Jakarta, BusinessNews Indonesia—Hari ini di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Bank Pembangunan Daerah Maluku dan Maluku Utara, mencatatkan obligasi. Nilai obligasi tersebut Rp 500 miliar.
Dalam keterbukaan informasi dari otoritas bursa saham itu, dijelaskan bahwa obligasi itu terdiri dari tiga seri. Yakni, Seri A (BMLK02A) dengan nilai nominal Rp 50 miliar, dan jangka waktu 370 hari.
Seri B (BMLK02B) dengan nilai nominal Rp150 miliar serta jangka waktu tiga tahun. Adapun Seri C (BMLK02C), bernilai nominal Rp 300 miliar dan jangka waktu lima tahun.
Hasil pemeringkatan untuk obligasi adalah Single A dari PT Fitch Ratings Indonesia. Sebagai waliamanat dalam emisi ini adalah Bank Mandiri.
Total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2017 adalah 97 emisi dari 62 perusahaan, senilai Rp150,61 triliun.
Dengan pencatatan obligasi dari Bank Maluku Malut itu, total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 352 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp389,25 triliun dan USD 47,5 juta.
Itu diterbitkan oleh 114 perusahaan tercatat. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 92 seri dengan nilai nominal Rp 2.104,77 triliun dan USD 200 juta, serta 10 EBA senilai Rp 8,50 triliun.
