TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Quality Group Siap Garap Sektor Industri dan Infrastruktur

Albarsyah
27 March 2018 | 07:51
rubrik: Ekonomi
IPO Terbilang Rumit untuk Start Up E-Commerce

Sumber Ilustrasi: Istimewa

Jakarta, BusinessNews Indonesia—Quality Technic (Quality Group), perusahaan yang bergerak di bidang rental AC, genset, dan sound system pada 2018 ini akan membuka cabang baru di Balikpapan Kalimantan, dan Sorong, serta Papua.

Ekspansi ini dilakukan Quality Technic dengan bekerja sama beberapa partner. Kerja sama itu sekaligus membahas potensi bisnis sebagai Official Partner Asian Games 2018 dan Bussines Development baru.

CEO Quality Group Thio Edward mengatakan, Quality Group telah berhasil menjalin kerja sama dengan perusahaan-perusahaan besar seperti Petrosea, Buma, Encona, JGC dan lainnya.

“Juga mendukung event-event besar seperti festival musik jazz, pameran otomotif Gaikindo, pekan raya Jakarta dan lainnya. Selain itu, Quality Group juga ikut mendukung kesuksesan Asian Games 2018 yang akan di selenggarakan di Jakarta dan Palembang,” kata dia dalam keterangan pers yang diterima semalam oleh Majalah BusinessNews Indonesia.

“Dibanding kompetitor, Quality Group paling siap. Kami sudah buktikan waktu mengerjakan mock up-nya bulan lalu, yaitu pada test event Asian Games. Bahkan, pihak panitia Asian Games pun sudah melakukan survei untuk mengetahui kesiapan akan pengadaan barang-barang, seperti LED, soundsystem, lighting, AC, genset, berikade, toilet, dan semuanya,” ujar Thio di Jakarta, Senin (26/3/2018).

Seperti diketahui, Quality Group terus berusaha memberikan pelayanan serta kualitas produk terbaik bagi kebutuhan masyarakat maupun corporate agar tetap menjadi pilihan bagi masyarakat untuk memenuhi segala kebutuhannya dari segala bidang industri maupun personal. “Projek yang sedang dikerjakan banyak sekali. Genset kami ada di Tol Trans Sumatera, kami juga banyak bekerja sama dengan UKM-UKM, dan kerja sama dengan e-commerce,” ujarnya.

Berawal dari perusahaan keluarga Quality Group, Edward memulai usahanya di bidang penyewaaan alat untuk kebutuhan event–event seperti standing AC, generator system/genset, dan lain lain. Dengan berbekal kapasitasnya, Edward merintis Quality Technic sejak 1997 dan usahanya berjalan sukses dan berkembang sampai dengan sekarang dan telah membuka cabang yang berada di wilayah Kariangau, Balikpapan, Kalimantan Timur.

BACA JUGA:   Penguatan Rupiah dan IHSG Kemarin Diperkirakan Tak Lama

Seiring makin luasnya usaha rental, pihaknya kemudian membuat holding company dengan mendirikan Quality Power pada 2006. Quality Power membidik kalangan industri dengan menyediakan beberapa perangkat generator system (genset) untuk berbagai kapasitas. Baik untuk kebutuhan industri corporate maupun personal. Langkah tersebut berlanjut pada 2007 dengan dibukanya Polar Electric, lalu Electro Pro pada 2016 dan Quality Mining & Resources pada 2017. Salah satu keunggulan dari Quality Group adalah bahwa peralatan yang disewakan semuanya adalah baru dengan teknologi termutakhir.

Dia menyatakan bahwa kunci kesuksesan sebuah perusahaan di era milenial adalah inovasi. Pasalnya, ketika mampu melakukan inovasi sebuah perusahaan tentu akan mendapat keuntungan lebih besar dan takkan goyah ditelan zaman. “Salah satu cara menyikapi perkembangan ekonomi di era milenial saat ini adalah terus melakukan inovasi. Apalagi saat ini merupakan era di mana dari konvensial menjadi digital, sehingga persaingan sangat ketat, sehingga kita butuh terus berinovasi untuk terus berkembang,” ujarnya

Sebagai langkah melakukan inovasi menurut Edward, perusahaannnya kini mulai mengembangkan sayap ke ranah industri pertambangan, yakni di bidang kontraktor tambang, serta trading batu bara dan juga ekspor batu bara ke berbagai mancanegara. Hal itu dilakukan sebagai langkah inovasi untuk terus mengembangkan perusahaan.

“Masih terlalu dini untuk melihat pendapatan dan target untuk usaha baru tersebut, namun demikian kami tetap melakukan ekspor batu bara mengingat peluang untuk tambang masih cukup menjanjikan,” tambahnya.

Previous Post

25 April, BRI Bagikan Dividen Rp 13 Triliun

Next Post

Dipugar, Kawasan Rumah Gadang akan Jadi Cagar Budaya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR