TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Kemenkeu dan Pemprov DKI Jakarta Bangun Sinergi melalui Integrasi Gedung A.A. Maramis dan Lapangan Banteng

Agus Haryanto
11 July 2025 | 11:30
rubrik: Ekonomi
Kemenkeu dan Pemprov DKI Jakarta Bangun Sinergi melalui Integrasi Gedung A.A. Maramis dan Lapangan Banteng

foto: kemenkeu.go.id

Jakarta, TopBusiness – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menunjukkan sinergi yang kuat dalam proyek integrasi Lapangan Banteng dan Gedung A.A. Maramis. Dalam acara pencanangan penataan dan integrasi Lapangan Banteng – Gedung AA. Maramis, pada Kamis (10/7) di Jakarta, Menkeu menekankan pentingnya pengelolaan aset negara untuk memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

“Kami waktu sesudah selesai melakukan restorasi (Gedung A.A. Maramis) memang berpikir ini akan menjadi satu kesatuan yang terbuka karena memang ini adalah bagian dari lingkar empat yang sebetulnya dulu merupakan jantung pemerintahan. Sehingga kalau ini dijadikan sebagai satu kesatuan, tentu akan memberikan juga banyak ruang publik dan sekaligus juga bisa memberikan, seperti yang disampaikan oleh Pak Gubernur, suatu perjalanan sejarah bagi kita semuanya,” ungkap Menkeu dalam sambutannya via https://www.kemenkeu.go.id/.

Gedung A.A. Maramis, yang telah selesai direstorasi pada tahun 2024, kini menjadi simbol dari pengelolaan aset negara yang tidak hanya mengedepankan nilai ekonomi, tetapi juga sosial dan kultural. Menkeu menekankan bahwa Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) bertanggung jawab untuk mengelola aset tersebut dengan cara yang memberikan manfaat maksimal kepada masyarakat.

“Gedung ini sekarang dikelola oleh LMAN yang tentu diharapkan untuk mengelola barang milik negara dan kekayaan negara secara optimal, termasuk menggunakan setiap aset negara, apakah tanah, gedung, untuk menciptakan nilai tambah dan manfaat, baik ekonomi, sosial maupun kultural,” ujar Menkeu.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dalam kesempatan yang sama juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Kementerian Keuangan dalam mewujudkan ruang publik yang lebih baik. Dalam sambutan sebelumnya, Pramono menyampaikan bahwa proyek ini menunjukkan pentingnya kerja sama antara pihak-pihak terkait didukung dengan adanya kepercayaan yang diberikan oleh Kemenkeu.

BACA JUGA:   Indonesia-Belanda Jajaki Kerja Sama Pengembangan Start-up Pertanian dan Manufaktur

Lapangan Banteng, yang kini akan berintegrasi dengan Gedung A.A. Maramis, akan menjadi ruang publik yang lebih terbuka dan dapat diakses oleh berbagai komunitas. Proyek ini diharapkan tidak hanya memberikan tempat yang nyaman untuk beraktivitas, tetapi juga menjadi simbol perubahan positif bagi Jakarta. Menkeu berharap, melalui kolaborasi ini, Jakarta dapat terus berkembang menjadi kota yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Tags: kementerian keuangan
Previous Post

Industri Sawit Hadapi Dua Tantangan Ini, Peningkatan Produktivitas dan Kepastian Hukum

Next Post

Pupuk Kujang Tegaskan Komitmen GRC dan Keberlanjutan di Ajang TOP GRC Awards 2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR