TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

PUD Klabat Perkuat Peran Sebagai Penggerak Stabilitas Ekonomi dan Pangan di Minahasa Utara

Ahmad Churi
19 February 2026 | 15:06
rubrik: Event
PUD Klabat Perkuat Peran Sebagai Penggerak Stabilitas Ekonomi dan Pangan di Minahasa Utara

Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Klabat Kabupaten Minahasa Utaramenegaskan komitmennya sebagai pilar transformasi ekonomi dari wilayah utara Sulawesi melalui strategi “Pinnacle of Growth untuk Pembangunan Terintegrasi”. Mengusung semangat inovasi dan keberlanjutan, BUMD ini memperkuat perannya sebagai penggerak stabilitas pangan dan ekonomi melalui pengelola pasar rakyat berbasis tata kelola modern melalui transformasi manajemen, digitalisasi, dan penguatan rantai pasok pangan lokal.

Jakarta, TopBusiness – Sebagai Perumda, saat ini PUD Klabat mengelola lima pasar rakyat di Kabupaten Minahasa Utara serta menyediakan layanan penanganan sampah korporasi dan usaha jasa lainnya. Dalam aktivitasnya, perusahaan menerapkan strategi orientasi usaha dengan menggabungkan 60 persen target laba (profit) dan 40 persen layanan public. Hal ini sekaligus, mencerminkan upaya keseimbangan antara fungsi bisnis dan tanggung jawab sosial sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) hingga layanan publik (public services).

Agregator Pangan dan Pengendali Inflasi Daerah

Salah satu strategi kunci PUD Klabat dalam menjalankan peran sebagai stabilitas dan penggerak roda ekonomi adalah menjadi agregator ketersediaan pangan daerah. Dalam hal ini, perusahaan berperan sebagai off-taker resmi bagi petani di Minahasa Utara dan sekitarnya, sehingga mampu mengendalikan volatilitas harga dan menjaga ketersediaan stok berbasis data (data-driven procurement).

“Fokus utama pengendalian saat ini dilakukan pada komoditas cabai merah lokal dan beras yang kerap menjadi pemicu inflasi. Dalam hal ini kami melakukan program pembinaan langsung  terharap para petani. Saat ini ada 16 Kelompok Tani (Poktan) yang menjadi binaan yang juga bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) untuk bisa mendukung program ini. Upaya ini kami lakukan sekaligus mendorong terwujudnya program swasembada pangan nasional dalam kerangka Asta Cita Presiden,” ungkap Pelaksana Harian (Plh.) Direktur Utama PUD Klabat, Lidya Fiece Katuuk, dalam sesi presentasi dan wawancara penjurian Top BUMD Awards 2026 pada (19/02/2026), secara daring melalui aplikasi zoom meeting yang digelar Majalah Top Business Jakarta.

BACA JUGA:   Inovasi BPR BKK Karangmalang Dorong Kebangkitan Ekonomi

Tahun ini untuk pertama kalinya,  PUD Klabata masuk nominasi mengikuti ajang wawancara penjurian untuk penghargaan TOP BUMD Awards 2026. Top BUMD Awards merupakan  ajang corporate rating (penilaian), pembelajaran, sekaligus untuk penghargaan yang diberikan kepada BUMD-BUMD Terbaik di Indonesia, yang dinilai berprestasi, berkinerja baik, dan telah banyak melakukan perbaikan/ improvement, serta berkontribusi besar dalam pembangunan daerah.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh majalah Top Business, bekerjasama dengan Institut Otonomi Daerah (i-OTDA) serta beberapa lembaga Tim Penilai seperti LKN Astacita, PT Sinergi Daya Prima, Dwika Consulting, Melani K Harriman & Associate, Solusi Kinerja Bisnis (SKB) serta beberapa Staf Pengajar dari Universitas Indonesia, Universitas Padjajaran Bandung, Unoversitas Diponegoro Semarang, serta beberapa lembaga lainnya.

Sedang tim juri penilai kali ini terdiri Prof. DR. Satya Arinanto (Guru Besar FH Universitas Indonesia /UI), DR Subandi (Akademisi Universitas Budhi Luhur-ICT Consulting), Sentot Basokoro (Akademisi-Pakar Hukum Korporasi),  dan Ahmad Churi Managing Editor ItWorks MSI-sekaligus sebagai moderator).

Di depan tim juri, Plh Dirut PUD Klabat, Lidya Fiece Katuuk, membawakan materi presentasinya  berjudul “PILAR TRANSFORMASI DARI UTARA : PINNACLE OF GROWTH UNTUK PEMBANGUNAN TERINTEGRASI ”. Selain mempresentasikan capaian kinerja usaha, juga banyak memaparkan strategi inovasi baru, di antaranya berbasis teknologi digital, penerapan QRIS   (Quick Response Code Indonesian Standard) untuk kemudahan sistem pembayaran, sekaligus kesiapan memasuki era digital yang kian tak terbendung di tengah kemajuan dan tuntutan layanan yang lebih modern.

Lebih lanjut dikatakan, terkait peran strategis dalam pengendalian inflasi, pada 2024, PUD Klabat juga mendapat penugasan dari Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara untuk terlibat aktif dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Kemudian kolaborasi dibangun bersama Dinas Pertanian, Dinas Perdagangan melalui program Kios Inflasi, serta secara spesifik membangun kemitraan dengan petani binaan tersebut bersama Bank Indonesia (BI) setempat. Skema ini membentuk rantai pasok yang lebih tertata, transparan, dan lebih berdaya saing.

BACA JUGA:   Perumda Tirta Hita Buleleng Menuju BUMD Air Minum Terbaik di Indonesia

 “Dengan skema menjadi off-taker resmi petani lokal, kami bisa lebih optimal dalam menjaga ketersediaan stok dan menekan volatilitas harga. Semua dilakukan berbasis data sehingga pengadaan lebih terukur,” jelasnya.

Transformasi juga terlihat pada aspek pelayanan pelanggan. Berdasarkan evaluasi BPKP 2025 untuk periode audit 2020–2024, tingkat penyelesaian keluhan pelanggan yang sebelumnya stagnan kini mencapai 100 persen pada 2024.“Semua pengaduan pelanggan kami tindak lanjuti dan selesaikan tepat waktu. Ini bentuk komitmen kami terhadap pelayanan publik,” tegas Lidya.

Untuk mempercepat respons, PUD Klabat membuka kanal pengaduan resmi melalui media sosial dan WhatsApp, termasuk fitur “Lapor Dirut” agar masyarakat dapat menyampaikan keluhan secara langsung dan transparan. Survei kepuasan pelanggan 2025 juga menunjukkan tren meningkat dengan capaian 66,67 persen.

Strategi Digitalisasi  Dan Operasional

Di sektor operasional, PUD Klabat melakukan sejumlah pembenahan signifikan, mulai dari penyelesaian tunggakan BPJSTK sejak 2013, penambahan tiga unit dump truck untuk layanan pengangkutan sampah, hingga perluasan layanan ke wilayah Likupang Raya dan Wori.

Guna meningkatkan performa dan transparansi dalam pengelolaan pasar rakyat, perusahaan menerapkan strategi digitalisasi, baik di sistem manajemen, operasionbal dan sistem layanan. Di internal, sistem penagihan tarif atas jasa-jasa layanan yang diberikan sesuai Peraturan Bupati Nomor 23 Tahun 2023, kini dikembangkan ke sistem aplikasi dan digitalisasi. Salah satu terobosan yang diterapkan adalah penggunaan QRIS dalam pembayarannya.

 “Kendala kami sebelumnya adalah gagal tagih dan gagal bayar dan juga kebocoran. Dengan sistem pembayaran digital, risiko itu bisa ditekan dan transparansi tentunya juga meningkat,” ujarnya.

Selain itu, tata kelola perusahaan diperkuat melalui penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG), audit independen dengan opini WDP pada 2024, penyusunan RKAP berbasis target terukur, serta di arahkan penerapan sistem rewards and punishment bagi jajaran SDM atau karyawan berbasis kinerja.

BACA JUGA:   Hasnur Riung Sinergi site Bhumi Rantau Energi Finalis TOP CSR Awards 2025, Bawakan Program “Sinergi Mengajar”

“Saya baru dipercaya menjadi Plh Dirut sejak enam bulan lalu. Memang harus kerja keras ya.., Ada peluang tetapi tantanganya juga banyak. Di awal ini salah tantangan fokus di pembenahan sistem manajemen dan SDM, terkait budaya kerja dengan peningkatan kemampuan mereka. Nah, digitaliasai menjadi strategi yang kami kedepankan untuk melakukan pembenahan ini,” ujarnya.

Di bidang SDM program pelatihan untuk upskliling dan reskilling  juga diperkuat. Termasuk rencana rekrutmen SDM yang dilakukan secara terbuka berbasis kompetensi melalui panitia seleksi, guna memastikan kualitas sumber daya manusia selaras dengan strategi bisnis.“Kami ingin membangun human capital yang kuat. Tanpa SDM yang profesional dan disiplin, transformasi tidak akan berjalan dengan baik,” ujarnya.

Komitmen Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan

Tak hanya fokus pada bisnis, PUD Klabat juga menjalankan program keberlanjutan. Dalam presentasinya  disebutkan, Perusahaan bermitra dengan BUMDes dalam pengolahan limbah plastik dan limbah organik melalui budidaya maggot, serta membangun sistem pengangkutan sampah terintegrasi hingga ke TPA.

Program pengolahan limbah plastik bersama BUMDes serta pengolahan limbah organik melalui budidaya maggot menjadi bagian dari inovasi ekonomi sirkular.

Selain itu, Perusahaan juga terlibat dalam rehabilitasi dan penanaman pohon di Hutan Kenangan Pemkab dan kaki Gunung Klabat, advokasi sampah pesisir di KEK Likupang dan Desa Budo, serta dukungan penanganan banjir di Wori dan Likupang pada 2024.

Tags: pud klaten
Previous Post

Permudah Akses Produk Kesehatan, U by Prodia Hadirkan Fitur Marketplace Health Shop Terbaru

Next Post

Hutama Karya Rampungkan RSUD Kota Bima

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR