TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Menteri Erick Lantik Dua Deputi Baru, Tegaskan Konsolidasi dan Transisi Menuju Era Baru BUMN

Albarsyah
29 May 2025 | 08:42
rubrik: BUMN
Menteri Erick Lantik Dua Deputi Baru, Tegaskan Konsolidasi dan Transisi Menuju Era Baru BUMN
Share on FacebookShare on Twitter


Jakarta, TopBusiness – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir hari ini melantik dua
pejabat Pimpinan Tinggi Madya Kementerian BUMN:
• Dwi Ary Purnomo sebagai Deputi Bidang Keuangan dan Manajemen Risiko, dan
• Wahyu Kuncoro sebagai Deputi Bidang Penciptaan Nilai BUMN.

Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 95/TPA Tahun 2025 tertanggal 23 Mei 2025, bertempat di Lantai 21 Gedung Kementerian BUMN.

Sebelum menjabat posisi barunya, Dwi Ary Purnomo menjabat sebagai Asisten Deputi Manajemen Risiko dan Kepatuhan pada periode 2021–2025. Sementara Wahyu Kuncoro sebelumnya menjabat Direktur Utama Perum Perhutani (2020–2025), serta pernah mengemban sejumlah posisi strategis di Kementerian BUMN, termasuk Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi (2016–2019) dan Deputi Bidang Usaha Infrastruktur Bisnis (2015–2016).

Acara pelantikan turut dihadiri oleh Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Aminuddin Ma’ruf, dan Dony Oskaria (yang sekaligus COO BPI Danantara), serta para pejabat eselon I dan II. Hadir pula Managing Director BPI Danantara sebagai tamu undangan.

Dalam sambutannya, Menteri Erick menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat konsolidasi internal dan memastikan keberlanjutan transformasi BUMN.
“Alhamdulillah, kehadiran Pak Wahyu dan Pak Dwi akan memperkuat fungsi Kementerian BUMN. Transformasi BUMN selama lima tahun terakhir telah menunjukkan hasil yang positif. Kini, dengan hadirnya Danantara, kita memasuki era baru: era stabilitas dan pertumbuhan,” ujar Menteri Erick.

Menteri Erick menjelaskan bahwa dalam era ini, peran Danantara akan semakin bersifat korporatif, sementara Kementerian BUMN akan fokus sebagai regulator, pengawas, dan pendukung sistem.

Beliau menekankan bahwa tidak akan ada tumpang tindih kewenangan karena peran masing-masing sudah diatur secara jelas dalam UU No. 1 Tahun 2025. Seluruh pihak di BUMN, tambahnya, harus bersinergi untuk mendukung visi Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto.

BACA JUGA:   Menteri Dody Terima Audiensi Gubernur dan Kepala Daerah Provinsi Gorontalo

Menteri Erick juga menegaskan pentingnya transisi internal yang sedang berlangsung. Beliau menyampaikan bahwa semua diberikan tugas dan tanggung jawab oleh Menteri BUMN yang terdefinisi dengan baik. Penyesuaian struktur dan fungsi di tingkat deputi, staf ahli, dan staf khusus akan segera dilakukan untuk menyelaraskan arah organisasi yang baru.
“Transisi ini harus kita tuntaskan dalam beberapa bulan ke depan sebagai bagian dari langkah awal dalam perjalanan baru BUMN,” pungkas Menteri Erick

Tags: Kementerian PU
Previous Post

Chubb Life Indonesia Luncurkan My Wealth Protection, Produk Asuransi Dwiguna Kombinasi Terbaru

Next Post

Wujud Komitmen Pemberdayaan Talenta Lokal, DAIKIN Buka Rekrutmen Skala Besar untuk 2,500 Tenaga Lokal di Pabrik Terbarunya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR