Seiring dengan transformasi digital bisnis yang dilakukan dan juga sesuai visi utama perusahaan “Menjadi penyedia pilihan utama untuk layanan kreatif digital & media komunikasi di Indonesia”, PT Metra Digital Media (MD Media), juga melakukan penyesuaian strategi pengelolaan dan penanganan Sumber Daya Manusia (SDM) atau Human Capital Management System (HCMS) dengan mengadopsi sistem manajemen HR agile.
Jakarta, TopBusiness – Sistem manajemen Human Resource (HR) yang agile, di antaranya menekankan fleksibilitas, responsivitas terhadap dinamika dan perubahan, dan iterasi berkelanjutan untuk membuat proses pengembangan SDM lebih dinamis dan adaptif. Hal ini dilakukan melalui siklus yang fleksibel, tidak terlalu birokratif agar lebih responsive menghadapi dinamuka untuk berkelanjutan.
Dalam hal ini, pengambilan keputusan dilakukan berbasis data, untuk menyelaraskan SDM secara cepat dengan tuntutan perubahan dunia digital yang menjadi inti dari bidang bisnis perusahaan (MD Media) yang kian dinamis, menantang dan cepat berubah. Strategi agile memungkinkan adanya kebijakan dan program HR yang lebih fleksibel untuk disesuaikan dengan cepat terhadap dinamika pasar, atau perubahan.
“MD Media kini telah melakukan transformasi bisnis menjadi perusahaan dengan aktivitas usaha sebagai media dan digital advertising yang memfokuskan pada bidang usaha Media & Content Creative, Integrated Digital Media, serta Digital Printing. Untuk memperkuat strategi bisnis dan kapabilitas digital ini, perusahaan juga menerapkan strategi agile manajemen dalam penanganan SDM yang lebih menekankan fleksibilitas dan kecepatan dalam peningkatan kapabilitas dan kemapuan bidang digital yang menjadi core bisnis perusahaan ini,” ungkap VP Human Capital MD Media, Ibnu Sudarmono saat presentasi dan wawancara penjurian “TOP Human Human Capital Awards 2025” yang dilakukan secara daring melalui zoom meeting ini pada Jumat, (10/10/2025) yang dihelat majalah TopBusiness.
Turut hadir dalam wawancara penjurian ini, di antaranya Assistant HC Strategic : Tisna Hariadi Assistant, Assistant HC Operation : Puti Natasya, serta Rizky Rosevano dri Corporate Secretary (Corsec) MD Media. Sedangnya Dewan Juri penilai terdiri Dr. Melani K. Harriman (CEO Melani K. Harriman & Associates), Benyamin De Haan (Senior Advisor PT MSI Group), Dwinda Ruslan -Senior Business Consultant Yayasan Pengembangan Keuangan Mikro -Pakem), Umi Mahmudah Hani (Human Capital Exspert dari LKN Asta Cita) yang dimoderatori oleh Ahmad Chury (MSi Group).
PT Metra Digital Media (MDMedia) PT Metra Digital Media (MDMedia) merupakan anak perusahaan dari PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) yang didirikan melalui salah satu perusahaan holding yaitu PT Multimedia Nusantara (TelkomMetra) pada tahun 2013. Perusahaan bergerak dalam bidang digital advertising, berkomitmen memberikan ide serta kreativitas terbaik bagi mitra dan klien untuk membangun dan meningkatkan komunikasi brand dan lainnya melalui layanan komunikasi yang beragam dan kreatif.
Dengan strategi digital, perusahaan berupaya menghadirkan inovasi kreatif ke dalam stratgegi bisnisnya. Termask inovasi implementasi teknolpogi terkini, seperti kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), big data dan smart teknologi lain untuk meningkatkan dan menciptakan pengalaman pelanggan yang luar biasa.
Dalam kesempatan ini, Ibnu Sudarmono membawakan materi presentasi berjudul “MD Media Human Capital Management” yang mengupas banyak hal terkait terobosan dan inovasi dalam penanganan HCMS di MD Media. Mulai dari ruang lingkup HCMS (Siklus Hidup Karyawan), mencakup serangkaian proses end-to-end yang berkaitan dengan pengelolaan talenta, mulai dari menarik hingga mempertahankan dan mengembangkan karyawan. Secara singkat, ruang lingkup utamanya meliputi: Perekrutan dan Onboarding, Manajemen Inti SDM (Core HR), Manajemen Kinerja (Performance Management), Pengembangan dan Pelatihan (Learning & Development), serta Perencanaan Suksesi & Retensi (Succession Planning & Retention).
Secara umum ditegaskan, bahwa strategi HCMS kian strategis untuk mendukung kelangsungan bisnis dengan mengubah fungsi HR dari sebelumnya administratif menjadi pendorong bisnis melalui strategi HR yang adaptif dan dinamis. Dalam hal ini, perusahaan juga membangun aplikasi khusus untuk (HCMS) dengan sistem aplikasi terpadu berbasis teknologi untuk mengelola seluruh siklus hidup karyawan dengan pendekatan strategis. “Kami juga melakukan digitalisasi melalui sistem aplikasi HR terpadu dalam satu platform RENATA,” ujarnya.
Sistem aplikasi ini menyediakan berbagai platform yang dapat digunakan untuk pengembangan SDM secara mandiri dan juga mungkin mendukung fungsi SDM yang dapat membantu mengelola data personalia secara online, cepat dan terpadu. Terdapat implementasi HRIS terintegrasi (data kehadiran, payroll, kinerja, dan pelatihan). Aplikasi self-service employee, digitalisasi proses HR (profile, Riwayat, absensi, cuti, payroll, training) dan lainnya dalam satu platform.
Terkait talent mobility and development SDM, ada Job Rotation, Regional Mobility, Employee Exchange, serta Short Time Assignment. Job rotation dilakjukan melalui rotasi pekerja untuk memperluas wawasan lintas fungsi, talent readiness dan membangun business acumen. Regional mobility (Penugasan karyawan sementara ke luar kota untuk memperluas market pasar). Employee Exchange, sebagain bagian daari Telkom Group, perusahaan juga melakukan perpindahan karyawan dari / ke Telkom Group untuk memperluas wawasan. Dan untuk Short Time Assignment dilakukan melalui penugasan singkat di luar pekerjaan rutin untuk memperluas skill.
TOP Human Capital Awards (TOP HC Awards 2025) merupakan ajang corporate rating (penilaian), pembelajaran, serta penghargaan bidang Human Capital terbesar di Indonesia yang diselenggarakan Majalah TopBusiness bekerja sama dengan sejumlah konsultan dan asosiasi terkait bidang SDM, serta kalangan akademisi. Tujuan penyelenggaraan TOP HC Awards 2025 juga untuk mendorong peningkatan efektivitas dan kualitas manajemen pengelolaan human capital (Human Capital Management System /HCMS) di perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk mendukung keberhasilan bisnis.
