TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Terapkan GRC dari Unit Terkecil hingga Top Manajemen, Kinerja RSUD Jombang Terus Bertumbuh

Irawan Djoko Nugroho
28 August 2025 | 11:56
rubrik: Event, GCG
Terapkan GRC dari Unit Terkecil hingga Top Manajemen, Kinerja RSUD Jombang Terus Bertumbuh

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – RSUD Kabupaten Jombang terpilih menjadi nominator TOP GRC Awards 2025. RSUD Kabupaten Jombang merupakan rumah sakit tipe B Pendidikan berstatus BLUD dan memiliki status terakreditasi Paripurna. RSUD Kabupaten Jombang juga merupakan rumah sakit Rujukan Regional Jawa Timur bagian tengah dengan jumlah tempat tidur 475 TT.

Sebagai rumah sakit yang memiliki visi: ‘Menjadi Rumah Sakit Rujukan Terdepan Pilihan Utama Masyarakat’ ini, mengikuti sesi presentasi Penjurian TOP GRC Awards 2025, beberapa waktu lalu.

Hadir dalam Penjurian, Direktur RSUD Kabupaten Jombang, Dr. dr. Ma’murotus Sa’diyah, M.Kes; Plt. Wadir Umum & Keuangan, Kusairi, S. Kep., Ns.MM; Wadir Pelayanan, dr. Iwan Priyono, sp.OG; Kabag Tata Usaha, Dian Kusuma Rahmad S, S.T., M.Si; Kabag Perencanaan, Kusairi, S. Kep., Ns.MM; Kabag Keuangan, Sugeng Suprapto,S.E,M.Si; Kabid Pelayanan Medik & Keperawatan, dr. Muhammad Vidya Buana, M.H; dan Kabid Penunjang Medik dan Non Medik, Siti Munawaroh, S. Kep., Ns.MM.

Selain itu, hadir pula Kasubag Humas, dr. Ferry Dewanto; Kasubag Umum & Kepegawaian, Sutikno, Skep, Ns., M.Kes; Kasi Pelayanan Medik, dr. Sangidu; Plt. Kasi Pelayanan Keperawatan, Sulis Setyowati, Amd.Kep; serta Kasi Penunjan Medik, Umaysaroh, S.ST.

Selanjutnya, juga hadir Kasubag Perencanaan Evaluasi & Pelaporan, Tamam, SH; Kasubag Penerimaan Pendapatan, Emy Kristanti, SE; Kasubag Verifikasi Dan Akuntansi, Titik Sri Yuwani, SE, M.si.; dan Kasi Penunjang Non Medik, Irawan Cendra Wanto, S.KM.

Dalam penjurian, dr. Ma’murotus Sa’diyah menyatakan jika RSUD Kabupaten Jombang menerapkan GRC mulai dari unit terkecil sampai dengan top manajemen. GRC membantu rumah sakit dalam menetapkan skala prioritas dalam pelaksanaan operasional rumah sakit dan pengaturan anggaran dengan tetap memperhatikan kesinambungan pelayanan dan kebutuhan masyarakat.

BACA JUGA:   Implementasi GRC PGN, Langkah Nyata Menuju Bisnis Energi yang Berkelanjutan

Dalam menerapkan strategi bisnisnya, RSUD Kabupaten Jombang juga menerapkan GRC. Beberapa strategi bisnis tersebut, bahkan berbasis GRC. Secara keseluruhan, 7 strategi bisnis yang telah dilaksanakan RSUD Kabupaten Jombang adalah sebagai berikut.

Pertama, Peningkatan Performa dan Transformasi Akses Pelayanan berbasis GRC. Kedua, Penguatan SDM dan Sarpras GRC. Ketiga, Implementasi Artificial Intelegent (AI) di dalam Rekam Medis Elektronik Terintegrasi.

Dan salah satu contoh yang telah dilaksanakan dalam konteks ini adalah adanya keberadaan Mesin Anjungan Cerdas, dicatat mampu menyelesaikan permasalahan pasien sesuai dengan ketentuan yang berlaku seperti pasien berkunjung melebihi tanggal.

Keempat, Peningkatan Kapabilitas & Profesionalitas SDM. Beberapa contoh yang telah dilaksanakan, berupa pelatihan plebotomi dan teknik pengambilan sampel kultur yang benar, serta Pelatihan manajemen penanganan stroke bagi seluruh perawat.

Kelima, Pengembangan sistem & infrastruktur TI mendukung implementasi GRC Terintegrasi. Beberapa contoh yang telah dilaksanakan adalah: Rapat Rutin Pengembangan Aplikasi, Upgrade Server Pengembangan Jaringan, dan Monitoring SEP, Task-ID, Bridging BPJS Kesehatan.

Keenam, Monitoring dan Evaluasi Implementasi GRC Terintegrasi. Dan ketujuh, Pengelolaan & Pengembangan Produk Layanan yang Adaptif.

Dengan menerapkan GRC tersebut, banyak pencapaian yang dibukukan RSUD Kabupaten Jombang. Baik dari sisi kinerja bisnis maupun kinerja keuangan.

Dalam kinerja bisnis misalnya, kunjungan Instalasi Gawat Darurat naik secara yoy. Tahun 2022 dicatat sebanyak 2.599, tahun 2023 naik menjadi 2.802, dan tahun 2024 naik menjadi 3.149.

Kemudian kunjungan Instalasi Bedah Sentral tahun 2022 dicatat sebanyak 541, tahun 2023 naik menjadi 616, dan tahun 2024 kembali naik menjadi 826. Di samping itu, Indeks Kepuasan Masyarakat pada tahun 2022 dicatat sebesar 82,5, tahun 2023 menjadi 85,97, dan tahun 2024 kembali meningkat menjadi 88,3.

BACA JUGA:   Komitmen Tinggi dalam GRC, Brantas Abipraya Tetap Survive di Tengah Pandemi

Sementara itu pada kinerja keuangan, Nilai Penjualan/Pendapatan tahun 2024 ditargetkan sebesar Rp245 miliar dan realisasi yang dapat dihadirkan pada tahun 2024 sebesar Rp269,72 miliar. Terdapat kenaikan sebesar 1,009% pada pendapatan yang dibukukan.

RSUD Kabupaten Jombang sebagai rumah sakit yang memiliki aktivitas bisnis Pelayanan Kesehatan dan Pelayanan Non Kesehatan, berkat menerapkan GRC juga dicatat memiliki keberhasilan lain.

Adapun beberapa aktivitas bisnis Pelayanan Kesehatan adalah sebagai berikut. 1. Layanan Rawat Jalan. 2. Layanan Gawat Darurat. 3. Layanan Rawat Inap. 4. Layanan Kamar Operasi. 5. Layanan Kateterisasi Jantung dan Syaraf. 6. Layanan Farmasi. 7. Layanan Pemeriksaan Penunjang. 8. Layanan Gizi. 9. Layanan Sterilisasi dan Laundry. 10. Layanan Pre Hospital.

Sementara itu aktivitas bisnis Pelayanan Non Kesehatan adalah sebagai berikut. 1. Rumah Sakit Pendidikan. 2. Layanan Parkir. 3. Sewa Lahan, serta 4. Jasa Giro Bank.

Beberapa keberhasilan lain yang berhasil ditorehkan RSUD Kabupaten Jombang di antaranya adalah sebagai berikut:

Skor Indeks Reformasi Birokrasi tahun 2023 dicatat sebesar 79,68 atau memiliki kategori “B” dengan Predikat “Sangat Baik”. Asessor yang melakukan penilaian adalah: Tim Evaluator Reformasi Birokrasi Kabupaten Jombang.

Pada tahun 2024, skor tersebut naik menjadi 81,93 atau memiliki kategori “A” dengan Predikat “Memuaskan dengan catatan.” Pada tahun 2024, Asessor yang melakukan penilaian adalah: Tim Evaluator Reformasi Birokrasi Kabupaten Jombang.

RSUD Kabupaten Jombang juga dicatat berhasil menerapkan standarisasi manajemen risiko dengan menggunakan Standar Akreditasi Rumah Sakit Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Di samping itu, nilai akreditasi RSUD Kabupaten Jombang adalah Paripurna atau Bintang 5 berlaku sampai September 2026.

Selain itu, RSUD Kabupaten Jombang juga berhasil mengimplementasikan Good Corporate Governance (GCG). Implementasi Good Corporate Governance (GCG) yang telah dilaksanakan diantaranya adalah sebagai berikut.

BACA JUGA:   FOTO - Trafik Jalan Tol Tertekan Wabah COVID-19

Direktur mendapatkan laporan atas pelaksanaan layanan termasuk indikator mutu yang telah ditetapkan. Direktur menyampaikan hasil capaian baik tentang kinerja pelayanan, indikator mutu, serta laporan keuangan kepada Dewan Pengawas untuk permohonan rekomendasi dan kepada seluruh unit untuk tindak lanjut atas capaian dan pelaksanaan rekomendasi dewan pengawas. Direktur kemudian dalam pengambilan keputusan melibatkan seluruh pimpinan rumah sakit.

FOTO: Busthomi

Tags: RSUD JombangTOP GRC Awards 2025
Previous Post

Baker Hughes Kantongi Kontrak Jangka Panjang Proyek LNG Tangguh

Next Post

50 Proyek Konektivitas Sabang-Merauke, Hutama Karya Gerakkan Ekonomi dan Layanan Publik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR