada 150 lembar slat kendang plastic, dan sudah sebanyak Rp68.636.550 tabungan kolektif hasil pemilahan sampah. “Dengan jumlah sampah plastic yang terkelola di tahun 2024 lalu sebanyak 6.128 ton,” ujarnya.
Kemudian masih selaras dengan Asta Cita ini adalah Program Solusi Berbasis Alam, yaitu Blue Carbon, yaitu pengelolaan 3 Ha area mangrove melalui program Edu-Ekowisata Lembur Mangrove Patikang, di Kab. Pandeglang dengan potensi cadangan karbon sebesar 126.93 – 321.81 tons/ha, serta pengelolaan 180 ha kawasan konservasi mangrove area Pesisir Utara Kab. Serang.
Dan Program EBT yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Surya dengan kapasitas 42 MW di tahun 2030, dan Waste Heat Power Generation (WHPG) yang merupakan investasi bersama Krakatau Posco Energi dalam membangun WHPG berkapasitas 200 MW, serta sebagai studi pengembangan EBT.
“Program CSR ini mendukung Program Prioritas (PP) Kabinet Merah Putih, yaitu PP No. 11: Menjamin Pelestarian Lingkungan Hidup, PP No. 1: Swasembada Pangan, Energi, dan Air, PP No. 15 yaitu Melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi berbasiskan sumber daya alam (SDA) dan maritim untuk membuka lapangan kerja yang seluas- luasnya dalam mewujudkan keadilan ekonomi,” katanya.
- Asta Cita 3
Yaitu Meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, dan melanjutkan pengembangan infrastruktur.
Beberapa programnya yang selaras adalah, Berternak untuk Masyarakat Sejahtera dan Mandiri (BERSERI). Program ini dilakukan sudah mencapai beberapa keberhasilan, yaitu, antara lain, pertama, bersama Villa Ternak Indonesia memberdayakan 55 orang pengangguran musiman di wilayah Kec. Ciwandan dan Kec. Anyer dalam pengelolaan ternak secara mandiri dan ramah lingkungan melalui program Beternak untuk Masyarakat Sejahtera dan Mandiri (BERSERI).
Kedua, pendapatan tambahan sebesar Rp385.580.000 melalui kegiatan eduwisata, penjualan rumput odot dan hasil pengelolaan limbah ternak periode 2022 – 2024. Dan ketiga, melalui pembangunan kandang ramah lingkungan berhasil menghemat biaya perawatan kandang kelompok ternak sebesar Rp 1.296.000/tahun.
Selanjutnya, Program Pemberdayaan Perempuan Melalui Pendampingan Kelompok UMKM. Program ini telah melakukan beberapa hal, yaitu, pemberdayaan 14 perempuan di wilayah Kec. Ciwandan dan Kec. Cilegon melalui program Chandra Asri untuk Ragam Usaha Ekonomi Masyarakat Berdaya (CEMARA Berdaya);
Pendapatan tambahan bagi kelompok UMKM sebesar Rp 52.500.000 melalui kegiatan penjualan 700 pcs Rabeg Asri periode 2023-2024; Sebanyak 30 liter minyak PLUSRI digunakan untuk memproduksi 350 pcs Rabeg Asri bagi korban bencana di Ternate dan 51 kaleng untuk PMT di Desa Anyar; dan terbitnya sertifikat HAKI untuk merk “Rabeg Asri” dengan nomor DIDM00128400.
Lalu ada Program Eedu-Ekowisata Lembur Mangrove Patikang. Program ini merupakan inisiatif ekowisata berbasis konservasi yang menggabungkan pelestarian lingkungan dengan pemberdayaan masyarakat, mencakup rehabilitasi hutan mangrove, pengembangan infrastruktur wisata ramah lingkungan, serta peningkatan ekonomi lokal melalui edukasi dan produk berbasis mangrove, seperti batik mangrove.
Adapun capaian program adalah, pembentukan 2 kelompok usaha terkait mangrove, pemberdayaan 27 orang perempuan untuk pembuatan batik mangrove, dan peningkatan pendapatan tahunan mencapai Rp32.106.000,00 dari edu-ekowisata.
Lalu ada Program Pengelolaan Limbah Limbah Ternak Menjadi Pupuk Asri. Program Berseri ini mengelola 39,1 ton limbah ternak menjadi 2.003 karung Pupuk Asri periode 2023-2024, yang dijual ke petani lokal dan internal Chandra Asri.
- Asta Cita 4
Memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas
Berupa Program Upaya Percepatan Penurunan Stunting (POS GIZI), dengan turunan program Beasiswa Pendidikan, Pembangunan PAUD, dan Pelatihan Guru.
Yaitu dengan keberhasilan, sebanyak 256 Balita mendapatkan intervensi kesehatan dan bantuan PMT; 110 ibu hamil dengan KEK mendapatkan intervensi Kesehatan; 366 ibu berperan dalam percepatan penurunan stunting; 31.056 PMT terdistribusi untuk balita dan ibu hamil; 978 siswa mendapat bantuan akses pendidikan tinggi; 7 PAUD/Sederajat terbangun di Ring I Perusahaan; dan 80 Guru mendapatkan pelatihan peningkatan kapasitas.
- Asta Cita 6
Membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.
Yaitu melalui Sagara. Ini adalah program pemberdayaan masyarakat pesisir yang bertujuan mengurangi sampah plastik di laut, dengan melibatkan nelayan untuk mengumpulkan sampah yang mereka temukan saat melaut.
“Porgram ini sebagai langkah pencegahan, masyarakat di pesisir maupun daratan juga didorong untuk memilah dan mengumpulkan sampah dari rumah, yang kemudian disetorkan ke bank sampah untuk ditabung. Melalui pendekatan tersebut, program ini tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga menghadirkan nilai ekonomi bagi Masyarakat,” tuturnya.
Adapun keberhasilannya adalah: sebanyak 1.592 masyarakat berpartisipasi dalam pemilahan sampah; 51,3 juta Total Tabungan Masyarakat dari penukaran sampah; 4 Lansia di berdayakan dalam pengelolaan sampah; 27 Pendapatan nelayan meningkat melalui pemberian perahu & mesin ketinting; 2,65 Social Return on Investment (SROI); 205 KK Miskin di Desa Anyar; dan 7,8% kemiskinan di Desa Anyar terentaskan melalui Program Sagara.
- Asta Cita 8
Memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya, serta peningkatan toleransi antarumat beragama untuk mencapai masyarakat yang adil dan Makmur.
Dalam hal ini, beberapa programnya adalah Dukungan Hari Raya Keagamaan, Santunan DKM, dan Kemitraan.
“Yaitu dilakukan terhadap 23 masjid yang mendapatkan dukungan rutin perawatan dan perbaikan fasilitas ibadah, sebanyak 5.360 orang menjadi penerima manfaat ZIS, dan lainnya,” kata dia.
Program CSR Unggulan
Dari sederet program tersebut, ada beberapa program yang diunggulkan, yaitu Program Berseri. Melalui program BERSERI ini, PT Chandra Asri Pacific Tbk turut memberdayakan masyarakat, mengelola dampak operasional bisnis yang ditimbulkan, dan berinovasi dengan diversifikasi pengelolaan sampah plastik untuk berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan, mencakup pembuatan Kandang Ternak Semi Plastik dari daur ulang sampah bernilai rendah dan resin off spec sebagai solusi kebersihan kandang ternak, serta optimalisasi PLUSRI sebagai bahan bakar alternatif bagi Kelompok UMKM Rabeg Asri.
Selain itu, program ini turut mendukung peningkatan gizi ibu hamil melalui mekanisme penukaran sampah dengan makanan tambahan dari kelompok binaan. Lalu ada 55 Masyarakat Pengangguran Musiman yang diberdayakan dalam pengelolaan ternak kambing dan domba secara mandiri dan menjadi mitra. Serta 350 korban bencana alam, mendapatkan makanan darurat siap saji Rabeg Asri.
Kemudian ada Inovasi Kandang Ternak Plastik Daur Ulang. Dalam hal ini, Kelompok Ternak Berseri mengembangkan inovasi kandang semi plastik dengan memanfaatkan sampah plastik bernilai rendah.
“Konstruksi kandang menggunakan balok dan papan dari plastik daur ulang, serta slat kandang berbahan campuran resin polipropilena off-spec dan 20% sampah plastic,” jelasnya.
Bahkan, inovasi Ekonomi Sirkular Sampah Plastik menjadi inovasi Chandra Asri yang layak dicontoh. Dengan keberhasilan dari program ini adalah, jalan aspal plastik sepanjang 120,8 km, sebanyak 1.086 ton sampah plastik terkelola dari TPA, menghasilkan 20.364 liter Minyak Pirolisis, sebanyak 54.482,7 kg sampah plastik terkelola, Edukasi Pengelolaan Sampah Sejak Dini – KOLASE, sebanyak 2.568 orang berdaya & teredukasi, dan sebanyak 10.496 kg sampah terkelola & tidak terbuang ke TPA.
