Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan diperkirakan bergerak sideways hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Kamis (26/06/2025) ini, memperlihatkan judul IHSG Diperkirakan Bergerak Sideways Hari Ini.
Saham AS ditutup bervariasi pada Rabu (25/6). Dow -0,25%. S&P 500 0,00%. Nasdaq +0,31%. Sentimen pasar beragam di tengah gencatan senjata Iran-Israel, dengan investor juga fokus pada kesaksian hari kedua Ketua Federal Reserve Jerome Powell di hadapan Kongres.
Pasar komoditas ditutup bervariasi pada Rabu (25/6). Minyak WTI +0,20% ke USD 65,10/bbl, minyak Brent +0,80% ke USD 67,70/bbl, batu bara -0,73% ke USD 109,10/ton, CPO -0,45% ke MYR 3.965, dan emas +0,26% ke USD 3.322,3/oz.
Bursa saham Asia ditutup menguat pada Rabu (25/6). Kospi +0,39%, Hang Seng +1,23%, Nikkei +0,39%, dan Shanghai +1,04%.
IHSG turun 0,54% ke level 7.832,1, dengan penjualan bersih asing sebesar Rp931,2 miliar. Penjualan bersih di pasar reguler sebesar Rp1.008,8 miliar dan pembelian bersih di pasar negosiasi sebesar Rp77,6 miliar. Arus keluar asing terbesar di pasar reguler dicatatkan BBCA (Rp 503,7 miliar), disusul BMRI (Rp 358,2 miliar), dan PGEO (Rp 58,3 miliar). Arus masuk asing terbesar di pasar reguler dicatatkan oleh ANTM (Rp 115,9 miliar), disusul BRPT (Rp 46,5 miliar), dan ENRG (Rp 26,4 miliar). Saham-saham yang paling banyak mencatatkan aksi beli adalah AMMN, DSSA, dan DCII, sedangkan saham-saham yang paling lambat mencatatkan aksi beli adalah BMRI, BBCA, dan TPIA.
Kospi turun 0,36% pagi ini, sementara Nikkei naik 0,81%. “Kami perkirakan IHSG bergerak sideways hari ini, mengingat sentimen pasar regional yang masih beragam dan ketidakpastian yang masih berlangsung di tengah gencatan senjata Iran-Israel,” demikian tertulis di website.
