Jakarta, TopBusiness — PT Indonesian Paradise Property Tbk (IDX: INPP) atau Paradise Indonesia menargetkan pertumbuhan pendapatan konsolidasi sekitar 5–10 persen pada 2026, seiring penguatan strategi transformasi portofolio untuk memperbesar kontribusi recurring income hingga 75 persen dari total pendapatan Perusahaan.
Target tersebut ditopang oleh struktur pendapatan yang semakin tangguh, dengan fokus pada aset-aset penghasil pendapatan di segmen perhotelan dan komersial. Komposisi portofolio ini dinilai mampu meningkatkan visibilitas arus kas sekaligus menjaga stabilitas kinerja keuangan di tengah dinamika industri properti.
“Paradise Indonesia terus memperkuat struktur pendapatan dengan menjaga porsi recurring income di kisaran 70 persen, seiring pengembangan aset yang dilakukan secara konsisten. Kami tidak hanya berperan sebagai pemilik properti, tetapi juga sebagai pengembang yang menciptakan experience value dari properti-properti ikonik kami,” ujar CEO Paradise Indonesia Anthony P. Susilo dalam acara Business Outlook 2026 di Jakarta seperti dikutip, Senin (2/2/2026)
Sepanjang 2025, Paradise Indonesia memperkuat fondasi kinerja melalui penyelesaian Antasari Place Apartment di Jakarta Selatan, yang dilengkapi dengan Citadines Antasari Jakarta dalam satu kawasan terpadu. Selain itu, Perusahaan juga melakukan perluasan area di pusat perbelanjaan 23 Paskal Bandung, yang berkontribusi pada peningkatan profitabilitas dan kualitas imbal hasil portofolio.
Memasuki 2026, pertumbuhan pendapatan akan didorong oleh kelanjutan monetisasi unit residensial Antasari Place Tower 1, serta tambahan kontribusi arus kas dari 23 Semarang Shopping Center yang dijadwalkan mulai beroperasi pada semester pertama 2026.
Di sisi lain, Paradise Indonesia juga menyiapkan pengembangan konsep properti low-density lifestyle di Balikpapan sebagai langkah diversifikasi ke segmen baru. Inisiatif ini menjadi bagian dari transformasi bisnis Perusahaan yang berorientasi pada pertumbuhan jangka panjang.
Selain optimalisasi aset eksisting, Perusahaan secara konsisten menjalankan strategi ekspansi yang terukur dan selektif, dengan mempertimbangkan kebutuhan pasar serta dinamika industri, guna menciptakan pertumbuhan berkelanjutan dan nilai jangka panjang bagi pemegang saham.
