Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan alias Jakarta Composite Index (JCI) di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan diperkirakan bergerak sideways hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Kamis (5/02/2026), memperlihatkan judul JCI Diperkirakan Bergerak Sideways Hari Ini.
Pasar AS sebagian besar ditutup lebih rendah pada hari Rabu (4 Februari): Dow +0,53%, S&P 500 -0,51%, dan Nasdaq -1,51%. Indeks ekuitas utama AS sebagian besar ditutup lebih rendah pada hari Rabu yang sibuk dengan laporan pendapatan, karena pelemahan saham teknologi menyeret Nasdaq dan S&P 500 turun untuk sesi kedua berturut-turut. Imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun turun 0,30% (-0,013bps) menjadi 4,278%, sementara Indeks USD meningkat 0,28% menjadi 97,63.
Pasar komoditas ditutup lebih tinggi pada hari Rabu (4 Februari): minyak mentah WTI +0,63% menjadi USD 64,35/bbl, minyak mentah Brent +0,82% menjadi USD 68,60/bbl, batu bara +1,22% menjadi USD 116,10/ton, CPO +0,21% menjadi MYR 4.222/ton, dan emas +0,26% menjadi USD 4.966 oz.
Pasar Asia sebagian besar ditutup lebih tinggi pada hari Rabu (4 Februari): Kospi +1,57%, Hang Seng +0,05%, Nikkei -0,78%, dan Shanghai +0,85%.
JCI naik 0,30% menjadi 8.146,7 dengan penjualan bersih asing sebesar Rp 1.434,7 miliar; Rp -1.417,9 miliar di pasar reguler, dan Rp -16,8 miliar di pasar negosiasi. Arus keluar dana asing terbesar di pasar reguler tercatat oleh BUMI (Rp 571,9 miliar), diikuti oleh ANTM (Rp 193,7 miliar), dan ASII (Rp 146,5 miliar). Arus masuk dana asing terbesar di pasar reguler tercatat BBRI (Rp 394,7 miliar), diikuti BBCA (Rp 380,5 miliar), dan BMRI (Rp 307,9 miliar). Saham-saham yang mengalami pergerakan terbesar adalah AMMN, BBCA, BMRI, sedangkan saham-saham yang mengalami pergerakan terbesar adalah TLKM, FILM, MORA. Pagi ini, KOSPI dibuka lebih rendah sebesar -1,75%, sementara Nikkei dibuka lebih tinggi sebesar -0,28%.
“Hari ini, kami memperkirakan JCI akan bergerak mendatar di tengah sentimen yang beragam dari pasar regional dan domestik,” demikian tertera dalam situs.
