TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Rumah di Bogor Jadi Favorit Karena Biaya Transportasi Murah

Achmad Adhito
27 August 2025 | 13:06
rubrik: Business Info
“Tabip” Perumahan ada di Sejumlah  Propinsi

Ilustrasi (Sumber: Istimewa)

Jakarta, TopBusiness—Paparan Kementerian Perhubungan yang mengungkap bahwa berdasarkan Survei Biaya Hidup Badan Pusat Statistik (BPS) 2018, ongkos transportasi di Bekasi menjadi yang tertinggi (Rp1,9 jutaan atau sekitar 14 persen dari penghasilan), sementara di Bogor menjadi yang termurah (Rp1,2 jutaan atau sekitar 12,54 persen) dalam kawasan Jabodetabek, sempat menjadi perbincangan yang cukup ramai.

Head of Research Rumah123, Marisa Jaya, mengatakan: “Hal seperti ini bisa menjadi salah satu faktor yang memengaruhi preferensi masyarakat urban dalam memilih lokasi hunian. Bogor bisa menjadi lokasi alternatif tempat tinggal di kawasan penyangga Jakarta.”

Meski berjarak lebih jauh dari Jakarta, tren harga rumah seken di Bogor memperlihatkan potensi menarik. “Khususnya bagi pencari rumah yang ingin memiliki rumah terjangkau, baik dari sisi pertumbuhan harga maupun variasi segmen hunian yang tersedia,” kata dia dalam keterangan resmi, hari ini.

Jika dibandingkan dengan Indeks Harga Rumah Seken secara nasional maupun Jabodetabek, pergerakan harga rumah seken di Bogor pada awalnya relatif lebih tinggi. Sepanjang 2024, pertumbuhan indeks harga rumah seken di Bogor tercatat 3,1% – 8,5% (year-on-year), lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional (0,5% – 2,7%) maupun Jabodetabek (1,2% – 2,8%) secara year-on-year.

Namun, memasuki tahun 2025, pasar perumahan seken Bogor mengalami perlambatan. Januari–Juli 2025, pertumbuhan harga rumah seken di Bogor terkontraksi berkisar antara -4,1% hingga +0,6%.

“Kontraksi harga ini membuka peluang bagi pencari hunian yang mengincar harga rumah lebih terjangkau di kawasan sekitar Jakarta, selain Bekasi, Tangerang dan Depok,” ungkap Marisa.

Jika dibandingkan dengan wilayah lain di Jabodetabek, Bogor masih menawarkan median harga rumah seken yang relatif paling terjangkau, khususnya untuk rumah berukuran kecil hingga sedang. Untuk rumah dengan luas hingga 60 meter persegi, harga median di Bogor berada di kisaran Rp500 juta, lebih rendah dibandingkan Depok yang mencapai Rp600 juta maupun Bekasi Rp575 juta.

BACA JUGA:   52,4% Pencari Properti Digital adalah Wanita

Sementara untuk rumah berukuran 61–90 meter persegi, median harga di Bogor tercatat Rp890 juta, juga masih lebih murah dibandingkan Depok Rp940 juta dan Bekasi Rp970 juta.

Tags: harga rumah di bogormarisa jayariset rumah123
Previous Post

Segera Dilakukan Penyesuaian, Berikut Besaran Tarif Tol Medan – Binjai

Next Post

Pemprov Kaltim Usulkan Kenaikan Kontribusi CSR Tambang Jadi Rp10.000 per Ton Batu Bara

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR