TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Infomedia Terapkan GRC untuk Dukung Bisnis Berkelanjutan

Fauzi
28 July 2025 | 07:44
rubrik: Event, GCG
Infomedia Terapkan GRC untuk Dukung Bisnis Berkelanjutan

FOTO: TopBusiness

Jakarta, TopBusiness — PT Infomedia Nusantara terus berupaya menerapkan prinsip Governance, Risk, and Compliance (GRC) seiring keberlanjutan bisnis yang menjadi perhatian utamanya di tengah tantangan digitalisasi, persaingan pasar, dan peningkatan regulasi.

Infomedia Nusantara merupakan bagian dari Telkom Group yang bergerak di sektor Business Process Outsourcing (BPO), Infomedia melayani lebih dari 500 klien dengan dukungan lebih dari 15.000 tenaga kerja di seluruh Indonesia. Di tengah pertumbuhan bisnis yang dinamis, perusahaan mengintegrasikan prinsip tata kelola yang baik, manajemen risiko, serta kepatuhan terhadap regulasi melalui kerangka GRC yang kokoh dan selaras dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

PT Infomedia Nusantara memiliki visi menjadi mitra BPO Digital pilihan utama untuk memajukan masyarakat. Seperti ditegaskan Ety Baita Rahmah, Manager Governance & Business Effectiveness PT Infomedia Nusantara, visi tersebut tidak hanya berbicara soal pertumbuhan ekonomi saja, tapi juga bagaimana dampak social, etika bisnis, serta daya tahan operasional di tengah dinamika digital dan regulasi.

“Kami selaku bagian dari Telkom Group dipercaya untuk memberikan layanan CRM (Customer Relationship Management) dan juga SSO yang tidak hanya efisien secara bisnis namun juga menjawab kebutuhan keberlanjutan dari perusahaan kami dan juga perusahaan dari customer kami,” papar Ety Baita saat sesi penjurian TOP GRC Awards 2025 yang digelar secara daring, Kamis (24/7/2025) lalu.

Adapun sebagai upaya untuk mewujudkan visi perusahaan sebagai mitra BPO Provider terbaik, Ety mengatakan bahwa Infomedia menyusun Strategi Bisnis Perusahaan Jangka Panjang yang tertuang dalam Corporate Strategic Scenario: BPO DIGITAL dan menuangkannya dalam strategi bisnis jangka pendek dalam corporate theme dengan tema INSPIRE untuk tahun 2024.

“Strategi perusahaan kami saat ini berlanjut dari strategi tahun 2024, yaitu INSPIRE, INSPIRE ini menekankan tiga aspek penting yang relevan untuk keberlanjutan, yaitu Shape Up Core Technology, kemudian Operation Excellence, dan juga Enhance Good Corporate Governance through ESG Initiatives,” ujarnya.

BACA JUGA:   Bangun Masa Depan Energi Hijau, PT TGI Tancap Gas dengan Tata Kelola GRC Terintegrasi

Tiga strategi ini disebut menjadi fondasi bagi penerapan tata kelola perusahaan, mitigasi risiko yang terstruktur, dan kepatuhan yang menyeluruh terhadap regulasi.

Secara singkat dalam kesempatan ini, Ety juga mengungkap terkait kinerja keuangan perusahaan dalam dua tahun terakhir, di mana secara umum Infomedia Nusantara berhasil meraih pendapatan di atas target yang ditetapkan dalam RKAP.

”Di tahun 2024 (memang) terjadi penurunan revenue dibanding 2023, namun pencapaiannya di atas target revenue RKAP kami, yaitu mencapai 133% dan EBITDA margin-nya di angka 11,5% atau tercapai 106% dari RKAP dan Net Income juga tercapai 244% dari RKAP atau net income margin kita 3,3,” ungkapnya.

Penerapan GRC

Sebagai bentuk keseriusan perusahaan dalam menerapkan GRC, dari sisi kelengkapan sistem dan infrastruktur GRC, Infomedia telah melengkapi unit-unit yang memiliki fungsi GRC, di unit legal, governance, risk management, dan juga internal audit. Selain itu, Infomedia juga melengkapi organ-organ utama dan pendukung sesuai dengan ketentuan pada Permen No. 2 BUMN tahun 2023.

Seiring dengan keberlanjutan bisnis yang menjadi perhatian utama perusahaan, prinsip-prinsip GRC ditetapkan sebagai pagar-pagar dan acuan dengan tetap berfokus pada peningkatan profitabilitas.

“Yang (karena itulah) mengapa kami mengambil jargon COMPLY ⟶ COMPETE ⟶ CONTINUE. Bagaimana kami patuh terhadap regulasi, unggul di pasar dan tetap berkelanjutan untuk masa depan dengan prinsip yang kemudian menjadi dasar transformasi bisnis Infomedia supaya lebih tangguh dan bertanggung jawab yang tergambar dari beberapa kebijakan yang kami miliki, khususnya kebijakan etika bisnis dan etika kerja yang mengatur prinsip-prinsip pengelolaan bisnis Infomedia berdasarkan prinsip umum berbisnis, etika bisnis yang baik, kemudian juga mengutamakan kualitas dan pengelolaan potensi SDM,” ungkap Ety.

BACA JUGA:   Tata Kelola Nan Apik, Perumda Tirta Sukma Terus Mengalirkan Kebaikan

Saat ini, lanjut Ety, perusahaan sedang fokus untuk implementasi digitalisasi melalui core teknologi 3A, Automation, Artificial Intelligence, dan Analytics, serta peningkatan operational excellence yang menghadirkan core leadership dan peningkatan profitabilitas dalam merespons dinamika bisnis dan juga tantangan bisnis.

Terkait dengan penerapan GRC-nya sendiri, dari sisi compliance (kepatuhan), Infomedia dikatakan Ety tengah menghadapi kewajiban patuh terhadap UU Perlindungan Data Pribadi, kemudian Ancaman Kebocoran Data dan Serangan Siber yang saat ini memang sedang marak, kemudian karena bisnis perusahaan di (sektor) digital, maka dari sisi layanan juga perlu ada integrasi dari sisi security-nya.

“Untuk mendapatkan dan mempertahankan kepercayaan dari customer kami perlu meyakinkan bahwa Infomedia tetap konsisten dalam kepatuhan dan keamanan data, khususnya data pelanggan yang kami kelola,” tandas Ety.

“Kemudian dari sisi persaingan produk, kompetisi di market global dan lokal, khususnya di bidang AI saat ini semakin tinggi, maka perlu adanya transisi dari bisnis legacy yang konvensional ke AI Driven, tentunya ini memerlukan AI Governance dan yang kuat. Untuk itu kami juga dituntut untuk melakukan inovasi-inovasi digital product yang relevan dengan market khususnya di bidang AI,” sambungnya.

Dari sisi tata kelola, keseriusan perusahaan dalam menerapkan prinsip GCG (Good Corporate Governance) terlihat dari skor penilaian GCG yang disebut terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Selain itu, kata Ety, keikutsertaan Infomedia di ajang TOP GRC Awards, diharapkan dapat menggambarkan bagaimana perusahaan serius mengelola GRC supaya bisnis semakin tangguh dan berkelanjutan.

Dalam hal tata kelola (governance), dari sisi hubungan dengan induk perusahaan, yakni Telkom Metra, Infomedia juga mengacu pada pedoman tata kelola anak perusahaan yang diterbitkan oleh Direksi Metra.

BACA JUGA:   TACO Smart Kelola Bisnis Berkelanjutan dan Piawai Mengelola CSR Membangun Mitra

“Kemudian di sistem pengadaan barang dan jasa kami juga mengacu pada Peraturan Telkom mengenai Sinergi Pengadaan dan Strategic Sourcing yang prinsip-prinsipnya mengikuti prinsip GCG, efektif, efisien, kompetitif, transparan, adil dan wajar, terbuka, dan akuntabel. Bahkan, proses pengadaan kami juga mendapat sertifikat ISO 37001 Sistem Manajemen Anti Penyuapan sejak tahun 2022,” ungkapnya.

Dari sisi manajemen risiko, dalam hal penerapannya, Infomedia menggunakan framework ISO 31000 dan juga Three Lines Model. Hal ini diterapkan mulai struktur, proses, sampai ke hasilnya untuk membangun kapabilitas manajemen risiko di semua jajaran perusahaan.

Berkaitan dengan penerapan GRC Terintegrasi, Ety mengatakan bahwa seluruh proses pengambilan keputusan, manajemen risiko, dan kepatuhan diorganisasikan dalam satu sistem yang saling mendukung, konsisten, dan efisien.

“GRC kami tidak berdiri sendiri, melainkan diintegrasikan dalam seluruh lini proses melalui system, kami punya aplikasi untuk proses bisnis utama kita namakan ALISA. Kemudian juga penerapan Three Lines Models dan Risk Register yang berbasis ISO 31000 dan 37001,” ungkap Ety.

“Contoh konkretnya, dengan adanya implementasi Penerapan GRC Terintegrasi ini di WBS (whistle blowing system) kami tahun lalu juga tidak ada laporan yang signifikan, kemudian proses-proses dalam mengelola proyek-proyek yang kami dapatkan juga lebih comply dan lebih mengukur risiko-risiko yang mungkin muncul,” tutupnya.

Editor: Busthomi

Tags: PT Infomedia NusantaraTOP GRC Awards 2025
Previous Post

Kementerian PU Hadirkan Fasilitas I-SMART dan Teaching Factory

Next Post

Bakmi Jogja Sundoro, UMKM Rasa Global

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR