Jakarta, TopBusiness—Menteri Perdagangan RI Budi Santoso (Mendag Busan), mengunjungi salah satu pelaku UMKM Bakmi Jogja Sundoro, yang merupakan pelopor bakmi Jogja kemasan pertama di Indonesia. Bakmi Jogja Sundoro terus menunjukkan geliatnya untuk terus naik kelas sebagai UMKM lokal berkelas dunia.
“Produk ini tidak hanya menonjolkan keaslian rasa, tetapi juga keunggulan dalam standar kualitas dan jangkauan pasar,” kata menteri tersebut dalam keterangan resmi (26/7/2025).
Bakmi Jogja Sundoro telah bersertifikasi halal, Standar Nasional Indonesia (SNI), serta mendapatkan izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), yang menjadikannya produk yang terjaminnya mutunya dan keamanannya.
Saat ini. Bakmi Jogja Sundoro. Telah merambah 328 supermarket di seluruh Indonesia, termasuk di Sumaetra, Sulawesi, hingga Papua. Ini membuktikan penetrasi pasarnya yang luas.
Tak hanya di pasar domestik, produk ini juga rutin dikirim ke mancanegara seperti Singapura, Australia, Hong Kong, bahkan Spanyol, meskipun belum dalam skala kontainer penuh.
Kesuksesan Bakmi Jogja Sundoro tak lepas dari dukungan penuh Kementerian Perdagangan. Pemilik Bakmi Jogja Sundoro, Bintari Saptanti, mengungkapkan beragam fasilitasi yang telah diterima.
“Kami mendapatkan bantuan sehingga memperoleh sertifikasi Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP) pada 2022 serta mengikuti Trade Expo Indonesia (TEI) yang merupakan pameran dagang internasional terbesar di Indonesia,” jata Bintari.
Selain itu, Bakmi Jogja Sundoro pernah menjadi finalis UKM Pangan Award 2022, serta meraih juara pertama kategori kuliner dalam Kompetisi Aku Bangga Buatan Indonesia (ABBI).
Bintari menyampaikan apresiasi mendalam kepada Kemendagatas dukungan yang diterimanya selama ini.
“Terima kasih untuk Kemendag, untuk semua fasilitasinya, untuk semua yang sudah diberikan kepada kami dari mulai kami bertumbuh kecil sampai sekarang kami bertumbuh besar. Dan kami yakin UMKM sudah saatnya go global. UMKM pasti BISA ekspor,”pungkasnya.
