Jakarta, TopBusiness – Majalah TopBusiness yang merupakan bagian dari MSI Group menggelar rangkaian Webinar Pra Event Seri 1 – TOP BUMD Awards 2026 dengan tema “Inovasi BUMD dalam Pembangunan Berkelanjutan”, Selasa (24/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 WIB hingga 15.00 WIB ini menjadi forum sharing dan pembelajaran strategis bagi BUMD dan BLUD di seluruh Indonesia dalam meningkatkan kinerja, layanan, serta kontribusi terhadap pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Webinar ini merupakan bagian dari rangkaian menuju ajang TOP BUMD Awards 2026, yang selama ini dikenal sebagai ajang penilaian dan pembelajaran kinerja BUMD paling komprehensif di Indonesia. Acara ini diikuti ratusan peserta yang mewakili BUMD/BLUD pemenang TOP BUMD Awards 2026.
Sejumlah pimpinan BUMD/BLUD terbaik dihadirkan untuk berbagi praktik unggulan (best practices) dalam inovasi layanan, transformasi bisnis, penguatan tata kelola, hingga strategi sustainability.
Sementara itu, Webinar Pra Event Seri 2 – TOP BUMD Awards 2026 dijadwalkan berlangsung pada 31 Maret 2026. Sesuai rencana penyelenggara, acara puncak penghargaan TOP BUMD Awards 2026 ini akan diselenggarakan pada Senin, 13 April 2026 di Hotel Raffles Jakarta.
Dorong Inovasi dan Kinerja Berkelanjutan
Acara dibuka dengan sambutan Ketua Penyelenggara, Moh. Lutfi Handayani, MBA, CEO MSI Group sekaligus Pemimpin Redaksi TopBusiness. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa inovasi bukan lagi pilihan, melainkan keniscayaan bagi BUMD di tengah dinamika ekonomi, digitalisasi, dan tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi.
Menurutnya, melalui webinar pra-event ini, para peserta tidak hanya memperoleh wawasan konseptual, tetapi juga pembelajaran langsung dari para pelaku yang telah membuktikan kinerjanya. “TOP BUMD Awards bukan sekadar penghargaan, tetapi forum pembelajaran bersama untuk memperkuat daya saing dan kontribusi BUMD terhadap pembangunan daerah,” ujar Lutfi dalam sambutannya.
Keynote speech disampaikan oleh Prof. Dr. R. Siti Zuhro, M.A, Peneliti Utama BRIN/i-OTDA. Siti Zuhro dalam paparannya menekankan pentingnya tata kelola yang adaptif, kepemimpinan visioner, dan inovasi berbasis kebutuhan masyarakat sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan di era otonomi daerah.
“BUMD harus mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal sekaligus menjaga akuntabilitas dan keberlanjutan lingkungan serta sosial,” ujar Siti Zuhro.
Pada Sesi 1, dua BUMD berbagi praktik inovasinya. Direktur Utama PT BPR Majatama (Perseroda), Tri Hardianto, SE., SH., MH., memaparkan strategi penguatan kinerja perbankan daerah melalui digitalisasi layanan, penguatan manajemen risiko, serta perluasan akses pembiayaan UMKM. Transformasi internal dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan, sekaligus menjaga kesehatan bank secara berkelanjutan.
Sementara itu, Direktur Utama Perseroda PITS (Pembangunan Investasi Tangerang Selatan), Ir. Tubagus Hendra Suherman, menjelaskan peran perseroda investasi dalam mendorong proyek-proyek strategis daerah. Inovasi pembiayaan dan kemitraan menjadi kunci dalam mengoptimalkan potensi ekonomi Tangerang Selatan.
Diskusi pada sesi ini dipandu oleh Kusuma Prabandari, SE, MM, CMHA, AssComp, CHRM, CGRCOP dari Dwika Consulting, yang menggali lebih dalam aspek tata kelola, strategi ekspansi, dan manajemen risiko kedua BUMD tersebut.
Pada Sesi 2 menghadirkan sektor kesehatan dan air minum sebagai layanan publik strategis. Direktur UPT RSUD Tenriawaru Kabupaten Bone, dr. H. A. Muh. Syahrir, MKes, memaparkan inovasi peningkatan mutu layanan rumah sakit daerah melalui optimalisasi BLUD, digitalisasi sistem pelayanan, dan penguatan SDM medis. Transformasi manajemen dilakukan untuk memastikan akses layanan kesehatan yang lebih cepat, transparan, dan berkualitas.
Direktur Utama PT Tirta Asasta Depok (Perseroda), M. Olik Abdul Holik, Ak., MSi., menyoroti strategi peningkatan cakupan layanan air minum, efisiensi operasional, serta inovasi teknologi dalam pengelolaan distribusi air. Menurutnya, keberlanjutan sektor air minum menuntut investasi berkelanjutan dan penguatan tata kelola perusahaan.
Pada Sesi 3, tiga manajemen BUMD memaparkan inovasi unggulan perusahaan masing-masing. Direktur Utama Perumdam Mojopahit Mojokerto, Fayakun Hidayat, SH, menjelaskan strategi peningkatan pelayanan pelanggan, penurunan tingkat kehilangan air (NRW), dan penguatan keuangan perusahaan.
Plt. Direktur Utama Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya, Achmad Prihadi, SE, MSi, Ak, CA, memaparkan inovasi transformasi digital dan penguatan infrastruktur untuk menjawab kebutuhan air bersih di kota metropolitan.
Sementara itu, CEO PT Kazee Digital Indonesia, Pujo Laksono, ST, MT, menyoroti pentingnya kolaborasi BUMD dengan perusahaan teknologi dalam mempercepat digitalisasi layanan, integrasi sistem, serta pengembangan ekosistem digital daerah.
Sesi ini dimoderatori oleh Sentot E. Baskoro, S.Mat, SH (Adv), MM, MH dari MSI Institute.
Webinar ini tidak dipungut biaya dan terbuka bagi jajaran direksi, komisaris, manajemen, serta pemangku kepentingan BUMD/BLUD di seluruh Indonesia. Peserta juga berkesempatan memperoleh doorprize menarik.
Kegiatan ini didukung oleh i-OTDA (Institut Otonomi Daerah), LKN Astacita, Sinergi Daya Prima, Dwika Consulting, Melani K Harriman & Associate, Pakar Bisnis, serta sejumlah akademisi dari Universitas Indonesia, Universitas Padjadjaran Bandung, dan Universitas Diponegoro Semarang.
Melalui rangkaian webinar pra-event ini, penyelenggara berharap BUMD dan BLUD semakin adaptif, inovatif, dan mampu menjadi pilar utama pembangunan berkelanjutan di daerah, sekaligus memperkuat daya saing menuju penjurian TOP BUMD Awards 2026.
