TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Produk Kerajinan RI Terus Penetrasi Ekspor, Pertumbuhannya 15%

Achmad Adhito
16 March 2026 | 10:13
rubrik: Business Info
BI: Perbankan Longgarkan Standar Penyaluran Kredit Q4 2025

Ilustrasi Perjanjian Bisnis (Sumber: Freepik/PikiSuperStar)

Jakarta, TopBusiness—Produk kerajinan Indonesia terbukti mampu menembus pasar ekspor dan menunjukkan kinerja yang cukup positif. Berdasarkan data Kementerian Perindustrian RI (Kemenperin), nilai ekspor produk kerajinan Indonesia pada tahun 2025 mencapai USD806,63 juta.

“Angka ini meningkat 15,46 persen dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar USD698,62 juta,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Reni Yanita, dalam keterangan resmi (16/3/2026).

Pasar utama produk kerajinan Indonesia antara lain China, Taiwan, Amerika Serikat, Jepang, serta negara-negara di kawasan Eropa. Peningkatan kinerja ekspor ini menunjukkan produk kerajinan nasional memiliki potensi besar untuk terus berkembang di pasar global.

“Oleh karena itu, peningkatan kualitas produk, inovasi desain, konsistensi kualitas produksi, serta penguatan jaringan pemasaran menjadi hal yang sangat penting untuk terus diperkuat oleh para pelaku IKM kerajinan,” tambah Reni.

Direktoran Jenderal IKMA Kemenperin telah menyelenggarakan kegiatan Business Matching IKM Kerajinan 2026 di Yogyakarta pada 10 Maret 2026. Kegiatan ini mempertemukan pelaku IKM kerajinan dengan berbagai calon pembeli (buyer), mitra industri, asosiasi, serta pemangku kepentingan dari sektor hospitality seperti hotel dan restoran.
 
Kegiatan itu diikuti oleh 50 pelaku IKM kerajinan dari berbagai daerah di Indonesia. Selain pelaku IKM, kegiatan ini juga menghadirkan berbagai pemangku kepentingan seperti perwakilan kementerian/lembaga, asosiasi industri, hingga sektor hospitality yang berpotensi menjadi pengguna produk kerajinan dalam negeri.
 
Direktur IKM Kimia, Sandang, dan Kerajinan Kemenperin, Budi Setiawan, menyampaikan: kegiatan ini tidak hanya menjadi forum pertemuan bisnis, tetapi juga ruang pembelajaran bagi pelaku IKM untuk memahami kebutuhan pasar secara lebih komprehensif.
 
“Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang pertemuan antara IKM dan buyer, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi pelaku IKM untuk memahami kebutuhan pasar serta meningkatkan kesiapan usaha mereka dalam menjalin kerjasama bisnis yang berkelanjutan,” ujar Budi.

BACA JUGA:   Kementerian PUPR Selenggarakan Pameran UMKM
Tags: ekspor produk kerajinan
Previous Post

IHSG Melemah pada Pembukaan Perdagangan Senin Pagi, Tekanan Jual Mendominasi Pasar

Next Post

Prodia Kembangkan CSR Berkelanjutan Melalui Peningkatan Kualitas Kesehatan Masyarakat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR