Jakarta, TopBusiness – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk kembali menegaskan komitmennya dalam membangun bisnis yang tangguh dan berkelanjutan melalui penerapan tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan (Governance, Risk, and Compliance/GRC) yang terintegrasi.
Dalam ajang TOP GRC Awards 2025 yang diselenggarakan oleh Majalah TopBusiness secara daring, Senin (4/8/2025), perusahaan menyampaikan strategi dan langkah nyata dalam memperkuat fondasi keberlanjutan melalui inovasi tata kelola yang komprehensif.
“Kami meyakini bahwa keberlanjutan bukan hanya sebuah kewajiban, tetapi bagian dari DNA strategi bisnis kami. Penerapan GRC kami arahkan untuk memperkuat ketahanan perusahaan dalam menghadapi tantangan global,” ujar R. Ius Oilianto, Head of Profit Protection & Fraud Risk PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk.
Visi dan Misi Berbasis Nilai Tambah Berkelanjutan
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk memegang teguh visi menjadi perusahaan pulp dan kertas global terkemuka yang mampu memberi nilai tambah secara bertanggung jawab kepada pelanggan, masyarakat, karyawan, dan pemegang saham. Untuk mewujudkannya, misi yang dijalankan mencakup peningkatan pangsa pasar dunia, pemanfaatan teknologi mutakhir, pengembangan sumber daya manusia, serta komitmen terhadap operasi yang berkelanjutan.
Pilar Keberlanjutan Melalui GRC
Melalui kerangka besar Sustainability Roadmap Vision 2030 (SRV 2030), perusahaan menetapkan tiga pilar utama keberlanjutan: Produksi, Hutan, dan Sumber Daya Manusia (SDM). Setiap pilar diorientasikan pada tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) serta mendukung aksi iklim global berdasarkan Perjanjian Paris.
Pilar Produksi difokuskan pada pengurangan jejak karbon melalui efisiensi energi dan air. Pilar Hutan diarahkan untuk pelestarian kawasan lindung dan perlindungan biodiversitas. Sedangkan pilar SDM difokuskan pada peningkatan kualitas hidup dan penghidupan berkelanjutan bagi masyarakat sekitar operasional perusahaan.
Struktur GRC yang Tertanam di Semua Tingkatan
Indah Kiat mengintegrasikan GRC dalam struktur organisasi melalui Management Board, Special Committee, Oversight Division, hingga Operational Teams yang menjalankan inisiatif berkelanjutan dan evaluasi kepatuhan internal. Tak kurang dari delapan komite dan unit kerja khusus mendukung implementasi GRC, termasuk Komite Audit, Komite Etika, dan Whistleblowing Committee.
“Struktur ini tidak hanya untuk pengawasan formal, tetapi memastikan seluruh lapisan perusahaan berpartisipasi dalam mewujudkan tata kelola yang bersih dan beretika,” ungkap Ius.
GRC yang Terintegrasi: Tata Kelola, Risiko, dan Kepatuhan
Indah Kiat menerapkan GRC secara terintegrasi. Dalam aspek Governance, perusahaan menekankan kesadaran dan internalisasi nilai etika melalui sistem pelaporan digital seperti whistleblowing, incoming concern, dan grievance system. Pengawasan dilakukan dengan sistem FALCON dan kinship system yang menguatkan integritas organisasi.
Di bidang Risk Management, kerangka kerja mengacu pada ISO 31000:2018 yang mencakup identifikasi, analisis, evaluasi, dan mitigasi risiko. Risiko utama yang menjadi fokus meliputi fluktuasi harga bahan baku, gangguan rantai pasok, hingga kebakaran hutan.
Sementara pada aspek Compliance, sistem eGift digunakan untuk memastikan kepatuhan terhadap kebijakan pemberian hadiah dan gratifikasi. Digitalisasi GRC memungkinkan pelaporan dan evaluasi real-time melalui dashboard yang digunakan manajemen untuk pengambilan keputusan berbasis data.
Teknologi Mendukung Bisnis dan ESG
Transformasi digital menjadi elemen penting. Program Garuda+ difokuskan pada integrasi vertikal, harmonisasi proses bisnis, serta pemanfaatan teknologi terkini untuk mendukung transformasi menyeluruh. Kolaborasi dengan Bank Sampah Digital memungkinkan masyarakat menjual sampah kertas ke Indah Kiat secara langsung, mendukung ekonomi sirkular dan pelacakan bahan daur ulang.
Indah Kiat juga meluncurkan Sustainability Dashboard untuk memantau kinerja keberlanjutan secara real-time. Sistem Spatial Data Utilization turut digunakan untuk mengidentifikasi zona konservasi, memantau aktivitas kehutanan, dan memastikan transparansi operasional berbasis data.
Diakui Nasional dan Internasional
Berbagai penghargaan nasional berhasil diraih, di antaranya Indonesia Green & Sustainable Companies Award (IGSCA) dan TOP CSR Awards. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa perusahaan tidak hanya memprioritaskan profit, tetapi juga keberlanjutan sosial dan lingkungan.
“Kami akan terus menyelaraskan strategi GRC dengan tujuan jangka panjang perusahaan dan ekspektasi pemangku kepentingan. Karena bagi kami, keberlanjutan adalah investasi masa depan,” tegas Ius.
Dengan penerapan GRC yang menyeluruh dan dukungan teknologi modern, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk membuktikan bahwa keberlanjutan bukan sekadar jargon, melainkan bagian integral dari arah strategis perusahaan menuju masa depan yang tangguh dan bertanggung jawab.
