Jakarta, TopBusiness — PT Indonesian Paradise Property Tbk (IDX: INPP), yang dikenal sebagai Paradise Indonesia, memperkuat ekspansi bisnis di luar Pulau Jawa melalui pengembangan proyek baru di Balikpapan, Kalimantan Timur. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan memperluas portofolio sekaligus memanfaatkan potensi pertumbuhan kawasan di luar Jawa.
Presiden Direktur dan CEO Paradise Indonesia, Anthony P. Susilo, mengatakan perusahaan juga memanfaatkan momentum libur Lebaran untuk meningkatkan kinerja segmen perhotelan melalui berbagai properti ikonik yang dimiliki.
Menurutnya, portofolio hotel Paradise Indonesia yang tersebar di sejumlah destinasi utama seperti Bali, Bandung, dan Jakarta diharapkan mampu mendongkrak tingkat okupansi selama periode libur Lebaran 2026.
“Paradise Indonesia optimistis dapat terus tumbuh berkelanjutan melalui pengembangan ekspansi secara terukur di wilayah potensial, serta dengan memanfaatkan keunggulan proyek gaya hidup ikonik di setiap bangunan kami,” ujar Anthony dalam keterangan tertulis, Selasa (10/3/2026).
Berdasarkan laporan keuangan perusahaan per September 2025, segmen properti mencatat pertumbuhan 7,7% secara tahunan (year-on-year/YoY) dengan kontribusi pendapatan mencapai Rp457,1 miliar. Perseroan optimistis momentum Ramadan dan Lebaran tahun ini dapat memberikan dorongan positif bagi kinerja segmen perhotelan pada kuartal berjalan.
Secara keseluruhan, perusahaan menargetkan pertumbuhan kinerja sekitar 5–10% pada tahun ini.
Sementara itu, untuk memperluas penetrasi pasar di luar Jawa, Paradise Indonesia tengah memulai pengembangan kawasan properti baru bernama Plaza 88 di Balikpapan. Proyek ini mengusung konsep low-density lifestyle yang dirancang sebagai kawasan gaya hidup modern.
Pengembangan Plaza 88 akan dilakukan secara bertahap. Pada tahap awal, perusahaan akan membangun kompleks ritel berupa deretan rumah toko (ruko) modern di lokasi strategis kota Balikpapan.
Proyek ini juga merupakan bagian dari optimalisasi lahan seluas sekitar 8 hektare yang sebelumnya terbengkalai hampir satu dekade oleh pengembang sebelumnya. Pada fase pertama, pembangunan akan memanfaatkan lahan seluas sekitar 3 hektare.
Paradise Indonesia menilai ekspansi ini sejalan dengan strategi jangka panjang perusahaan dalam mengembangkan proyek properti mixed-use serta memperkuat portofolio di berbagai kota potensial di Indonesia.
Saat ini, Paradise Indonesia mengelola 15 hotel yang tersebar di berbagai kota seperti Jakarta, Bali, Batam, Yogyakarta, dan Makassar, mulai dari hotel bisnis bintang dua hingga bintang lima.
Selain itu, perusahaan juga mengoperasikan enam pusat perbelanjaan yang berada di Jakarta, Bandung, dan Bali.
Dalam pengembangan terbaru, Paradise Indonesia juga telah meresmikan perluasan pusat perbelanjaan 23 Paskal Shopping Center serta proyek mixed-use Antasari Place. Ke depan, perusahaan juga menyiapkan pengembangan kawasan mixed-use baru di Semarang serta melanjutkan pembangunan kawasan lifestyle di Balikpapan.
