TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Naik 15,58%, IPCC Sukses Layani Total Kargo Konsolidasi hingga 1.104.883 Unit

Busthomi
1 January 2026 | 11:57
rubrik: Capital Market
Naik 15,58%, IPCC Sukses Layani Total Kargo Konsolidasi hingga 1.104.883 Unit

PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX: IPCC) berhasil mencatatkan kinerja positif hingga November 2025 di tengah ketidakpastian perekonomian. Salah satunya berkat menerapkan inovasi bisnis yakni inland transportation. FOTO: Dok IPCC

Jakarta, TopBusiness – Sebagai entitas bisnis Pelindo grup di bawah pengelolaan Sub Holding Multi Terminal yang berfokus pada core bisnis pelabuhan di bidang cargo non-container/multipurpose, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX: IPCC) berhasil menorehkan kinerja apik.

Tercatat, IPCC sukses melayani total kargo konsolidasi sejumlah 1.104.883 unit hingga November 2025. Ini terdiri dari CBU, truck/bus, dan alat berat yang tumbuh cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yaitu sebesar 15,58% year on year (YoY) atau meningkat 148.948 unit.

Di tengah ketidakpastian kondisi perekonomian baik internasional maupun domestik, Perseroan menunjukkan komitmennya kepada pemegang saham dan juga pengguna jasa bahwa IPCC dapat tumbuh berkelanjutan dan senantiasa meningkatkan kinerjanya.

Kondisi tersebut juga tercatat dari pertumbuhan kinerja operasional paling besar pada jenis kargo Truck/Bus sebesar 44,42% YoY atau naik 69.122 unit. Sedangkan untuk kinerja kunjungan kapal secara konsolidasi juga mencatatkan kinerja yang membanggakan dengan berhasil melayani 3.225 kunjungan, meningkat 581 kunjungan secara YoY.

Pencapaian dari sisi operasional yang lebih baik dari kinerja tahun lalu itu, salah satu faktornya karena dipengaruhi oleh meningkatnya jumlah ekspor kendaraan. Hal ini utamanya ditopang jenis kargo CBU yang hingga periode Oktober 2025 berhasil menangani 351.883 unit. Atau meningkat 29.234 unit alias tumbuh 9% secara YoY.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa Indonesia sebagai salah satu basis industri otomotif mampu memproduksi kendaraan yang diinginkan oleh berbagai negara tujuan ekspor. Dan ternyata, Vietnam menjadi negara dengan tujuan produk otomotif terbanyak yang dikirim dari Indonesia mencapai 72.776 unit hingga November 2025.

Tren kendaraan berbasis BEV (Battery Electric Vehicle), HEV (Hybrid Electric Vehicle) dan PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) yang masuk melalui terminal IPCC, totalnya sebanyak 83.720 unit atau 7,57% dari keseluruhan CBU yang dilayani. Hal ini menjadi bukti permintaan dalam negeri terhadap EV masih cukup tinggi.

BACA JUGA:   Opini 'Wajar dengan Pengecualian' Danareksa Tak Dampak ke Angka Profit-Loss

Adapun untuk brand yang paling mendominasi CBU EV yang berasal dari merek-merek Asia lainnya, seperti BYD, Vinfast, AION dan berbagai brand lain.

Selanjutnya, meningkatnya trafik operasional pada jenis kargo truk atau bus didominasi oleh aktivitas pertambangan di dalam negeri yang terus melonjak naik. Kondisi tersebut seiring dengan program hilirisasi industri sumber daya mineral, sehingga membutuhkan alat angkut dalam jumlah yang besar.

Hal ini tercermin dari aktivitas kinerja bongkar muat IPCC yang berhasil melayani kargo untuk jenis truk/bus hingga mencapai 224.717 unit atau melonjak 44,42% YoY. Layanan tersebut terjadi lantaran semakin luasnya area kerja IPCC dengan mengoperasikan 5 terminal satelit.

Lalu, kinerja positif juga berhasil dicatatkan Perseroan terhadap penanganan cargo CBU hingga bulan November 2025. Dengan total sebesar 850.712 unit atau meningkat 74.332 unit alias naik 9,57% YoY.

Untuk performa layanan kargo Alat Berat masih menjadi catatan yang membanggakan dengan torehan di peringkat dua. Tercatat, hingga November 2025, IPCC berhasil menangani 29.454 unit. Atau meningkat sebesar 22,93% alias 5.494 unit lebih banyak dibandingkan tahun lalu.

Endah Dwi Liesly, Sekretaris Perusahaan IPCC mengatakan, menjelang penutupan kuartal IV-2025, manajemen optimis dengan implementasi sistem digital (PTOS-C), inovasi bisnis yakni inland transportation untuk kargo BYD yang berhasil dijalankan, kolaborasi yang unggul, serta transformasi pola operasi di seluruh terminal yang dikelola Perseroan diharapkan dapat memberikan hasil yang maksimal.

“Sehingga kinerja keuangan IPCC akan menorehkan pencapaian yang lebih baik dari tahun lalu dengan pertumbuhan di atas 10%. Ini ditopang dari berbagai inisiatif strategis serta inovasi bisnis untuk mendukung kinerja Perseroan agar bisa berkontribusi lebih baik dan memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa, stakeholder, investor, dan shareholder,” tandas Endah Dwi dalam keterangan resminya kepada media, Kamis (1/1/2026).

Tags: bisnis pelabuhanIPCClayanan kargoPelindo GroupPT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk
Previous Post

DEWA Diguyur Pinjaman Senilai Rp5 Triliun

Next Post

Pasca Bencana, HK Perkuat Akses Air Bersih dan Pemulihan Wilayah di Sumbar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR