Jakarta, TopBusiness – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Darma Ayu Kabupaten Indramayu menegaskan perannya sebagai BUMD strategis yang tidak hanya menjaga kinerja keuangan, tetapi juga menjadi motor pelayanan publik dan pembangunan daerah berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan Direktur Utama Perumdam Tirta Darma Ayu, Nurpan, SE, M.Si, dalam ajang penjurian TOP BUMD Awards 2026 yang digelar Majalah TopBusiness, pada Jumat (23/1/2026) secara daring.
Hadir dalam penjurian kali ini mendampingi Dirut adalah, Dr. Sunaryo, ST, MT – Direktur Umum, Jojo Sutarjo, ST – Direktur Teknik, Drs. Hery Krisnawan, MM.- Kasatwas Intern, Nina Gustiani, SE.- Kalitbang, Heddy Kelana, SH – Manager SDM, Yayah Khaeriyah, ST – Manager Keuangan, Supriyadi, ST- Manager Produksi, dan Tri Sahita Sari, SH.- Spv. Hukum.
Menurut Nurpan, seluruh strategi dan kinerja perusahaan berangkat dari visi besar Pemerintah Kabupaten Indramayu, yakni “terwujudnya masyarakat Indramayu yang religius, maju, mandiri, dan sejahtera serta terciptanya keunggulan daerah.”
“Perumdam tidak bisa dilepaskan dari misi daerah. Kami menjalankan fungsi pelayanan publik sekaligus menjaga kinerja usaha agar tetap sehat dan berkelanjutan,” ujar Nurpan.
Nurpan menjelaskan, mandat Perumdam Tirta Darma Ayu mengacu pada Peraturan Daerah Kabupaten Indramayu Nomor 7 Tahun 2009 tentang Perusahaan Daerah Air Minum. Tujuan utamanya adalah menyediakan layanan air minum secara berkelanjutan dengan prinsip pemerataan pelayanan.
Strategi bisnis perusahaan difokuskan pada peningkatan layanan 4K (kualitas, kuantitas, kontinuitas, dan keterjangkauan), efisiensi operasional, pengembangan SDM profesional, perbaikan tata kelola, serta keberlanjutan keuangan.
“Kami berorientasi sekitar 90 persen pada laba dan 10 persen untuk layanan publik atau sosial. Tujuan akhirnya meningkatkan kepuasan pelanggan dan kinerja perusahaan,” kata Nurpan.
Kinerja Keuangan Sehat dan Tata Kelola Terjaga
Berdasarkan Laporan BPKP tahun buku 2024, keberlangsungan usaha Perumdam Tirta Darma Ayu dinyatakan berada dalam kategori “SEHAT”, dengan skor indikator Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sebesar 3,34. Pada 2025, kinerja perusahaan juga meraih peringkat Bintang 5 ajang TOP BUMD Awards 2025 lalu.
Evaluasi Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) 2024 menunjukkan kinerja keuangan yang solid. Realisasi pendapatan operasi mencapai 101,26 persen dari target, sementara beban operasi hanya 98,47 persen, mencerminkan efisiensi biaya yang konsisten.
“Ini menunjukkan bahwa Perumdam mampu menjaga keseimbangan antara efisiensi, kualitas layanan, dan kesehatan keuangan,” kata Nurpan.
Selain itu, dengan kinerja keuangan yang solid, Perumdam Tirta Darma Ayu juga konsisten bontribusi nyata terhadap pembangunan di daerah melalui setoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang signifikan. Pada 2024, perusahaan menyetorkan laba bersih kepada Pemkab Indramayu sebesar Rp6,78 miliar.
Selain itu, kontribusi fiskal kepada pemerintah pusat mencapai Rp7,79 miliar berupa PPh dan PPN, serta Rp285 juta kepada pemerintah daerah dari pajak air permukaan dan PBB.
Hingga akhir 2024, total penyertaan modal pemerintah daerah (PMD) tercatat sebesar Rp246,17 miliar, seluruhnya berasal dari Pemkab Indramayu dan telah dimanfaatkan untuk mendukung operasional serta pengembangan infrastruktur.
“Kami terus mendorong peningkatan PAD melalui optimalisasi pelayanan, kerja sama bisnis, dan peningkatan efisiensi perusahaan,” ujar Nurpan.
Inovasi, Kerja Sama, dan Keberlanjutan
Dalam mendukung Proyek Prioritas Nasional Penyediaan Akses Air Minum, Perumdam Tirta Darma Ayu telah melakukan pengembangan, pembinaan, pengaturan, dan pengawasan penyelenggaraan air minum agar layak dan aman bagi masyarakat.
Untuk penyelenggaraan SPAM Jaringan Perpipaan Perkotaan, realisasi pembiayaan pada 2024 mencapai Rp240,49 miliar, atau 100 persen dari target yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten Indramayu.
“Pembangunan dan penguatan SPAM menjadi tulang punggung pelayanan air minum yang berkelanjutan di Indramayu,” jelas Nurpan.
Dan untuk menggenjot kinerja, Perusahaan juga menjalin berbagai kerja sama strategis, antara lain dengan PT Tirta Nusantara Sukses untuk pengadaan pipa jaringan distribusi, pemanfaatan aset TNI AD, kerja sama lintasan dengan PT KAI, PJT II, serta jual beli air curah dengan Perumdam di Kuningan dan Cirebon serta PT Kilang Pertamina Internasional RU VI Balongan.
Untuk meningkatkan kualitas layanan, Perumdam Tirta Darma Ayu mengembangkan berbagai inovasi, seperti aplikasi layanan pelanggan, sistem pencatatan NRW (Non-Revenue Water), serta digitalisasi sistem manajemen internal.
Saat ini, tingkat NRW tercatat 34,79 persen dan ditargetkan turun hingga 25–30 persen melalui penggantian pipa lama dengan pipa HDPE dan perbaikan jaringan distribusi.
“PDM Indramayu mewarisi pipa lama dari zaman dulu, sehingga kami mengganti pipa logam dengan HDPE untuk menekan kebocoran dan kehilangan air,” jelas Nurpan.
Perusahaan juga secara rutin mengirim pegawai mengikuti pelatihan teknis dan manajerial guna meningkatkan kompetensi SDM.
Komitmen Perusahaan
Dengan kinerja keuangan yang sehat, kontribusi PAD yang konsisten, serta peran sosial yang kuat, Perumdam Tirta Darma Ayu menegaskan komitmennya sebagai BUMD strategis dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah.
Sebagai Perumda, Tirta Darma Ayu menekankan fungsi sosial dalam pelayanan publik. Perusahaan aktif menyalurkan air bersih ke wilayah rawan kekeringan, menyediakan MCK darurat, serta mendukung program penanganan stunting dan fasilitas ibadah.
“Kami memberikan sekitar 10 persen dari pendapatan bersih dalam bentuk CSR kepada masyarakat, salah satunya untuk stunting, keagamaan, serta penyediaan sarana air bersih,” kata Nurpan. “Jadi, kami ingin memastikan air bersih bukan hanya tersedia hari ini, tetapi juga berkelanjutan untuk generasi mendatang.” Menurutnya, layanan air minum memiliki peran strategis dalam peningkatan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah yang rentan penyakit akibat sanitasi buruk.
