Jakarta, TopBusiness – PT Aset Digital Berkat (Tokocrypto) sukses menyelesaikan sesi penjurian TOP Human Capital (HC) Awards 2025 yang digelar secara daring oleh Majalah TopBusiness, Jumat (10/10/2025) lalu.
Pada kesempatan kali ini, Annisa Irfaani, Human Resource Lead PT Aset Digital Berkah (Tokocrypto), hadir mewakili perusahaan dan memberikan presentasi di hadapan dewan juri.
Tokocrypto merupakan platform perdagangan aset kripto untuk membeli, menjual, dan memperdagangkan berbagai asset digital seperti Bitcoin, Ethereum, dan token lainnya.
“Tokocrypto memiliki visi untuk meningkatkan akses aset kripto kepada seluruh masyarakat Indonesia. Tokocrypto percaya dengan meningkatkan akses tersebut, kami dapat berperan aktif agar masyarakat Indonesia menjadi bagian dalam inovasi kripto yang unik, berkelanjutan dalam rangka peningkatan taraf hidup masyarakat,” ujar Annisa Irfaani.
Adapun misi perusahaan adalah membangun platform perdagangan aset kripto terbaik di Indonesia yang didukung oleh produk yang berpusat pada pengguna (user), infrastruktur yang kuat, dan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku di Indonesia.
Sesuai namanya, Tokocrypto bergerak di industri keuangan digital, atau fintech, dengan fokus pada perdagangan aset keuangan digital dan pengembangan teknologi blockchain. “Jadi, Tokocrypto juga berlisensi dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan,” tandas Annisa.
Lebih lanjut dikatakan, Annisa, untuk fokus strategi perusahaan di tahun 2025, Tokocrypto ingin meningkatkan adopsi aset kripto melalui inovasi produk, peluncuran produk baru, serta kemitraan strategis dengan pengembangan komunitas yang semakin besar, retensi pengguna, serta optimasi operasional, dan kepatuhan regulasi.
“Untuk target utama kita pada tahun ini, di 2025 itu adalah konsumen baru di 1 juta registrasi, kemudian volume transaksi per trader aktif di Rp168 juta. Kemudian total volume transaksi ada di Rp252 triliun, rata-rata aktif trader per bulan ada 100 ribu user, kemudian ada rata-rata aktif pengguna per bulan di 400 ribu,” jelas Annisa.
“Secara general (keseluruhan) bisa kita sampaikan di tahun 2024 dan 2025 ini Tokocrypto sudah memiliki net profit atau laba bersih. Jadi, secara bisnis company saat ini kita sangat sustainable dan profitability,” tambahnya.
Pengelolaan Human Capital
Di tengah industri kripto yang berkembang cepat dan terus berubah, Tokocrypto memandang strategi pengelolaan sumber daya manusia sebagai faktor penentu keberhasilan bisnis. Bagi perusahaan, human capital bukan hanya fungsi pendukung, melainkan bagian tak terpisahkan dari strategi inti untuk mendorong pertumbuhan dan inovasi yang berkelanjutan.
“Tujuan strategi human capital saat ini adalah menyediakan talenta berkualitas untuk mendukung pertumbuhan dan inovasi, serta membangun budaya kerja kolaboratif, inklusif, dan berorientasi pada hasil,” ujar Annisa.
Setiap tahunnya, Tokocrypto melakukan workforce planning yang disesuaikan dengan roadmap produk dan arah ekspansi pasar. Kebutuhan tenaga kerja dipetakan secara rinci, terutama dalam menghadapi gap kompetensi di bidang blockchain, keamanan siber, compliance, dan digital marketing. Fokus utama rekrutmen diarahkan pada bidang teknologi seperti product, engineering dan data, disusul oleh fungsi compliance and risk, marketing, serta customer support.
Dalam hal strategi talenta, perusahaan memusatkan perhatian pada dua fokus besar: critical role dan high-potential talent. “Kami melakukan pemetaan talenta internal untuk suksesi kepemimpinan dan menjaga kesinambungan organisasi,” jelas Annisa.
Menurutnya, keberlangsungan kepemimpinan tidak bisa dibangun secara instan, melainkan harus disiapkan dari sekarang melalui sistem yang terukur dan adil.
Peran divisi human capital di Tokocrypto tidak hanya bersifat administratif, melainkan sangat strategis. Annisa menyebut bahwa tim HR memiliki empat fungsi utama yang dijalankan secara beriringan. “Kami sebagai HR berperan sebagai strategic partner, change agent, employee champion, dan operational expert. Semua peran ini berjalan berdampingan untuk memastikan strategi SDM selaras dengan arah bisnis,” ujarnya.
Tokocrypto juga menaruh perhatian besar pada pengembangan karyawan melalui program learning and development yang komprehensif. Pelatihan teknis seperti blockchain dan keamanan siber diberikan secara terstruktur, bersamaan dengan pelatihan soft skill seperti kepemimpinan dan komunikasi.
“Kami implementasikan platform e-learning dan akses ke sumber belajar digital agar setiap karyawan bisa belajar secara mandiri. Selain itu, ada program mentoring, coaching, dan personal development plan,” terang Annisa.
Mobilitas talenta juga menjadi strategi penting dalam mempercepat pengembangan SDM dan memastikan optimalisasi talenta internal. Tokocrypto memfasilitasi rotasi jabatan, promosi, transfer antar divisi, hingga penugasan lintas proyek. “Kami juga mengelola database talenta potensial dalam talent pool untuk pengisian posisi kritikal,” tambahnya.
Dalam aspek reward dan performance management, perusahaan merancang sistem penghargaan yang adil, kompetitif, dan memotivasi. Kompensasi disesuaikan dengan standar industri kripto dan fintech, dilengkapi dengan bonus kinerja serta penghargaan non-finansial. “Kami menjamin proses penentuan reward yang transparan dan objektif untuk meningkatkan kepercayaan dan motivasi karyawan,” tegas Annisa.
Pengelolaan kinerja dilakukan dua kali dalam setahun, dengan metode 360 derajat dan prinsip SMART goals. “Kami dorong komunikasi dua arah antara manajer dan timnya dalam setiap evaluasi. Hasilnya juga digunakan untuk merancang program pengembangan karier dan memastikan kinerja selaras dengan target bisnis,” katanya.
Mengenai lingkungan kerja, Tokocrypto menerapkan konsep work from anywhere yang memungkinkan karyawan bekerja dari lokasi mana pun. Perusahaan juga menyediakan fasilitas kerja yang ergonomis dan teknologi yang memadai untuk mendukung produktivitas. “Kami mendorong keseimbangan kerja dan kehidupan melalui kebijakan kerja fleksibel, cuti yang memadai, serta program kesejahteraan mental dan fisik,” ujar Annisa.
Hubungan kerja yang harmonis menjadi prioritas lainnya. Program engagement rutin seperti team building dan gathering tahunan dijalankan, disertai mekanisme penyelesaian konflik yang efektif. “Kami juga melibatkan karyawan dalam perencanaan dan pengambilan keputusan, serta menjamin perlakuan yang adil dan transparan,” jelasnya.
Dalam menghadapi perubahan organisasi, strategi manajemen perubahan dijalankan dengan komunikasi yang efektif dan keterlibatan stakeholder. Tokocrypto memberikan pelatihan untuk adaptasi perubahan, memonitor implementasi, dan mengatasi resistensi secara praktis. Dari sisi budaya kerja, perusahaan membangun dan memelihara nilai-nilai inti: user focus, high core, collaboration, humanity, dan freedom.
“Dengan adanya lima value ini, kami ingin menciptakan budaya kerja yang kuat dan selaras dengan visi perusahaan. Kami juga memiliki program seperti team building dan adjustment program untuk menyatukan nilai-nilai ini dalam aktivitas sehari-hari,” ujar Annisa.
Hal yang paling dibanggakan dari strategi human capital Tokocrypto adalah program pengembangan kompetensi yang berkelanjutan. “Kami memiliki pelatihan teknis tentang Web3 dan industri kripto, serta pelatihan kepemimpinan yang dilakukan rutin setiap tahun,” katanya.
Budaya pembelajaran ditanamkan agar setiap karyawan siap menghadapi perubahan teknologi dan pasar. Hasilnya, terlihat dari survei engagement internal yang menunjukkan bahwa 78% karyawan menyatakan sangat setuju dan setuju bahwa mereka puas bekerja di Tokocrypto.
“Kami juga sangat terbuka terhadap komunikasi. Setiap bulan kami mengadakan sesi on the hall, di mana semua orang bisa menyampaikan ide dan saran terhadap perusahaan,” jelas Annisa.
Di tengah industri yang sangat dinamis seperti kripto, kepemimpinan visioner, pengembangan talenta, dan budaya yang sehat menjadi kunci keberhasilan. Dengan strategi human capital yang menyeluruh, Tokocrypto membuktikan bahwa sumber daya manusia bukan sekadar pendukung operasional, melainkan pilar utama dalam membangun masa depan yang berkelanjutan.
Editor: Busthomi
