TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Semangat Gedung Baru, Perumdam Tirta Makmur Siap Wujudkan Akses Layak dan Aman Air Minum hingga 100%

Busthomi
8 April 2026 | 09:02
rubrik: BUMD, Event
Semangat Gedung Baru, Perumdam Tirta Makmur Siap Wujudkan Akses Layak dan Aman Air Minum hingga 100%

FOTO: TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – Kinerja Perumda Air Minum Tirta Makmur Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah menunjukkan tren positif sepanjang 2025. Transformasi layanan berbasis digital yang mulai diakselerasi manajemen menjadi salah satu faktor utama dalam mendorong peningkatan pendapatan, efisiensi operasional, serta kualitas layanan pelanggan.

Terlebih saat ini, Perumdam Turta Makmur sudah memiliki Gedung baru yang sangat representative yang baru saja diresmikan pada Selasa (30/12/2025 lalu. Gedung baru dua lantai ini berdiri megah di atas lahan seluas 2.400 meter persegi. Dengan menelan anggaran sebesar Rp9 miliar yang bersumber dari dana penyertaan modal Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo 2025.

Dengan gedung baru yang representatif dan dilengkapi dengan beragam fasilitas ini, disebutkan Direktur Perumda Tirta Makmur Sukoharjo, Mat Hasyim akan menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan terhadap pelanggan serta menggenjot kontribusi pemasukan untuk pendapatan asli daerah (PAD) Sukoharjo.

Selama ini, lanjut Mat Hasyim, Perumda Tirta Makmur Sukoharjo mampu menunjukkan tren positif dalam meningkatkan cakupan dan kualitas pelayanan air minum serta keuntungan perusahaan.

“Makanya tahun ini kami menagertkan penambahan sekitar 4.200 pelanggan baru. Sehingga, kontribusi pemasukan untuk PAD Sukoharjo bakal semakin maksimal,” tutur Mat Hasyim.

Hal tersebut juga disampaikan Mat Hasyim di depan dewan juri saat memberikan pemaparan di sesi TOP BUMD Awards 2026 yang digelar Majalah TopBusiness pada Selasa (8/4/2026) dan dilakukan secara daring itu. Perumdam Tirta Makmur kembali mengikuti gelaran TOP BUMD Awards, usai tahun lalu absen. Perumdam Tirta Makmur sendiri sudah mengantongi Bintang 5 pada 2023 dan 2024 lalu.

Dijelaskan Mat Hasyim, sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Perumda Tirta Makmur secara konsisten memberikan kontribusi signifikan terhadap PAD. Perusahaan menyetor sekitar 50% dari laba bersih setiap tahunnya.

BACA JUGA:   Incar Pangsa Pasar Ponpes di Banten, BEKS Gandeng FSPP

Adapun kontribusi yang diberikan adalah, pada 2023 sebesar Rp3,05 miliar, di 2024 sebanyak Rp3,07 miliar , dan di tahun 2025 mencapai Rp3,35 miliar (unaudited).

“Secara kumulatif, kontribusi perusahaan terhadap PAD telah mencapai sekitar Rp80,24 miliar hingga sekarang,” tutur dia, bangga.

Kinerja Apik

Kontribusi yang terus ciamik ini tak lepas dari kinerja Perusahaan yang terus menorehkan performa gemilang. Menurut dia, perusahaan terus melakukan pembenahan menyeluruh, baik dari sisi layanan, operasional, hingga tata kelola, guna menjawab kebutuhan pelanggan sekaligus meningkatkan daya saing perusahaan daerah.

“Kami mengarahkan pengembangan perusahaan pada peningkatan standar pelayanan melalui digitalisasi, sehingga pelanggan bisa mendapatkan layanan yang lebih mudah, cepat, dan efisien,” ujar Mat Hasyim.

Tercatat, sepanjang 2025, Perumda Tirta Makmur berhasil menmbukukan kinerja keuangan yang solid. Pendapatan perusahaan mencapai sekitar Rp55,75 miliar, melampaui target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) sebesar Rp54,76 miliar atau setara 101,81% dari target.

Capaian ini meningkat dibandingkan realisasi 2024 yang sebesar Rp49,57 miliar atau 96,75% dari target. Kenaikan tersebut mencerminkan efektivitas strategi pemasaran dan perluasan layanan yang dijalankan perusahaan.

Dari sisi profitabilitas dan kesehatan keuangan, sejumlah indikator juga menunjukkan perbaikan:

  • Return on Equity (ROE) meningkat dari 3,09% (2024) menjadi 3,23% (2025)
  • Rasio kas melonjak dari 256,06% menjadi 401,40%, mencerminkan likuiditas yang semakin kuat
  • Efektivitas penagihan tetap tinggi di kisaran 98%
  • Solvabilitas meningkat signifikan dari 3.593,39% menjadi 7.439,20%

Menurut Mat Hasyim, capaian tersebut menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya fokus pada pertumbuhan, tetapi juga menjaga fundamental keuangan yang sehat.

“Kinerja keuangan kami di 2025 menunjukkan perbaikan yang cukup signifikan, baik dari sisi pendapatan, likuiditas, maupun solvabilitas. Ini menjadi fondasi penting untuk ekspansi layanan ke depan,” jelasnya.

BACA JUGA:   Bank Sleman, BUMD Penyumbang Tertinggi PAD Kabupaten Sleman

Ditandaskannya, peningkatan kinerja PDAM ini merupakan salah satu cara untuk mencapai target akses layak dan aman air minum 100% di tahun 2035 nanti. Pencapaian akses aman air minum 100% ini, dia menjelaskan, dilihat dari jumlah penduduk yang terlayani air minum yang merupakan salah satu indikator kinerja yang dibuat BPPSPAM.

“Penilaian kinerja PDAM merupakan mekanisme yang digunakan untuk mengevaluasi kinerja manajemen PDAM dalam mengelola bisnis serta perusahaan. Penilaian kinerja penting agar PDAM dapat menerapkan strategi efisiensi bisnis,” terang dia.

Selain itu, penilaian kinerja juga penting karena PDAM harus mempertanggungjawabkan segala tindakan operasional karena merupakan statusnya sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Perkuat Layanan dan Digitalisasi

Dari sisi operasional, jumlah pelanggan juga mengalami peningkatan. Hingga akhir 2025, total pelanggan tercatat sebanyak 42.844 sambungan rumah (SR), naik dari 42.020 SR pada 2024.

Meski pertumbuhan pelanggan belum sepenuhnya mencapai target, perusahaan terus mendorong ekspansi melalui berbagai strategi pemasaran yang lebih agresif dan langsung menyasar masyarakat.

Selain itu, skor layanan pelanggan juga mengalami peningkatan dari 76,62% pada 2024 menjadi 77,19% pada 2025, meskipun masih di bawah target 100%.

Sementara itu, Perumdam Tirta Makmur juga melakukan transformasi digital yang menjadi salah satu fokus utama Peusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan. Melalui sistem layanan berbasis digital, pelanggan kini dapat mengakses berbagai layanan tanpa harus datang langsung ke kantor.

Mulai dari pembayaran tagihan, pengaduan, hingga permintaan layanan baru, semuanya dapat dilakukan secara online.

“Kami ingin menghadirkan layanan yang lebih praktis. Dengan digitalisasi, pelanggan cukup dari rumah sudah bisa mengakses seluruh layanan Perumda,” kata Mat Hasyim.

Ke depan, perusahaan juga menyiapkan pengembangan sistem monitoring operasional berbasis digital, termasuk ruang kontrol terpadu yang mampu memantau seluruh jaringan distribusi secara real time.

BACA JUGA:   Sudah Setor PAD, Perumda Lae Nciho Terus Genjot Kinerja

Dukungan PSN

Selain penguatan internal, Perumda Tirta Makmur juga terlibat dalam proyek strategis nasional, yakni SPAM Regional Wosusokas (Wonogiri–Sukoharjo–Solo–Karanganyar) yang merupakan wilayah Solo Raya.

Dalam proyek tersebut, Sukoharjo mendapatkan alokasi debit sebesar 300 liter per detik dari total kapasitas tahap pertama sebesar 750 liter per detik. Program ini ditargetkan mampu menambah hingga 24.000 sambungan rumah baru.

Total nilai investasi proyek mencapai Rp307,58 miliar, dengan realisasi hingga 2026 sekitar Rp156,2 miliar atau sekitar 50%.

Menurut Mat Hasyim, proyek ini menjadi peluang besar bagi perusahaan untuk memperluas cakupan layanan sekaligus meningkatkan pendapatan jangka panjang.

Menuju BUMD Berdaya Saing Tinggi

Dalam rangka menuju BUMD berdaya saing tinggi, Perumdam Tirta Makmur terus mendorong pertumbuhan pelanggan. Makanya perusahaan menerapkan strategi pemasaran yang lebih proaktif, antara lain:

  • Sosialisasi langsung ke masyarakat hingga tingkat desa dan RT/RW
  • Promosi melalui mobil branding dan media visual
  • Kerja sama dengan pengembang perumahan
  • Partisipasi dalam pameran dan expo

Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya akses air bersih sekaligus memperluas jangkauan layanan perusahaan.

Maka dari itu, dengan capaian kinerja yang terus membaik, Perumda Tirta Makmur Sukoharjo optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai BUMD yang sehat dan berdaya saing.

Digitalisasi, penguatan keuangan, serta dukungan proyek strategis nasional menjadi kombinasi penting dalam mendorong pertumbuhan berkelanjutan.

“Kami akan terus melakukan pembenahan, baik dari sisi layanan, SDM, maupun sistem, agar Perumda Tirta Makmur dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan daerah,” tutup Mat Hasyim.

Tags: Perumdam Tirta Makmur SukoharjoTOP BUMD Awards 2026
Previous Post

JCI Diperkirakan Naik Hari Ini

Next Post

IHSG Melonjak pada Pembukaan Perdagangan, Saham Energi dan Industri Ikut Terkerek ke Level Tinggi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR