Jakarta, TopBusiness – Ajang penghargaan paling bergengsi dan terbesar bagi para pelaku BUMD di Indonesia, yaitu TOP BUMD Awards akan kembali digelar pada 2026.
Sesuai rencana penyelenggara, acara puncak penghargaan TOP BUMD Awards 2026 ini akan diselenggarakan pada Rabu, 18 Februari 2026 di Jakarta.
Tema yang diangkat dalam TOP BUMD Awards 2026 adalah “Inovasi BUMD dalam Pembangunan Berkelanjutan”.
Kegiatan tahunan ini diselenggarakan oleh Majalah TopBusiness bekerja sama dengan Institut Otonomi Daerah (i-OTDA) serta beberapa asosiasi bisnis dan ekonomi, dan didukung oleh Kementerian Dalam Negeri RI.
Ketua Penyelenggara TOP BUMD Awards 2026 yang juga Pemimpin Redaksi Majalah TopBusiness, M. Lutfi Handayani, MM, MBA menyatakan bahwa TOP BUMD Awards merupakan kegiatan pembelajaran dan penghargaan kinerja BUMD yang terbesar dan paling membanggakan, yang diberikan kepada BUMD, CEO BUMD, Pembina BUMD (Kepala Daerah) terbaik di Indonesia.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan setiap BUMD, dapat terpacu untuk selalu berprestasi dan berperan penting dalam pembangunan daerah dan perekonomian nasional,” kata Lutfi dalam keterangannya yang dikutip Selasa (16/12/2025).
Menurut Lutfi, kegiatan TOP BUMD Awards 2026 ini dilakukan untuk mendukung program dan kebijakan Kementerian Dalam Negeri RI, karena sejalan dengan arah dan kebijakan Pemerintah untuk mempercepat peningkatan kinerja BUMD dan pembangunan perekonomian di daerah.
Sebagai informasi, Majalah TopBusiness juga menjadi mitra Kementerian Dalam Negeri RI dalam penyelenggaraan Innovative Government Award (IGA) 2020.
Penjurian Mulai Desember 2025
Sesuai jadwal dari penyelenggara, TOP BUMD Awards 2026 saat ini hingga 2 Februari masuk tahap penentuan kandidat awal (long list) pemenang. Ada sekitar 300 BUMD terbaik Indonesia dari lebih 1.100-an BUMD yang diseleksi awal, serta lolos seleksi Tahap-1 (penilaian keuangan berdasar data publikasi dan/atau data sekunder).
Bersamaan itu, kandidat yang masuk long list dilakukan Wawancara Penjurian yang berlangsung pada 17 Desember 2025 hingga 6 Februari 2026. Kemudian, puncak acara atau awarding TOP BUMD Awards 2026 diselenggarakan pada Rabu, 18 Februari 2026.
Ada beberapa kategori penghargaan yang akan diberikan kepada para pemenang TOP BUMD Awards 2026. Pertama adalah TOP BUMD Awards Klasifikasi Level Bintang 1 hingga Bintang 5 dari berbagai sektor usaha antara lain BPD/BPR/BPR-BKK/BPRS/PDAM/Jamkrida/Pasar Daerah/RSUD/BLUD/BUMD Aneka Usaha/Dinas Pemda (Dinas Pemda yang membawahi atau mengelola badan usaha di daerah karena belum dibentuk BUMD yang menangani usaha terkait).
Selain itu ada Penghargaan Kategori Khusus, kemudian penghargaan Golden Trophy (Peraih Bintang 5 selama tiga tahun berturut-turut), Platinum Trophy (Peraih Bintang 5, selama lima tahun berturut-turut), Diamond Trophy (Peraih Bintang 5, selama 10 tahun berturut-turut). Selain itu ada kategori TOP Pembina BUMD yang diberikan kepada kepala daerah selaku pembina BUMD, baik gubernur, walikota maupun bupati.
“Penghargaan kategori TOP Pembina BUMD diberikan kepada Gubernur, Bupati atau Walikota yang BUMD-nya mendapat penghargaan, karena keberhasilan BUMD tidak lepas dari peran, kontribusi, dan dukungan kepala pemerintahannya,” tutur Lutfi.
Tak hanya itu, penyelenggara pada event TOP BUMD Awards 2026 akan memberikanpenghargaan TOP Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas BUMD 2026. Penghargaan ini diberikan kepada Dewan Komsaris/ Dewan Pengawas, atas peran dan kontribusinya dalam hal pengawasan dan pemberian nasihat untuk keberhasilan BUMD.
Kriteria Penilaian
Menurut Lutfi, ada beberapa kriteria penilaian kepada para finalis TOP BUMD Awards 2026 ini. Pertama adalah pencapaian kinerja bisnisnya, baik dan bekelanjutan (achievement). Selain itu, perusahaan BUMD tersebut terus melakukan perbaikan (improvement/inovasi), berkontribusi besar dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan, dan terakhir memiliki tata kelola perusahaan yang baik.
Selaku Ketua Dewan Juri TOP BUMD Awards 2026 ini adalah Prof. Dr. Djohermansyah Djohan, MA yang juga mantan Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri RI dan Presiden i-OTDA.
Juri lainnya ada Prof. Dr. R. Siti Zuhro, MA (Pendiri i-OTDA), Prof. Dr. Satya Arinanto, S.H., M.H. (Dewan Pakar i-OTDA), Prof. Ir. Ruslan Prijadi, MBA, Ph.D (Guru Besar FEB Universitas Indonesia), Prof. Dr. HM. Wahyudin Zarkasyi., CPA (Guru Besar Unversitas Padjadjaran Bandung), Prof. Dr. Ina Primiana, S.E., M.T. (Guru Besar Universitas Padjajaran).
Prof. Dr. Bramantyo Djohanputro (Direktur Eksekutif PPM Manajemen), Ir. Agung Mulyana S, M.Sc. (Dewan Pakar i-OTDA yang juga mantan Dirjen PUM Kemendagri), Dr. J. Kristiadi (Pendiri i-OTDA), Dr Aldrin Herwany, SE, MM (pengajar Universitas Padjajaran), Dr Sofi Suryasnia (CWMA), dan juri-juri lainnya.
Ajang TOP BUMD Award selalu mendapat perhatian dari berbagai pemangku kepentingan BUMD di Indonesia. Pada penyelenggaraan TOP BUMD Awards 2018 lalu dihadiri oleh Zulkifli Hasan (Ketua MPR RI saat itu), Oesman Sapta (Ketua DPD RI), dan Tjahjo Kumolo (Menteri Dalam Negeri RI) serta Kepala-Kepala Pemerintahan Daerah maupun CEO dan manajemen BUMD, dengan jumlah yang hadir sekitar 700 audience.
Pada TOP BUMD Awards 2020 yang juga dihadiri ratusan peserta, Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin juga memberikan Keynote Speech dalam kegiatan tersebut.
Minat BUMD-BUMD di Indonesia mengikuti ajang penghargaan TOP BUMD Awards terus meningkat setiap tahunnya. Berdasarkan data penyelenggara, TOP BUMD Awards tahun 2023 diikuti oleh 208 BUMD dari total sekitar 1.056 BUMD di Indonesia atau meningkat 14,2 persen dibanding tahun 2022 yang sebanyak 182 BUMD. Sedangkan tahun 2024, TOP BUMD Awards diikuti 215 peserta.
