TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pasca Bencana, HK Perkuat Akses Air Bersih dan Pemulihan Wilayah di Sumbar

Albarsyah
1 January 2026 | 12:07
rubrik: Ekonomi
Pasca Bencana, HK Perkuat Akses Air Bersih dan Pemulihan Wilayah di Sumbar

FOTO: Dok. Hutama Karya

Jakarta, TopBusiness – PT Hutama Karya (Persero) atau Hutama Karya/HK dipercaya oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk melaksanakan penanganan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) pasca bencana di Provinsi Sumatra Barat.

Proyek yang mencakup Kota Padang, Kabupaten Agam, dan Kabupaten Pesisir Selatan ini menjadi langkah strategis dalam memulihkan layanan air bersih agar kembali mengalir dan dapat dimanfaatkan masyarakat secara bertahap.

Ruang lingkup pekerjaan Hutama Karya meliputi perbaikan dan peningkatan infrastruktur SPAM di tiga wilayah terdampak.

Di Kota Padang, pekerjaan mencakup perbaikan empat Intake utama, yakni Palukahan, Taban, Latung, dan Guo Kuranji, penambahan bak prasedimentasi di Intake Gunung Pangilun, serta pengadaan dan pemasangan pipa transmisi dan distribusi.

Sementara itu, di Kabupaten Agam, Hutama Karya menangani perbaikan Intake, pemasangan pipa transmisi, serta pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) baru berkapasitas 20 liter/detik.

Adapun di Kabupaten Pesisir Selatan, pekerjaan difokuskan pada perbaikan delapan lokasi Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas).

Saat ini, fokus utama pekerjaan berada di Kota Padang, khususnya pada penanganan pipa transmisi air baku dari Intake Palukahan menuju IPA Palukahan.

Sistem ini terdiri dari dua jalur pipa, di mana jalur pertama telah kembali berfungsi melalui penanganan PDAM Kota Padang, sehingga IPA Palukahan dapat beroperasi kembali dan melayani masyarakat pada 50% dari kapasitas awal. Kondisi ini menjadi langkah awal pemulihan layanan air bersih bagi masyarakat yang terdampak.

Hutama Karya saat ini mempercepat penyambungan jalur kedua menggunakan pipa HDPE yang didukung bantuan material dari Kementerian PU serta aksesori dari Hutama Karya Group.

Hingga akhir Desember 2025, progres pekerjaan sampai dengan akhir desember ini telah mencapai sekitar 75%, dengan 1.134 meter pipa terpasang dari total estimasi  sekitar 1.500 meter.

BACA JUGA:   Pemerintah Didesak Batalkan Perdagangan Bebas dengan Australia

Penyelesaian jalur ini ditargetkan segera rampung dalam waktu dekat, sehingga kapasitas distribusi air bersih dapat meningkat dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang berada di sekitar jalur akses air tersebut, yaitu beberapa daerah di Kota Padang, Kabupaten Agam, dan Kabupaten Pesisir Selatan.

Dalam kesempatan terpisah, Mardiansyah, Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya menyampaikan, Hutama Karya menempatkan kualitas dan keberlanjutan sebagai prioritas utama dalam penanganan SPAM pasca bencana.

“Penugasan dari Kementerian PU kami tindak lanjuti dengan gerak cepat dan kesiapan menyeluruh di lapangan, mulai dari penguatan tim, penerapan metode kerja, hingga pengendalian mutu. Pendekatan ini kami lakukan agar sistem air minum yang dipulihkan dapat berfungsi optimal dalam jangka panjang,” tutur dia dalam keterangan resminya, dikutip Kamis (1/1/2026).

Pelaksanaan pekerjaan dilakukan dengan pengelolaan sumber daya yang optimal, penerapan metode kerja adaptif di medan yang menantang, serta koordinasi intensif dengan Kementerian PU dan PDAM setempat.

Proyek ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan pasca bencana dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui akses air bersih yang lebih andal dan berkelanjutan.

“Melalui pelaksanaan proyek SPAM di Sumbar, Hutama Karya menegaskan kehadirannya sebagai bagian dari komitmen BUMN Peduli dalam mendukung masyarakat di wilayah terdampak bencana melalui penyediaan infrastruktur air minum yang dibangun secara bertahap dan terencana,” imbuhnya.

Kehadiran proyek ini, kata dia, diharapkan dapat membantu masyarakat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik. “Sekaligus juga mendorong pemulihan kondisi lingkungan dan kehidupan sosial secara berkesinambungan, sejalan dengan program tanggap bencana dari Danantara Indonesia,” tutup Mardiansyah.

Tags: bencana sumatraHKhutama karyapasca bencana Sumateraperkuat akses air bersih
Previous Post

Naik 15,58%, IPCC Sukses Layani Total Kargo Konsolidasi hingga 1.104.883 Unit

Next Post

Presiden Prabowo Tinjau Jembatan Bailey, Kementerian PU: Akses Vital di Tapsel Kembali Terhubung

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR