TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

JCI Diperkirakan Turun Hari Ini

Agus Haryanto
27 February 2026 | 08:20
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Di pasar saham, melalui PT Bursa Efek Indonesia, Jakarta Composite Index (JCI) atau indeks harga saham gabungan diperkirakan turun hari ini.

Dalam laman samuel.co.id, riset Samuel Sekuritas Indonesia pada Jumat (27/2/2026) memperlihatkan judul JCI Diperkirakan Turun Hari Ini.

Pasar AS sebagian besar ditutup lebih rendah pada hari Kamis (26 Februari): Dow +0,03%, S&P 500 -0,54%, dan Nasdaq -1,18%. S&P 500 berakhir lebih rendah karena penurunan pendapatan pasca-rilis Nvidia membebani sentimen investor, mengimbangi pendapatan dari Salesforce. Imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun turun 1,18% menjadi 4,004%, sementara Indeks Dolar AS naik 0,09% menjadi 97,79.

Pasar komoditas sebagian besar ditutup lebih rendah pada hari Kamis (26 Februari): Minyak mentah WTI turun 0,32% menjadi USD 65,21/bbl, minyak mentah Brent turun 0,14% menjadi USD 70,75/bbl, batu bara naik 0,30% menjadi USD 117,60/ton, CPO turun 1,18% menjadi MYR 4.005/ton, dan emas naik 0,39% menjadi USD 5.185/oz.

Pasar Asia ditutup beragam pada hari Kamis (26 Februari): Hang Seng turun 1,10%, Nikkei naik 0,29%, dan Shanghai -0,01%.

JCI turun 1,04% menjadi 8.235,26, dengan pembelian bersih asing sebesar Rp 340,4 miliar; Rp -410,2 miliar di pasar reguler, dan Rp 750,6 miliar di pasar negosiasi. Arus masuk asing terbesar di pasar reguler tercatat oleh BUMI (Rp 170 miliar), diikuti oleh MDKA (Rp 128,3 miliar), dan TLKM (Rp 117,6 miliar). Arus keluar asing terbesar di pasar reguler tercatat oleh BBCA (Rp 127,4 miliar), diikuti oleh INKP (Rp 104,7 miliar), dan BUVA (Rp 98,2 miliar). Sektor dengan kenaikan tertinggi hari ini adalah sektor N/A, sedangkan sektor dengan penurunan tertinggi hari ini adalah IDXTRANS. Saham-saham dengan pergerakan tertinggi adalah TLKM, TKIM, ASII, sedangkan saham-saham dengan pergerakan terendah adalah BUVA, VKTR, IMPC.

BACA JUGA:   Pasar Bersikap Hati-hati

Pagi ini, baik KOSPI (-0,32%) maupun Nikkei (0,51%) dibuka lebih rendah. “Hari ini, kami memperkirakan JCI akan turun di tengah sentimen negatif dari pasar global dan regional,” demikian tertera dalam website.

Tags: ihsgindeks
Previous Post

Bank Sultra Cetak Laba Rp418 Miliar, Terus Perkuat Kontribusi untuk Pembangunan Sulawesi Tenggara

Next Post

Ide Trading Akhir Pekan, Disarankan Beli Enam Saham Ini: MBMA, MDKA, BIPI, NCKL, HUMI, dan BUMI

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR