TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

PT Kaltim Nitrate Indonesia Berdayakan Istri Nelayan plus Wujudkan Batik Khas Bontang

Nurdian Akhmad
5 May 2025 | 19:33
rubrik: CSR, Event
PT Kaltim Nitrate Indonesia Berdayakan Istri Nelayan plus Wujudkan Batik Khas Bontang

Jakarta, TopBusiness – PT Kaltim Nitrate Indonesia atau KNI tidak hanya berfokus pada produksi ammonium nitrate atau bahan baku bahan peledak di Indonesia, tapi juga terus mendorong terwujudnya masyarakat mandiri dan berkelanjutan.

Lewat berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) unggulanya, PT KNI mendorong terwujudnya hubungan harmonis antar masyarakat, pemerintah dan perusahan untuk keberlangsungan sosial.

Salah satu program CSR unggulan PT KNI adalah Pemberdayaan Masyarakat Pesisir dengan Program Batik Sampoang.  Ini merupakan program pemberdayaan untuk para istri nelayan.

“Ketika suaminya pergi melaut, para ibu ini tidak punya aktivitas. Mereka hanya duduk-duduk di depan rumah, pinggir laut, sehingga kami mendorong konsep pemberdayaan yang sesuai kebutuhan mereka. Saat kita analisa, memang ada ibu-ibu yang punya kemampuan menggambar. Untuk itu coba kita dorong mereka untuk membuat pola batik, kita beri pelatihan,” ujar Wisnu Ahmaddin, community development specialist PT KNI dalam presentasi penjurian TOP CSR Awards 2025 yang dilakukan secara daring, Jumat (2/5/2025).

Hadir pula dalam penjurian daring ini, Rheza Zacharias (CSR Manager PT KNI), Rahmat Haryono (Community Development Officer/CDO PT KNI), dan Dwi Dally M (CDO PT KNI)

Wisnu menambahkan, Program CSR ini juga mendorong keterlibatan perempuan melalui pengembangan Kelompok Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Selain itu, kegiatan ini sejalan dengan Program Pemerintah Kota Bontang dalam pengembangan local content. “Memang semua daerah punya batik, tapi kita di Bontang harus punya batik yang betul-betul menjadi batik khasnya Bontang,” ujar dia.

Sebab itu, Program CSR ini juga mendapat dukungan dari Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bontang, Hapidah Basri Rase, yang melakukan monitoring ke Program Batik Sampoang ini.  

BACA JUGA:   Kahuripan Kamojang: Upaya PLN Indonesia Power Kamojang Wujudkan Bisnis Lestari dan Masyarakat Mandiri

Program yang mulai dijalankan pada akhir 2021 ini, pada 2024 sudah masuk tahap Pemantapan Program. Dalam tahap ini, PT KNI melakukan kolaborasi pemasaran dengan pelaku UMKM, perluasan jaringan pemasaran, dan digitalisasi motif batik.

“Tahun  2025 ini,  kita masuk tahap exit strategy. Harapannya tahun ini sudah bisa memiliki Rintisan Galery Mandiri. Selain itu, pengelolaan program sudah bisa dilakukan secara mandiri dan berkelanjutan. . Artinya kita hanya mendampingi saja, tidak ada bantuan dalam bentuk program maupun barang,” kata Wisnu.

Mengenai dampak sosial dan ekonomi dari Program Batik Sampoang ini, PT KNI sudah melakukan pengukuran Social Return on Investment (SROI) dengan nilai 1,30 atau  di atas 1. Artinya, dampak program yang terhitung lebih besar daripada nilai investasi programnya.

Program CSR unggulan lainnya dari PT KNI adalah Sidrap Berdikari, Pertanian Terintegrasi Berbasis Komunitas. Program yang dijalankan sejak 2023 ini merupakan bagian dari continuous improvement program PT KNI untuk mendukung keberlangsngan sosial dan lingkungan di wilayah operasi perusahaan.

Wisnu menjelaskan, Program Sidrap Berdikari secara bertahap mendorong keberlangsungan kelompok tani yang terus berkembang dalam berbagai aspek. Di antaranya adalah meningkatnya aspek pengetahuan kelompok yang sebelumnya menggunakan sistem pertanian konvensional, kemudian berubah menjadi sistem pertanian semi organik.

Proram CSR ini juga memberikan dampak ekonomi bagi kelompok tani dengan meningkatnya produktivitas hasil panen. Secara sederhana, yang dicapai dari program ini adalah perubahan pola perilaku petani yang berwawasan lingkungan dengan metode Peri Cantik (Pertanian Mandiri dengan Cara Terintegrasi dan Organik).

“Program Sidrap Berdikari telah berkontribusi terhadap aspek penilaian dampak penghidupan berkelanjutan yang sejalan dengan Asta Cita,” ujar Wisnu.

Hasil analisis SROI,  Program Sidrap Berdikari diperoleh nilai sebesar 1,88 dengan menggunakan metode present value. Artinya bahwa dalam setiap investasi sebesar Rp1, program ini menghasilkan dampak atau manfaat yang signifikan bagi kelompok dari berbagai aspek.

BACA JUGA:   BBS Mobile, Layanan Digital Bank BBS

”Tentunya, rasio di atas 1,0 menunjukkan bahwa investasi ini layak dan berhasil, dikarenakan manfaat yang diperoleh kelompok masyarakat melebihi nilai investasi yang dikeluarkan,” ujar dia.

Program CSR unggulan lainnya adalah Program Taman Ketapang (Pertanian Mandiri Untuk Ketahanan Pangan). Program Taman Ketapang ini mendorong kolaborasi lintas sektor antara PT KNI dan Batalyon Arhanud 7/ABC Bontang.

Seperti diketahui, PT KNI merupakan produsen ammonium nitrate atau bahan baku bahan peledak di mana izin usahanya langsung dikeluarkan oleh Kementerian Pertahanan. PT KNI juga merupakan Perusahaan jont venture antara Orica, perusahaan Australia dengan Armindo Group.

“Jadi ini merupakan program kolaborasi dengan stakeholder. Karena izin kami dikeluarkan oleh Kementerian Pertahanan, dan di Bontang ini ada satuan namanya Batalyon Arhanud 7 sehingga kami berkolaborasi dalam Program Taman Ketapang,” tutur Wisnu.

Satuan tersebut memiliki potensi lahan yang tidak terkelola dengan maksimal dan memiliki surplus pasukan, sehingga menjadi peluang untuk mendukung program ketahanan pangan di Kota Bontang.  “Mereka memiliki lahan yang cukup luas, kurang lebih 40 hektare dan yang terkelola baru 40 persen saja,” tuturnya.

Menurut Wisnu, kolaborasi aksi ini mendukung program prioritas pemerintah dalam penanganan stunting dan makan bergizi.

Di samping program-program CSR unggulan tersebut, PT KNI juga memiliki program CSR lainnya seperti Program Mahira (Rumah Ibadah Ramah Anak). Program Mahira bertujuan untuk mengoptimalkan fungsi dan meningkatkan pengelolaan rumah ibadah menjadi pusat kreativitas anak yang berorientasi pada kepentingan terbaik anak, sesuai tumbuh kembang, tanpa kekerasan dan diskriminasi, sehingga mendukung terwujudnya Kota Bontang sebagai Kota Layak Anak.

Selain itu, ada Program Perahu Kertas yang dilakukan untuk mendorong terciptanya lingkungan masyarakat yang guyub dan inklusif dalam rangka perlindungan dan pemenuhan hak anak penyandang disabilitas. Sehingga,  keluarga dengan kondisi disabilitas dapat lebih berdaya dan memiliki kesetaraan dengan masyarakat pada umumnya.

BACA JUGA:   CSR Jadi Bagian Integral dari Bisnis PT Kuansing Inti Makmur

Berbagai program CSR tersebut yang mengantarkan PT KNI tahun 2025 ini terpilih kembali menjadi kandidat peraih TOP CSR Awards. Pada ajang sebelumnya, PT KNI meraih TOP CSR Awards 2023 dan TOP CSR Awards 2024 kategori bintang 4. “Kami berharap tahun ini bisa Bintang 5,” ucap Wisnu.

Tags: PT Kaltim Nitrate IndonesiaTOP CSR Awards 2024TOP CSR Awards 2025
Previous Post

TGI Apik Kelola Bisnis Berkelanjutan, Bangun Ekonomi Rakyat Lewat Inovasi Sosial dan Lingkungan

Next Post

Indeks Diperkirakan Penguatannya Terbatas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR