Jakarta, TopBusiness – PT PepsiCo Indonesia Foods and Beverages terpilih menjadi nominator TOP CSR Awards 2026. Sebagai perusahaan yang merupakan bagian dari perusahaan global yang bergerak di industri makanan dan minuman, dicatat mengikuti sesi presentasi Penjurian TOP CSR Awards 2026, Kamis (1/4/2026).
Hadir dalam penjurian, Director of Government Affairs and Corporate Communications, Gabrielle Angriani Johny dan Government Affairs Asisstant Manager, Rona Ikram Putri.
Dalam Penjurian, Gabrielle Angriani Johny menyatakan bila perusahaan dalam menjalankan operasionalnya, tidak hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis semata, tetapi juga mengintegrasikan prinsip keberlanjutan melalui strategi global PepsiCo Positive (pep+), yang menempatkan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) sebagai bagian dari nilai jangka panjang perusahaan.
“Sejak tahap pra-operasional, PepsiCo Indonesia bahkan telah aktif berkontribusi dalam pengembangan masyarakat di sekitar wilayah operasional melalui berbagai program community and sustainability,” kata Gabrielle Angriani Johny.
Program CSR Ekonomi Berkelanjutan
Dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan, PepsiCo Indonesia salah satunya melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR). Semua program CSR yang ada, diiniasi berbasis pemberdayaan masyarakat yang tidak hanya menjawab kebutuhan pangan, tetapi juga membuka peluang ekonomi berkelanjutan melalui pendekatan ekonomi sirkular.
Program CSR yang dilaksanakan, diawali dengan proses social mapping untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat. Selanjutnya dilakukan koordinasi dengan pemangku kepentingan untuk pemanfaatan lahan desa. Dalam aspek teknis, PepsiCo Indonesia bahkan juga menggandeng IPB University untuk memberikan pendampingan.
Selanjutnya, setiap program CSR yang dilaksanakan selalu mengedepankan 4 pilar dan dilengkapi dengan sistem monitoring berjenjang. Pada tahap akhir, perusahaan melakukan evaluasi, dengan indikator utama terkait partisipasi, pelaksanaan program, serta hasil yang ada.
Dia melanjutkan, banyak program CSR yang telah berhasil dilaksanakan oleh PepsiCo Indonesia. Selama periode 2024–2026, perusahaan dicatat telah melaksanakan banyak program CSR dengan total 4.677 penerima manfaat.
Di mana di antaranya adalah sebagai berikut;
- Renovasi Sarana Pendidikan.
- Filling Hearts Ramadan.
- Lay’s Grower Connect.
- Water Replenishment.
- Waste Clean Up & Recycling.
Program CSR Unggulan
Dari semua CSR yang dilaksanakan, PepsiCo Indonesia juga melaksanakan program CSR unggulan. Salah satunya, program Kebun Komunitas Desa Sukamahi, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Program CSR ini merupakan salah satu inisiatif CSR yang dikembangkan sebagai community learning center berbasis pengelolaan pangan terpadu.
Program CSR ini, dirancang tidak hanya untuk meningkatkan ketahanan pangan, tetapi juga memberikan peluang peningkatan pendapatan rumah tangga dari hasil produksi. Secara umum, program Kebun Komunitas Desa Sukamahi memiliki profil sebagai berikut.
Profil Program Kebun Komunitas Desa Sukamahi:
- Lokasi: RT 10 Desa Sukamahi (±4,3 km dari operasional perusahaan)
- Luas lahan: ±1.000 m²
- Periode: Mei 2025 – sekarang
- Fokus kegiatan: Budidaya sayuran (hidroponik dan raised beds), Budidaya ikan lele, dan Edukasi gizi masyarakat
Program ini dilaksanakan untuk menghadapi berbagai tantangan masyarakat di Desa Sukamahi, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat yang memiliki luas 903 hektare dan jumlah populasi sekitar 9.524 jiwa.
Beberapa tantangan tersebut di antaranya adalah: Konversi lahan pertanian menjadi kawasan industry, Keterbatasan pengetahuan pertanian berkelanjutan, Stagnasi UMKM dan tingginya pengangguran, Permasalahan gizi seperti stunting dan penyakit degenerative, serta Rendahnya tingkat literasi dan pendidikan.
Dampak Positif
Program Kebun Komunitas dicatat telah menunjukkan hasil yang signifikan. Program CSR unggulan di desa yang mayoritas masyarakat bekerja sebagai buruh pabrik, pemulung, dan petani penyewa, dengan sekitar 70% populasi merupakan perempuan ini, berhasil menjangkau 321 partisipan (80% perempuan) dengan 11 pelatihan dalam 6 bulan.
Hasil program di antaranya adalah meraih hasil produksi Hidroponik: Sebagian hasil produksi tersebut berhasil dijual, sehingga membuka peluang pendapatan tambahan bagi masyarakat.
Selain membukukan hasil produksi yang signifikan, Program Kebun Komunitas juga memiliki dampak lain yang lebih utama. Seperti di antaranya: Mendukung ketahanan pangan rumah tangga, Meningkatkan pendapatan masyarakat, Memberdayakan perempuan, Mendukung perbaikan gizi masyarakat. Terakhir, program ini bahkan mampu melampaui target hingga 3,6 kali lipat, menunjukkan potensi besar dalam pengembangan ekonomi berbasis komunitas.
“Melalui pendekatan yang terintegrasi antara bisnis dan keberlanjutan, PepsiCo Indonesia menunjukkan bahwa program CSR tidak hanya bersifat filantropi, tetapi juga menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menciptakan nilai jangka panjang,” tutur dia.
“Dan program Kebun Komunitas di Desa Sukamahi menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat dapat menghasilkan dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan—sekaligus memperkuat fondasi pembangunan komunitas di sekitar wilayah operasional perusahaan,” pungkas Gabrielle Angriani Johny.
