TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Petani, BPBD, dan PEPC Zona 12 Bersatu Hadang Ancaman Kebakaran Lahan

Albarsyah
27 September 2025 | 13:32
rubrik: BUMN
Petani, BPBD, dan PEPC Zona 12 Bersatu Hadang Ancaman Kebakaran Lahan

Jakarta, TopBusiness – PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12 terus memperkuat komitmennya menjaga keselamatan operasi dan lingkungan. Kali ini, PEPC berkolaborasi dengan petani serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro dalam Sosialisasi Keamanan & Keselamatan Fasilitas Industri Hulu Migas yang digelar sebagai langkah pencegahan kebakaran lahan.

Kegiatan berlangsung di area Sales Gas Metering (SGM) dan diikuti puluhan kelompok tani yang tinggal di sekitar jalur pipa dan fasilitas SGM. Kolaborasi ini menjadi bagian dari strategi mitigasi berkelanjutan, sekaligus memperkuat kepedulian bersama terhadap ancaman kebakaran lahan di wilayah operasional.

Lokasi SGM yang berada di sisi jalur pipa transmisi gas Gresik–Semarang dinilai rentan terhadap gangguan, terutama akibat aktivitas pembakaran lahan. Untuk memitigasi risiko tersebut sekaligus menjaga kelancaran distribusi gas Jambaran–Tiung Biru (JTB), PEPC Zona 12 membangun pemahaman bersama dengan masyarakat sekitar.

Tim HSSE dan Operations PEPC Zona 12 menegaskan pentingnya menghindari pembakaran lahan. “Kami tekankan kepada semua pihak untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran di sekitar fasilitas SGM. Hal ini berisiko memicu kebakaran tidak terkendali, membahayakan keselamatan petani, sekaligus mengganggu fasilitas operasional,” disampaikan dalam sosialisasi.

Dukungan juga datang dari BPBD Bojonegoro. Kasi Kedaruratan dan Logistik, Agus Purnomo, mengingatkan bahwa praktik membakar lahan dapat menimbulkan risiko kebakaran besar yang membahayakan petani, lingkungan, maupun fasilitas di sekitarnya.

Deputy Field Manager Jambaran–Tiung Biru, Andy Suhendro, turut mengapresiasi peran serta masyarakat. “Dukungan masyarakat dan para pemangku kepentingan sangat penting untuk menjaga keberlangsungan operasi migas JTB. Produksi gas JTB yang optimal dibutuhkan guna mendukung pergerakan ekonomi dan ketahanan energi nasional,” ujarnya.

Sebagai Objek Vital Nasional, Lapangan Gas Jambaran–Tiung Biru (JTB) memegang peran strategis dalam penyediaan gas bumi. Sosialisasi yang telah mendapat persetujuan SKK Migas ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif dalam menjaga keamanan fasilitas, sekaligus berkontribusi pada upaya pemerintah mewujudkan swasembada energi.

BACA JUGA:   PEPC Zona 12 Raih Penghargaan Indonesia Corporate Sustainability Award 2024
Tags: PEPC
Previous Post

Halal Indo 2025: Indonesia Berpeluang Menjadi Pusat Industri Halal Global

Next Post

Backlog Perumahan Hambat Mobilitas dan Pertumbuhan Kota

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR