Jakarta, BusinessNews Indonesia—Di ulang tahunnya yang ke-158 pada 31 Desember 2017, PT Asuransi Jiwasraya (Persero) mengumumkan mampu meraih premi Rp 21,8 triliun, naik lebih dari 21% dari tahun lalu sebesar Rp 18 triliun. Tahun 2018 ini, Jiwasraya menargetkan pertumbuhan premi sebesar 30% dari tahun sebelumnya.
Direktur Utama Asuransi Jiwasraya, Hendrisman Rahim, mengatakan di Jakarta (8/1/2018) bahwa pihaknya juga mencatat pertumbuhan yang signifikan di beberapa indikator perusahaan. “ Laba perusahaan tercatat sebesar Rp 2,35 triliun atau tumbuh 37,64% dari tahun lalu sebesar Rp 1,72 triliun.”
Begitu juga dengan hasil investasi sebesar Rp 3,86 triliun atau meningkat 21,09% dari tahun 2016 sebesar Rp 3,18 triliun.
Investasi, tumbuh 20,19% sebesar Rp 41,74 triliun dari tahun sebelumnya sebesar Rp 34,59 triliun. Total aset juga meningkat 16,6% sebesar 45,07 triliun dari tahun lalu sebesar Rp 38,6 triliun.
Ia mengatakan bahwa pertumbuhan kinerja Jiwasraya di tahun 2017 tersebut dikarenakan komitmen perusahaan untuk menjadi yang terbaik di industri asuransi jiwa Indonesia, khususnya untuk asuransi jiwa lokal.
Hendrisman menambahkan bahwa perolehan premi terbesar dari bancassurance, juga tak lepas dari kejelian perusahaan melihat situasi dan tren pasar meningkatnya animo masyarakat akan produk bancassurance.
“Sejauh ini, Jiwasraya sudah menjalin kerja sama dengan beberapa bank, baik lokal maupun bank asing untuk memasarkan produk bancassurance,” dia berkata.
