Jakarta, TopBusiness – Perumda BPR Marunting Sejahtera memaparkan strategi penguatan keuangan berkelanjutan melalui inovasi layanan dan digitalisasi dalam sesi Wawancara Penjurian TOP BUMD Awards 2026 yang digelar Majalah TopBusiness, Rabu, 25 Februari 2026.
Direktur Utama BPR Marunting Sejahtera, Amoni Hulu, SE, MM menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya sektor UMKM di Kabupaten Kotawaringin Barat.
“Peran BPR tidak hanya sebagai lembaga intermediasi, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi masyarakat melalui pembiayaan produktif dan layanan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi,” ujar Amoni dalam sesi penjurian .
Ia menjelaskan, strategi bisnis difokuskan pada penyaluran kredit UMKM dengan skema fleksibel dan kompetitif, terutama di sektor pertanian, perdagangan, dan manufaktur kecil. Selain itu, perusahaan mengembangkan berbagai inovasi digital seperti Virtual Account, aplikasi Mobile E-Collection Funding & Lending, serta platform internal SIMMAS untuk mempercepat dan mengefisienkan proses operasional .
Dalam aspek tata kelola, BPR Marunting Sejahtera juga menerapkan Whistle Blowing System (WBS) berbasis digital guna memperkuat pengendalian internal. Atas penerapan tata kelola tersebut, perusahaan meraih predikat SEHAT (Nilai Komposit 2) pada penilaian Juni 2025 .
Dari sisi kinerja keuangan, per Desember 2025 laba bersih tercatat Rp1,84 miliar atau tumbuh 50,89 persen dibanding tahun sebelumnya. Rasio KPMM meningkat menjadi 46,71 persen dan NPL Net turun menjadi 4,51 persen .
Amoni menambahkan, inovasi dan penguatan tata kelola menjadi fondasi dalam menjaga keberlanjutan usaha.
“Kami berkomitmen terus berinovasi agar dapat memberikan kontribusi optimal terhadap Pendapatan Asli Daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
