Jakarta, TopBusiness – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Evav Sejahtera Kabupaten Maluku Tenggara memaparkan capaian transformasi kinerja dan inovasi layanan dalam wawancara penjurian TOP BUMD Awards 2026 yang digelar secara zoom meeting bersama Majalah TopBusiness, Kamis (5/2/2026).
Dalam forum tersebut, Direktur Perumdam Tirta Evav Sejahtera, Fatma Talaohu, menjelaskan perjalanan perusahaan daerah tersebut dari kondisi tidak sehat hingga mampu bertransformasi menjadi BUMD air minum yang mandiri, profesional, dan berkontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD).
“Ketika kami menerima mandat, kondisi perusahaan sangat memprihatinkan. Tingkat kehilangan air mencapai 51,9 persen, kinerja dinyatakan sakit, dan perusahaan memiliki beban utang. Kami melakukan penyehatan secara menyeluruh, mulai dari tata kelola, teknis, hingga pelayanan,” ujar Fatma Talaohu dalam wawancara penjurian.
Upaya penyehatan tersebut dilakukan melalui penyusunan action plan berbasis indikator BPPSPAM, perbaikan jaringan perpipaan, penurunan non-revenue water (NRW), serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Selain itu, Perumdam juga melakukan inovasi digital dengan menerapkan sistem *billing* dan aplikasi baca meter bekerja sama dengan pihak ketiga.
“Inovasi digital menjadi titik balik peningkatan efektivitas penagihan dan transparansi layanan. Pembacaan meter yang sebelumnya manual kini berbasis aplikasi, sehingga akurasi dan akuntabilitas meningkat signifikan,” kata Fatma.
Keberhasilan transformasi tersebut tercermin dari hasil evaluasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Maluku terhadap kinerja tahun buku 2024. Perumdam Tirta Evav Sejahtera resmi dinyatakan berstatus “sehat”. Dari sisi keuangan, perusahaan juga membukukan laba sebesar Rp766,4 juta.
Capaian itu berdampak langsung pada kontribusi ke daerah. Pada 2025, Perumdam Tirta Evav Sejahtera untuk pertama kalinya menyetor dividen sebesar Rp600 juta kepada Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara sebagai PAD.
Selain aspek keuangan, perusahaan juga mencatat peningkatan cakupan pelayanan air minum melalui program hibah APBN, pengembangan sistem penyediaan air minum (SPAM), serta pembangunan dan rehabilitasi jaringan perpipaan di wilayah rawan air.
“Orientasi kami bukan semata laba, tetapi memastikan masyarakat mendapatkan akses air minum yang layak dan berkelanjutan. Kepuasan pelanggan adalah kebahagiaan kami,” tegas Fatma Talaohu.
Melalui pemaparan tersebut, Perumdam Tirta Evav Sejahtera optimistis kiprah dan inovasi yang telah dijalankan menjadi dasar penilaian dalam ajang TOP BUMD Awards 2026, sekaligus memperkuat peran BUMD sebagai motor pelayanan publik dan pembangunan daerah.
