Jakarta, TopBusiness – PT BPR Bank Brebes (Perseroda) terpilih menjadi nominator TOP HC Awards 2025. Perusahaan yang memiliki aktivitas usaha jasa perbankan ini, mengikuti sesi presentasi Penjurian TOP HC Awards 2025, Selasa (7/10/2025).
Hadir dalam Penjurian, Direktur Utama Dadan Hardiana Agustiana, Direktur Umum Supriyanto, dan Kabag Ops, Kusnanto.
Dalam Penjurian, Dadan Hardiana Agustiana menyatakan jika demi mewujudkan visi perusahaan ‘Optimalisasi layanan jasa perbankan yang sehat dan efisien demi kesejahteraan masyarakat Brebes’, manajemen menerapkan Human Capital Management System (HCMS).
PT BPR Bank Brebes bahkan menjadikan HCMS dan Mobilitas Talenta sebagai Mitra Bisnis Strategis. Di mana salah satunya, dengan melakukan mapping quality SDM.
Dalam mapping quality SDM, perusahaan dicatat membandingkan antara produktivitas tinggi dengan productivity tinggi. Produktivitas rendah dengan productivity tinggi. Selain itu, antara produktivitas tinggi dengan productivity rendah dan produktivitas rendah dengan productivity rendah.
Untuk diketahui, Produktivitas adalah ukuran efisiensi dalam proses produksi, yang menunjukkan seberapa banyak output yang dihasilkan dari setiap unit input yang digunakan. Sementara itu, productivity adalah ukuran efisiensi dalam penggunaan sumber daya.
Dari hasil mapping tersebut, perusahaan kemudian melaksanakan Key Performance Indicator (KPI) guna memantau kinerja, mengalokasikan sumber daya, membuat keputusan, dan mendorong perbaikan dengan berfokus pada metrik yang paling penting. PT BPR Bank Brebes selanjutnya menghadirkan Assessment, Coaching, Training and Development, serta Reward atau Punishment.
Guna memperkuat pelaksanaan HCMS yang ada, perusahaan dicatat mengembangkan Informasi Teknologi. Beberapa di antaranya dengan memperluas jaringan Payment Point Bersama Mandiri VA, menambah pendapatan melalui fee base income laku pandai Bank Jateng, menghadirkan Aplikasi E-Coll sebagai alat pembayararan tagihan dengan real time dan memitigasi terjadinya fraud. Selain itu, melakukan kolaborasi dengan Samsat dalam pelayanan pembayaran pajak kendaraan tahunan.
Berkat penerapan HCMS yang dilakukan perusahaan, PT BPR Bank Brebes kemudian dicatat berhasil meraih banyak capaian kinerja positif. Seperti misalnya, mengembangkan bisnis melalui kolaborasi kerja sama, mengembangkan Penanganan Kredit Bermasalah melalui Litigasi dan Non Litigasi, serta ikut serta dalam mengembangkan program pemerintah.
Pertama, Mengembangkan Bisnis Melalui Kolaborasi Kerja Sama
Dalam mengembangkan bisnis melalui kolaborasi kerjasama, PT BPR Bank Brebes diantaranya melakukan kerjasama dengan Perumda Tirta Baribis dalam pelayanan Payment Point dan kolaborasi SDM yang dimana keuntungan bagi Bank Brebes adalah menjadi bank penampung dana hasil pembayaran tagihan pelanggan (setiap bulan minimal saldo mengedap 500 jt).
Disamping itu, PT BPR Bank Brebes menyalurkan Kredit Karyawan Buruh guna memutus pinjaman rentenir dan pinjol serta menghadirkan Tabungan Buruh (TaBur). PT BPR Bank Brebes juga melakukan kerjasama dengan LPK dalam pendanaan calon pekerja ke luar negeri dengan prioritas warga Brebes.
Kedua, Mengembangan Penanganan Kredit Bermasalah melalui Litigasi dan Non Litigasi
Di sini, PT BPR Bank Brebes melakukan penanganan kredit bermasalah melalui Surat Kuasa Khusus Kejaksaan Negeri yang dimana bersifat non litigasi. Selain itu, menyelesaian kredit bermasalah memalui gugatan ke Pengadilan Negeri baik Gugatan Biasa, Gugatan Sederhana dan Gugatan Hak Sita tanggungan serta menyelesaian kredit bermasalah memalui Lelang resmi.
Ketiga, Ikut Serta dalam Mengembangkan Program Pemerintah
Dalam ikut serta dalam mengembangkan program pemerintah, PT BPR Bank Brebes dicatat menjadi tempat penyaluran gaji P3K sebanyak 470 pegawai P3K. PT BPR Bank Brebes juga melaksanakan program pemerintahan bupati baru 1 keluarga 1 sarjana dan dimana Bank Brebes ditunjuk sebagai Bank rekanan penyalur dana program sarjana sebesar 26 Milyar. Bank Brebes bahkan menjadi Bank Payroll pegawai BUMD Kabupaten Brebes.
