TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Wisata Medis dan Layanan Unggulan Lainnya Perkuat Daya Saing RSUD Karsa Husada Batu

Busthomi
3 February 2026 | 16:19
rubrik: BUMD, Event
Wisata Medis dan Layanan Unggulan Lainnya Perkuat Daya Saing RSUD Karsa Husada Batu

FOTO: TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – RSUD Karsa Husada Batu yang berlokasi di Kota Batu, Jawa Timur terus memperkuat transformasi layanan kesehatan berbasis mutu, tata kelola profesional, dan pemanfaatan teknologi digital guna mewujudkan visi sebagai rumah sakit pilihan utama masyarakat.

Berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan orientasi 100 persen layanan publik, RSUD Karsa Husada menempatkan kualitas pelayanan dan kepuasan pasien sebagai prioritas utama dalam strategi bisnisnya.

Direktur RSUD Karsa Husada Batu, Dr. dr. Muhamad Rizal, M.M., M.Kes., menyampaikan bahwa seluruh pengembangan rumah sakit diarahkan untuk menghadirkan layanan kesehatan yang aman, ramah, dan berkualitas, sekaligus memperkuat tata kelola yang akuntabel.

“Visi kami adalah menjadi rumah sakit pilihan utama masyarakat, dengan misi mewujudkan pelayanan kesehatan yang aman, ramah, dan berkualitas, serta tata kelola rumah sakit yang profesional dan akuntabel,” ujar Rizal dalam penjurian TOP BUMD Awards 2026 secara virtual yang digelar Majalah TopBusiness, Selasa (3/2/2026).

Hadir dalam penjurian kali ini Dr. dr Muhamad Rizal M.M M.Kes adalah dr Sofianita, M.Kes selaku Wakil Direktur Umum, Sri Hartini ,S.ST., M.KM sebagai Kepala Bagian Umum dan Keuangan dan beberapa Divisi Pendamping lainnya.

Kinerja dan Tata Kelola Menguat

Sebagai unit organisasi bersifat khusus di bawah Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, RSUD Karsa Husada Batu terus menunjukkan peningkatan kinerja kelembagaan. Pada 2024, rumah sakit pendidikan tipe B ini meraih skor kinerja 80,13 dengan kategori AA dari triple A. Kinerja tersebut kembali meningkat pada 2025 dengan skor 86,05 atau indeksnya menaik dan masuk kategori AA (Sangat Baik).

“Dari hasil penilaian kinerja berdasarkan empat aspek, yaitu pertumbuhan dan pembelajaran, proses layanan internal, pelanggan, dan keuangan, RS Karsa Husada mendapatkan kategori A atau sangat baik dengan skor 86,05,” ungkap Rizal.

Peningkatan kinerja tersebut juga tercermin dari pencapaian target kinerja 2025 yang seluruhnya melampaui target penugasan kepala daerah.

BACA JUGA:   Inovasi Pembiayaan UMKM hingga Program Pelajar Dorong Kinerja PT BPR Bahteramas Bombana

Pada 2025, realisasi pendapatan RSUD Karsa Husada Batu mencapai 106,47 persen, atau sebesar Rp138,41 miliar, melampaui target Rp130 miliar. Sementara realisasi belanja tercapai 99,78 persen dari target yang ditetapkan. Yakni dari Rp176,51 miliar yang ditargetkan dan tercapai sebesar Rp176,11 miliar.

Kinerja layanan pun menunjukkan capaian positif di seluruh lini pelayanan utama di tahun 2025. Capaian rawat jalan mencapai 117,22 persen, IGD 100,83 persen, rawat inap 104,19 persen, instalasi bedah 110 persen, laboratorium 112,91 persen, dan radiologi 105,24 persen.

“Pendapatan RSUD Karsa Husada Batu dapat melampaui target dan berkontribusi terhadap Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Timur. Capaian tersebut juga diiringi dengan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 90,98, yang masuk kategori baik. Ini kami survey di sekitar Oktober 2025 lalu,” jelas Rizal.

Perkuat Layanan dan Unggulan Medis

RSUD Karsa Husada Batu saat ini berstatus sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Maulana Malik Ibrahim, serta telah meraih Akreditasi Paripurna KARS (Komisi Akreditasi Rumah Sakit).

Selain itu, rumah sakit ini juga ditunjuk sebagai rumah sakit pengampu layanan Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi (KJSU) serta jejaring pelayanan kesehatan ibu dan anak.

Dalam mendukung posisi Kota Batu sebagai daerah wisata, RSUD Karsa Husada Batu juga mengembangkan medical tourism. Ini menjadikan satu-satunya daerah yang menyelenggarakan medical tourism, mungkin di Jawa Timur.

“Sebagai rumah sakit penyelenggara medical tourism, kami ingin memastikan wisatawan tidak perlu khawatir, karena ada RSUD Karsa Husada Batu,” ujar Rizal.

Layanan unggulan lainnya meliputi hemodialisa traveling, layanan homecare, cathlab, dan poli estetika, yang terus dikembangkan seiring peningkatan kebutuhan masyarakat.

Makanya, dalam rangka mendukung strategi hospital tourism dan layanan spesialis, manajemen RSUD Karsa Husada Batu melakukan penguatan sumber daya manusia secara terencana.

BACA JUGA:   PT BPR Bank Kulon Progo Paparkan Inovasi Pembangunan Berkelanjutan di TOP BUMD Awards 2026

Pelatihan pegawai dilakukan untuk pengayaan bahasa dan service excellent, pengadaan terapis wicara untuk rehabilitasi terpadu, hingga pelatihan khusus untuk layanan TB MDR, paliatif, dan pembukaan poli nyeri.

“Secara keseluruhan, kondisi SDM RSUD Karsa Husada Batu telah selaras dengan strategi bisnis rumah sakit, meskipun masih dilakukan pemenuhan di beberapa layanan strategis,” kata Rizal.

Memasuki 2026, strategi bisnis diarahkan pada pengembangan pelayanan forensik melalui pengadaan dokter forensik.

Diebutkan Rizal, dalam rangka menuju RS rujukan regional, adanya peningkatan Bed Occupancy Rate (BOR) dari tahun ke tahun. Ini menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan RSUD Karsa Husada Batu.

“Peningkatan BOR menunjukkan peningkatan kualitas pelayanan, sehingga RSUD Karsa Husada Batu dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya di Kota Batu, Malang Raya, dan sekitarnya,” pungkas Rizal.

Dengan penguatan layanan unggulan, digitalisasi, dan tata kelola profesional, RSUD Karsa Husada Batu menegaskan posisinya sebagai rumah sakit publik modern yang adaptif terhadap tantangan layanan kesehatan masa depan.

Pengembangan Tahun 2026

Sementara untuk arah pengembangan tahun 2026 ini, disebut Rizal, pihaknya akan mengembangkan poli vaksinasi. Sehingga yang dilakukannya berupa pengembangan SDM dan pengadaan Cold Chain.

“Kami ini membuka poli vaksinasi ini, sehingag orang-orang Batu dan Malang yang ingin menjalankan ibadah umroh dan haji tidak jauh-jauh ke Probolinggo. Adapun vaksinasinya seperti meningitis, polio, dan vaksin influensa,” ujar dia.  

Juga pengembangan Poli Onkologi Paru. Langkah ini dilakukan karena sebelumnya RSUD ini adalah RS Paru. “Makanya kami kembangkan itu. Kam tinggal menyiapkan rehabilitasi ruangan dan pengembangan kompetensi SDM,” katanya.

Juga akan dilakukan pengembangan Poli Akupuntur. Di sini, pihak RSUD sudah ditopang SDM unggulan, sehingga RSUD tinggal membuka saja. “Alhamdulillah SDM-nya sudah ada, sudah siap. Selain itu kami juga akan membangkan Poli Onkologi Obsgyn. Juga kami siap dan tinggal kolobaorasi dengan RS lainnya,” kata dia.

BACA JUGA:   Bank BPR Berkah: Sehat di 2 Tahun Terakhir

Lantas Rizal melanjutkan, “Untuk yang terakhir kami juga mendukung dokter-dokter spesialis kami untuk mengikuti Pendidikan fellowship dokter spesialis. Tipe kami memang Tipe B Pendidikan. Sehingga membutuhkan dokter yang spesalis baru-baru.”  

Smart Hospital dan Digitalisasi Layanan

RSUD Karsa Husada Batu juga mengakselerasi transformasi menuju smart hospital melalui pemanfaatan teknologi digital di berbagai lini layanan. Termasuk juga, tentu saja pengembangan AI (kecerdasan buatan).

Beragam inovasi digital telah dikembangkan, mulai dari Ngopi Sehat sebagai podcast edukasi kesehatan, Si Dul Kemit layanan homecare digital, Si Dilan untuk sistem pendidikan dan pelatihan digital, hingga Medical Tourism berbasis digital.

Inovasi lainnya meliputi Risal Traveling Hemodialisis, E-Psikotes, CUPSA (Curhatan Pelayanan Karsa), MyWiuWiu untuk ambulans IGD, My Askep asuhan keperawatan digital, Simpelabdek layanan laboratorium elektronik, serta Nexus untuk pengecekan klaim BPJS secara digital.

“Pemanfaatan teknologi digital menjadi bagian penting dalam peningkatan kualitas layanan dan efisiensi operasional rumah sakit,” tegas Rizal.

Untuk manajemen kinerja, RSUD Karsa Husada memanfaatkan aplikasi Master Prov Jatim sebagai instrumen penilaian kinerja pegawai, mencakup perilaku kerja, inovasi, disiplin, dan keaktifan pegawai.

“Penilaian kinerja ini menjadi dasar penerapan reward and punishment yang berpengaruh pada tambahan penghasilan pegawai berdasarkan prestasi kerja,” ujarnya.

Aksi Sosial

Meski tidak memiliki program CSR formal, RSUD Karsa Husada Batu tetap menjalankan berbagai program sosial dan lingkungan. Di antaranya pengelolaan limbah cair melalui IPAL barat dan timur, pengelolaan limbah B3 bekerja sama dengan pihak ketiga bersertifikasi, serta berbagai kegiatan bakti sosial.

Program sosial tersebut meliputi bakti sosial Hari Lansia Nasional, bakti sosial ke panti asuhan dan panti lansia, TMMD, edukasi dan pemeriksaan kesehatan di Pasar Among Tani Batu, hingga kegiatan pasar murah.

Tags: RSUD Karsa Husada BatuTOP BUMD Awards 2026
Previous Post

Hutama Karya Musnahkan 57.008 Berkas Arsip, Perdana di Klaster BUMN Infrastruktur

Next Post

Kinerja Kinclong Tata Kelola Bisnis RSUD Ajibarang, Layanan Disetarakan Rumah Sakit Swasta

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR