Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan diperkirakan bergerak sideways hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Kamis (10/07/2025) ini, memperlihatkan judul IHSG Diperkirakan Bergerak Sideways Hari Ini.
Saham AS ditutup menguat pada Rabu (7/9). Dow +0,49%; S&P 500 +0,61%; Nasdaq +0,94%. Pasar AS menguat, didorong oleh reli saham teknologi yang dipimpin Nvidia, sementara investor memantau dengan saksama perkembangan terbaru tarif dari Presiden Trump.
Pasar komoditas ditutup menguat pada Rabu (7/9). Minyak WTI +0,16% menjadi USD 68,24/barel; Minyak Brent +0,06% menjadi USD 70,2/barel; Batubara +1,16% menjadi USD 112,9/ton; CPO +0,22% menjadi MYR 4.157; dan emas +0,36% menjadi USD 3.313,7/oz.
Bursa saham Asia ditutup menguat pada Rabu (9/7). Kospi +0,60%; Hang Seng -1,06%; Nikkei +0,33%; dan Shanghai -0,13%. IHSG menguat +0,57% menjadi 6.943,9, dengan penjualan bersih asing sebesar Rp367,3 miliar—Rp383,1 miliar di pasar reguler, dan Rp15,8 miliar di pasar negosiasi. Arus keluar asing terbesar di pasar reguler dicatatkan oleh BMRI (Rp245 miliar), disusul BBCA (Rp194,8 miliar) dan SIDO (Rp39,3 miliar). Arus masuk asing terbesar di pasar reguler dicatatkan oleh ASII (Rp117 miliar), disusul PANI (Rp85,1 miliar) dan TLKM (Rp41,7 miliar). Saham-saham dengan pergerakan teratas adalah AMMN, PANI, dan BRPT, sementara saham-saham dengan pergerakan tertinggal adalah BYAN, TPIA, dan GOTO.
Kospi dibuka menguat pagi ini (0,37%), sementara Nikkei turun 0,26%. “Kami memperkirakan IHSG akan bergerak sideways hari ini, di tengah sentimen yang beragam dari pasar regional dan komoditas,” demikian tertulis di website.
