TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

PT Bank Kalbar Konsisten Jalankan Program CSR, Ini Fokus Bidangnya

Ahmad Churi
25 May 2025 | 17:26
rubrik: Ekonomi
PT Bank Kalbar Konsisten Jalankan Program CSR, Ini Fokus Bidangnya

 Jakarta, TopBusiness – Sebagai salah satu  BUMD ternama di Kalimantan  Barat,  PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar) juga konsisten melaksanakan program-program sosial melalui kegiatan Corporate Social Resposibility secara berkelanjutan. Program-pogram  CSR-nya antara lain direalisasikan pada bidang Pendidikan, Kesehatan, Olahraga, Keagamaan, Sosial, Seni, dan Budaya Perekonomian Rakyat, Lingkungan, Kebersihan, Sanitasi, dan Keamanan, serta bidang pembangunan infrastruktur.

Sebagai bank yang telah bertumbuh pesat di tengah-tengah masyarakat, Bank Kalbar telah berperan penting dalam memajukan ekonomi daerah dan juga ikut berpartisipasi aktif memajukan lingkungan dan sosial kemasyarakatan melalui program tanggungjawab sosial perusahaan CSR secara berkelanjutan. Bank Kalbar menyadari bahwa keberhasilan sebuah bisnis tidak lagi hanya diukur dari keuntungan bisnis semata, namun juga tak lepas dari peran  dan kemampuan memenuhi harapan para stakeholder (pemangku kepentingan).  Tak kecuali peran sosial kemasyarakatan dan juga andil dalam memajukan lingkungan sekitar.

“Itulah makanya secara konsisten kami melaksanakan program-program CSR sebagai bagian tak terpisahkan dari investasi sosial perusahaan jangka panjang. Setiap tahun kami menganggarkan 2-3% dari laba perusahaan untuk mendukung program CSR yang juga sudah disetujui oleh semua pemegang saham. Dalam menjalankan program CSR, Bank Kalbar senantiasa mempertimbangkan dampak positif bagi seluruh pemangku kepentingan dan keberlanjutan manfaat dari pelaksanaan program tersebut bagi pertumbuhan Bank Kalbar sekaligus memenuhi aspek Good Corporate Governance (GCG) sesuai visi dan misi perusahaan,” ungkap Direktur Utama PT Bank Kalbar, H. Rokidi, S.E., M.M., dalam sesi wawancara penjurian TOP CSR Awards 2025 yang selenggarakan Majalah TopBusiness pada Jumat (23/05/2025), di Jakarta.

Bertindak sebagai tim juri penilai, di antaranya Alhady (LKN Asta Cita), Dwinda Ruslan (Senior Business Consultant Yayasan Pengembangan Keuangan Mikro/Pakem), M Lutfi Handayani (CEO PT Madani Solusi Internasional/MSI Group),yang dimoderatori oleh Ahmad Chury (MSI Group).  

Tahun ini, Bank Kalbar kembali masuk nominasi menjadi finalis untuk penghargaan TOP CSR Awards 2025. TOP CSR merupakan penghargaan yang diberikan kepada perusahaan atau lembaga yang dinilai berhasil dalam menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR) dan Environmental, Social, and Governance (ESG). Penghargaan ini merupakan ajang pengakuan atas dedikasi dan komitmen dalam melaksanakan program yang inovatif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi pemangku kepentingan. Tahun ini mengangkat tema “CSR untuk Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan dan Program Pemerintah Asta Cita.”

BACA JUGA:   Dinilai Tak Ada Kerugan Negara, Dana Rp35 M Statusnya Non APBN di KLH

Selain menjadi ajang  untuk memberikan apresiasi atau penghargaan kepada perusahaan-perusahaan yang dinilai berhasil dalam melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan yang efektif dan berkualitas, juga menjadi ajang pembelajaran bersama, untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas pelaksanaan program CSR bagi perusahaan yang beroperasi di Indonesia.

Dalam presentasinya dan sesuai tema yang diangkat pada tahun ini, Direktur Utama PT Bank Kalbar, H. Rokidi, membawakan materi presentasi berjudul “Sinergi CSR Dan Strategi Bisnis Menuju Pertumbuhan Berkelanjutan Bank Kalbar”. Di awal,ia menyampaikan sekilas keberadaan Bank Kalbar visi dan misi perusahaan, serta kinerja usaha yang terus menunjukkan performa positif.

Perusahaan ini memiliki visi utama “Menjadi Bank Pilihan Utama Masyarakat yang Berkinerja dan Berdaya Saing Tinggi serta Terdepan dalam Layanan”.  Sedang Misi-nya mencakup empat aspek. Pertama “Memberikan layanan yang optimal dengan memberi solusi keuangan yang bernilai tambah bagi nasabah melalui penciptaan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (Sustainable Finance)”. Kedua “Ikut berperan aktif memberikan kontribusi perkembangan perekonomian daerah dan nasional”. Ketiga “Menciptakan kondisi terbaik bagi karyawan untuk berkarya dan berprestasi”. Keempat, “Menjadi perusahaan yang memiliki tata kelola yang baik dan berbasis risiko”.

Dari aspek usaha Dirut H. Rokidi mengungkapkan banyak hal terkait inovasi produk dan layanan, hingga kinerja bisnis  Bank Kalimantan Barat tersebut dalam dua tahun terakhir.

Tercatat secara umum, Bank Kalbar sepanjang tahun 2024 mampu membukukan kinerja usaha dan pencapaian positif. Tercermin dari pertumbuhan yang diraih, mulai dari perolehan atau pengumpulan dana pihak ketiga (DPK), pembiayaan, aset hingga laba bersih perusahaan.  Tahun 2024, laba bersih perusahaan mencapai Rp 485.797 miliar tercapai 101,56% dari target sebelumnya (Rp 478.358 miliar). Peroleh laba 2024 atau naik 6.66% dari tahun sebelumnya (2023)  yang mencapai Rp 455.447 miliar.

Ditegaskan bahwa beberhasilan ini tak lepas dari inovasi produk dan layanan yang dilakukannya, terutama dalam hal pengembangan sistem IT dan juga pengembang SDM pendukung untuk transformasi digital layanan perbankan ini. “Inovasi berbasis IT dan juga penguatan kemampuan SDM, menjadi kunci penting untuk  capaian bisnis kami ini.Hal ini ni sejalan dengan strategi bisnis (secara umum) yakni terus menjaga pertumbuhan kinerja keuangan dan profitabilitas yang berkelanjutan,” ungkap H Rokidi di hadapan dewan juri.

Sebagai upaya untuk meningkatkan kinerja Bank Kalbar agar mampu bersaing dengan bank-bank lain, termasuk menjaga performance perusahaan pada kondisi serba ketidakpastian ini, tahun 2024 arah dan kebijakan Bank Kalbar diuraikan berdasarkan 4 (empat) perspektif. Peratama, Perspektif Finance (Menunjukkan keberhasilan perusahaan secara finansial).

BACA JUGA:   Modal Inti Terus Digenjot, Bukti Bank Kalbar kian Dipercaya Pemegang Saham

Kedua (2) Perspektif Customer (Mencerminkan bagaimana nasabah menilai atas produk dan layanan yang dihasilkan, antara lain: atribut produk, kualitas layanan, dan reputasi). 3. Perspektif Bisnis Proses Internal (Mengoptimalkan/mengefektifkan proses bisnis, antara lain mencakup proses: inovasi produk, sistem operasi, pelayanan dan distribusi). 4. Perspektif Learning & Growth (Pengembangan kemampuan dan kualitas SDM, mencakup kompetensi, motivasi dan penghargaan, budaya dan efektivitas organisasi).

Berbagai inovasi layanan pembayaran juga dihadirkan. Antara lain penerimaan Pembayaran dan pajak daerah lainnya melalui Teller maupun ATM/CRM/Mobile Banking/CMS Bank Kalbar terdiri dari : Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Item Penerimaan Pajak Daerah, mencakup Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Hiburan, Pajak Reklame, Pajak Penerangan Jalan, Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan, Pajak Parkir, Pajak Air Tanah, dan Pajak Sarang Burung Walet.

Untuk layanan penerimaan Pembayaran Pajak Bumi Bangunan (PBB), telah kerja sama dengan 13 Kabupaten/Kota. Di antaranya Kota Pontianak, Kota Singkawang, Kab. Kuburaya, Kab. Mempawah, Kab. Bengkayang, Kab. Sekadau, Kab. Sambas, Kab. Landak, Kab. Sanggau, Kab. Sintang, Kab. Ketapang, Kab. Kapuas Hulu, dan Kab. Melawi.

Bank Kalbar juga banyak melakukan inovasi digital. Dalam hal ini, Bank Kalbar telah memiliki sejumlah aplikasi layanan berbasis teknologi digital. Terdapat produk dan layanan ATM/CRM, Mobile Banking, Kartu ATM Debit, Quick Respons Indonesia Standar (QRIS), Electronic Data Capture (EDC), Cash Management System (CMS), Laku Pandai, Short Message Services (SMS) Notifikasi, Virtual Account, Samsat Digital Nasional (SIGNAL), eSamsat/Samsat Lokal.

Juga ada layanan Host to Host Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Online dengan Pemprov. Kalbar dan Pemkot. Singkawang. Host to Host dengan Institusi (Universitas Tanjung Pura dan IAIN). Host to Host Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) dengan Kemenag. Bank Indonesia Fast Payment (BI-FAST) (Incoming).

Selain itu, terdapat layanan penerimaan pembayaran menggunakan QRIS Bank Kalbar. Penggunaan Virtual Account (VA) Bank Kalbar untuk pembayaran atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak terdiri dari ePonti (Electronic Pontianak), Retribusi Pasar,  Sewa Kios, Piutang, Water Closet (WC), retribusi persampahan, dan lainnya.

BACA JUGA:   Terus Perkuat Implementasi GCG, Performa Bisnis Bank Kalbar kian Melesat

Dukungan Anggaran Untuk CSR

Sejalan dengan peningkatan kinerja bisnis dan laba bersih yang berhasil diraih, Bank Kalbar juga menaruh perhatian besar dalam memberikan  dukungan anggaran biaya untuk pelaksanaan program-program CSR. Hal ini terlihat dari persentase pengalokasian anggaran CSR yang juga terus meningkat. Saat ini perusahaan menganggarkan  dana CSR hingga sebesar 3% dari laba bersih, naik dari sebelumnya  yang berada di kisaran 2%.

“Dengan pencapaian laba perusahaan yang meningkat setiap tahunnya, otomatis anggaran untuk program-program CSR juga ikut meningkat sesuai dengan persentasi yang sudah kita tetapkan,” ujar H Rokidi.

Dalam pelaksanaannya, dilakukan perencanaan anggaran erlebih dahulu yang diusulkan kepada Direksi oleh Divisi Corporate Secretary sesuai dengan Rencana Bisnis Bank. Anggaran CSR dialokasikan menjadi beban biaya tahun berjalan dan dibebankan pada rekening Biaya CSR.

Ditambahkan, kegiatan CSR ini selain menjadi bentuk kepedulian Bank Kalbar kepada masyarakat, sekaligus juga sarana untuk memperkenalkan bank kepada publik. “Dampaknya, masyarakat akan lebih mengenal, percaya, dan menggunakan produk serta layanan Bank Kalbar,” katanya.

Program CSR antara lain disalurkan untuk mendukung program kesejahteraan masyarakat, seperti kegiatan pemerintah daerah, organisasi sosial, panti asuhan, olahraga, budaya, dan keagamaan di wilayah kerja Bank Kalbar.

Dijelaskan, untuk bidang pendidikan,sasaran kegiatan diarahkan untuk mencapai tujuan bebas putus sekolah khususnya jenjang pendidikan dasar dan menengah.Selain itu juga penambahan fasilitas penunjang pendidikan,  baik untuk Lembaga Pendidikan Formal maupun Informal. Bidang kesehatan, sasaran kegiatan diarahkan untuk meningkatkan jaminan kualitas kesehatan masyarakat yang dikelola melalui Lembaga Formal maupun Informal di bidang Kesehatan.

Bidang olahraga sasaran kegiatan diarahkan untuk meningkatkan kualitas, kuantitas dan sarana prasarana serta kegiatan penunjang bidang keolahragaan. Bidang keagamaan, Sosial, Seni, dan Budaya sasaran kegiatan diarahkan untuk peningkatan kualitas kegiatan keagamaan dalam rangka terciptanya keharmonisan antar umat beragama, peningkatan sosial kemasyarakatan dan melestarikan kesenian serta kebudayaan.

Bidang Perekonomian Rakyat sasaran kegiatan diarahkan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat melalui pengembangan sektor Koperasi dan UMKM serta penunjang peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Bidang Lingkungan, Kebersihan, Sanitasi, dan Keamanan Sasaran kegiatan diarahkan untuk meningkatkan mutu lingkungan serta fungsinya, bahaya kebakaran serta penciptaan keamanan paripurna masyarakat.

Tags: Bank Kalbar
Previous Post

Wamen Diana: Kolaborasi dan Inovasi Teknologi Kunci Mewujudkan Infrastruktur Perkotaan Berkelanjutan

Next Post

Hari Ini, IHSG Berpotensi Menguat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR