Jakarta, TopBusiness — Indeks harga saham gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia dibuka menguat pada perdagangan Rabu (21/01/2026), seiring meningkatnya minat beli investor pada saham-saham berkapitalisasi besar. Pada awal sesi, IHSG tercatat naik 28,45 poin atau 0,31 persen ke level 9.182,64 dibandingkan penutupan sebelumnya.
Sejak bel pembukaan dibunyikan, aktivitas perdagangan terpantau cukup ramai. Hingga menit-menit awal sesi I, total volume transaksi mencapai sekitar 3,1 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp3,6 triliun dan frekuensi perdagangan lebih dari 210 ribu kali transaksi.
Dari sisi pergerakan saham, jumlah saham yang menguat lebih dominan dibandingkan yang melemah. Tercatat sekitar 285 saham bergerak naik, 180 saham terkoreksi, sementara sisanya bergerak stagnan. Kondisi ini mencerminkan sentimen positif pelaku pasar terhadap prospek ekonomi dan kinerja emiten di awal tahun.
Investor asing juga kembali mencatatkan pembelian bersih (net buy) di pasar reguler dengan nilai sekitar Rp420 miliar pada awal perdagangan. Aliran dana asing tersebut menjadi salah satu faktor utama yang menopang penguatan IHSG, khususnya pada saham-saham unggulan sektor perbankan dan infrastruktur.
Seiring penguatan indeks, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia meningkat menjadi sekitar Rp16.620 triliun, menegaskan posisi pasar saham domestik yang masih berada di area tertinggi sepanjang sejarah.
Penguatan IHSG pada pembukaan perdagangan pagi ini terutama didorong oleh kinerja positif sejumlah saham berkapitalisasi besar, antara lain:
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang bergerak naik dan memberikan kontribusi signifikan terhadap indeks.
- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)yang kompak menguat seiring meningkatnya minat investor pada sektor perbankan.
- PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) yang juga bergerak di zona hijau dan menjadi penopang indeks dari sektor telekomunikasi.
Dari sektor energi dan komoditas, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) turut mencatatkan kenaikan dan berkontribusi positif terhadap pergerakan IHSG.
Pelaku pasar masih mencermati perkembangan bursa global serta sejumlah agenda ekonomi yang berpotensi mempengaruhi pergerakan indeks sepanjang perdagangan hari ini. Meski demikian, pada pembukaan sesi, sentimen pasar terlihat kondusif dengan kecenderungan penguatan yang didorong oleh saham-saham berfundamental kuat.
(Sumber Data: AI)
