TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Menperin: Sejumlah Kemudahan Diberikan ke Investor

Nurdian Akhmad
8 February 2018 | 08:36
rubrik: Ekonomi
Pelabuhan Pelindo II Normal Pascagempa Banten

Foto: BeritaDaerah id

Jakarta, BusinessNews Indonesia—Menteri Perindustrian RI (Menperin), Airlangga Hartarto, mengatakan bahwa pelaku industri saat ini memiliki kesempatan baik untuk berinvestasi di Indonesia.

“Pasalnya, pemerintah Indonesia telah memberikan berbagai kemudahan bagi para investor lewat sejumlah paket kebijakan ekonomi yang telah dideregulasi dan diterbitkan,” kata dia di Jakarta (7/2/2018), melalui keterangan pers.

Hal itu antara lain terkait kemudahan layanan investasi tiga jam, insentif fasilitas di kawasan logistik berikat, dan insentif di kawasan industri sesuai zona.

“Termasuk melalui program pengembangan kompetensi sumber daya manusia (SDM) industri,” kata Menteri Airlangga.

“Salah satu program pemerintah Indonesia yang sekarang dinilai menjadi daya tarik bagi para investor, yaitu pengembangan kompetensi SDM industri melalui program pendidikan dan pelatihan vokasi,” paparnya.

Menurut Menteri Airlangga, pihaknya telah mengusulkan kepada Kementerian Keuangan mengenai skema pemberian insetif fiskal kepada investor yang akan mengembangkan pendidikan vokasi dan pusat inovasi di tanah air.

“Bagi perusahaan yang melakukan kerja sama dengan sekolah kejuruan serta memberikan pemagangan dan penyediaan alat industri, akan diberikan tax allowance sebesar 200%,” ungkapnya.

Sementara, perusahaan yang berkomitmen membangun fasilitas penelitian dan pengembangan di dalam negeri, akan diberikan tax allowance sebesar 300%.

“Kebijakan pengurangan terhadap penghasilan kena pajak ini telah sukses diterapkan oleh Thailand guna memacu daya saing industrinya,” ucap dia.

BACA JUGA:   Mahasiswa Indonesia Raih Penghargaan Prototype Hydrogen Fuel Cell di Qatar
Previous Post

PTDI: Lanjut Kerja Sama dengan Airbus

Next Post

PUPR: Alokasikan Rp 55 Miliar Kurangi Stunting

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR